//
you're reading...
macem - macem

MENGETAHUI BAKAT DAN POTENSI DIRI


PENGETAHUAN untuk mengenali bakat diri atau anak kita sangatlah penting karena akan mempengaruhi keberhasilan masa depannya, bagai mana mengelola, mengetahui dan mengembangkan potensi bakat yang ada, yang kita tahu setiap individu dilahirkan adalah UNIK? Berikut kompilasi tulisan yang di sadur kan habis dari Kompas untuk pengetahuan kita semua.

Dari Mana Bakat Anda? (Bagian I)

shutterstock
Meskipun terdapat aspek bakat yang dibawa sejak lahir, kita juga punya kekuatan lain untuk membentuk bakat apapun yang kita inginkan. Hanya saja, hal itu harus dilakukan sejak balita hingga usia belasan tahun

Selasa, 12 Mei 2009 | 11:26 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Apakah bakat Anda muncul sejak lahir atau sengaja Anda ciptakan lewat latihan-latihan tertentu? Membincangkan asal-muasal bakat memang menarik dan seolah tak berujung.

Saat lahir, kita memiliki 100 miliar neuron. Tiga bulan atau 60 hari menjelang kelahiran, neuron yang kita miliki itu sudah berkomunikasi satu sama lain. Mereka bahkan membentuk jalinan yang dinamakan dengan axon. Lalu, saat jalinan terbentuk, sebuah sinapsis pun otomatis terbentuk.

Di usia tiga tahun, setiap 100 miliar neuron kita itu telah menciptakan jaringan sinapsis dengan neuron lainnya. Koneksi antarneuron inilah yang menjadi awal mula munculnya bakat. Tandanya, anak terlihat aktif luar biasa.

Ya, tanda tersebut kerap mudah kita cermati pada dua periode usia kita, yaitu ketika kita menginjak usia balita dan saat kita berusia belasan atau duduk di kelas 1 atau 2 SMA. Di masing-masing periode itu, kita (anak) dikenal begitu aktif, bahkan saking aktifnya, tak sadar kita seringkali disebut “nakal” tak keruan.

Tentu saja. Karena memang, banyak hal ingin kita ketahui, mencoba, dan lakukan. Kita pasti marah atau memberontak ketika kemauan kita tersebut dihalangi.

Nah, benarkah itu bakat? Rasanya, terlalu cepat kita mengambil kesimpulan bahwa itu merupakan bakat. Mungkin, lebih tepat, hal itu akan menjadi bakat kita atau tidak, karena akan sangat tergantung pada minat kita kelak.

Hal itu membuktikan bahwa setiap jalinan sinapsis akan terus mendorong diri kita untuk tidak henti melakukan apa pun yang kita mau terkait minat kita. Yang terjadi, kita akan kebingungan memilih ini atau itu, mencoba melakukan ini atau itu, dan kita tidak terfokus untuk mematangkan sebuah nilai kompetensi tertentu.

Untuk itulah, di usia 16 tahun, hukum alam memutus separuh dari jejaring sinapsis tersebut. Dan tidak ada manusia bisa membentuknya kembali utuh seperti semula.

Namun, sejak terputusnya jaringan sinapsis itu, bakat kita malah justru benar-benar mulai terasah. Karena hal itu memberi kita ruang lebih luas untuk fokus dan benar-benar mengeksploitasi beberapa sinapsis tertentu.

Latihan tak selalu sempurna

“Ya, latihan menjadikannya (bakat) sempurna. Saat hal itu datang sebagai bagian dari hidup Anda, Anda harus mencintainya. Jika tidak, Anda tidak akan dapat bekerja dengan baik dan meraih yang terbaik”.

Demikian hal itu dikatakan oleh Dr Anders Ericsson dalam buku Cambridge Handbook of Expertise and Expert Performance. Di situ Anders memandang orang-orang berpengalaman, baik itu seorang pebalet, pemain basket, atau pembuat program komputer, hampir selalu “dibuat” atau “dilatih”, dan bukan dilahirkan.

Pendapat Anders tersebut diamini oleh hasil penelitian Marcus Buckingham dan Donald O Clifton’s. Penelitian berdasarkan riset selama 25 tahun dan berbiaya sangat besar itu dilakukan terhadap dua juta pemilik karier dari 101 perusahaan di 63 negara. Hasilnya, meskipun terdapat aspek bakat yang dibawa sejak lahir, ternyata kita punya kekuatan lain untuk membentuk bakat apa pun yang kita inginkan.

Hanya saja, hasil penelitian itu masih memberikan catatan penting. Bahwa semua hal itu harus dilakukan sejak balita hingga usia belasan tahun. Ya, karena seperti kita ketahui, sampai di situlah batas otak kita dalam membuat jalinan sinapsis antarneuron.

Kiranya, lebih dari 20 tahun sudah, Anda harus menemukan dan menggali bakat Anda. Kini, mustahil Anda bisa menyuruh neuron di otak Anda untuk membentuk sinapsis baru. Hanya satu yang bisa Anda lakukan adalah Anda membentuk jalinan sinapsis di sekeliling sinapsis utama yang sudah terbentuk sebelumnya sejak Anda lahir.

Tidak, hal itu tidak akan membuat diri Anda merasa terbatas! Anda hanya diminta untuk melatih segala hal yang Anda sukai. Jika Anda suka, itu pertanda bakat Anda dan menjadi investasi bagi diri Anda sendiri di masa depan.

Dan jangan khawatir, Anda bisa membaca tanda-tanda (sign) bahwa bakat Anda telah hadir dalam diri Anda, yaitu:

- Nyamankah Anda saat menjalaninya? Hingga dalam sanubari Anda pun terngiang, “Rasanya ini cocok sekali buat saya.”

- Anda yakin, di hati selalu muncul rasa rindu bisa melakukannya? Bahkan sebelum menjalaninya, senantiasa timbul rasa rindu yang tinggi hingga lekas-lekas ingin melakukannya.

- Seberapa besar rasa penasaran Anda? Seberapa kuat keinginan Anda untuk belajar mendalami hal ini? Seberapa fokus dan mudah berkonsentrasinya Anda terhadap hal ini?

- Puaskah Anda usai menjalaninya? Bukan puas pada hasil, tetapi batin, apakah Anda memang terpuaskan?

Kiranya, perlu Anda cermati dan buktikan bahwa beberapa hal di atas memang tanda-tanda hadirnya bakat Anda. Tetapi sebaliknya, tidak perlu kecewa apalagi sedih jika tidak melihat tanda-tanda itu hadir di diri Anda.

Ya, sekuat apa pun Anda melatih dan menciptakan agar tanda-tanda itu hadir pada diri Anda, dalam perjalanan waktu hal itu malah akan membuat Anda tidak merasa nikmat melakoninya. Nyatalah bahwa latihan tidak berlaku dan mampu tampak sempurna pada segala bidang.

Lalu, apa yang kini harus Anda lakukan?

Tidak ada, kecuali Anda hanya harus menjadi diri Anda sendiri. Ingat, Anda tidak bisa menjadi apa yang Anda inginkan, tetapi Anda bisa menjadi diri yang melebihi siapa diri Anda saat ini! (Berbagai sumber)

Dari Mana Bakat Anda? (Bagian II – Habis)
Selasa, 12 Mei 2009 | 19:58 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ditanya akan memilih jurusan apa saat kuliah nanti, Santi mengaku bingung menentukan pilihan, apalagi ketika pilihan tersebut dikaitkan dengan bakat dan minatnya. “Jangankan memilih sesuai minat dan bakat, saya sendiri pun belum tahu minat dan bakat saya,” katanya.

Santi (18), sebutlah namanya begitu, mengaku dirinya memang bukan siswa pandai di kelas. Namun, ia juga bukan nomor buncit dalam urusan nilai pelajaran. Hanya, dia merasa tidak “ngeh” soal minat atau bakatnya pada hal-hal tertentu.

Memang, kerap orang mengatakan minat dan bakat adalah teropong bagi jalan kehidupan di masa depan. Membayangkannya pun terasa menyenangkan karena dengan keduanya kita bisa menjadi siapa pun yang diinginkan asalkan mau kerja keras dan pantang menyerah.

Kenyataannya, pemahaman itu justru sebaliknya. Hal itu sering kali menimbulkan masalah ketika kita beranjak dewasa dan tiba saatnya memilih bidang pendidikan dan karier. Pemahaman itu sedikit banyak menciptakan ilusi akan beragam pilihan bidang pendidikan dan karier yang menjanjikan masa depan. Dan lagi, apakah semua itu pilihan yang benar-benar kita inginkan?

Selain itu, pemahaman tersebut juga membentuk imajinasi tersendiri bahwa kita bisa menjadi sosok terbaik di bidang apa pun yang kita minati. Duh, apa betul begitu? Apakah bisa, prestasi seorang Chris John yang dielu-elukan berkat tinjunya di atas ring itu akan bersinar oleh puja-puji pula di lapangan basket?

Nyatanya tidak. Adalah sebuah fakta bahwa kita memang tidak bisa menjadi siapa pun yang kita mau. Kita lupa, selain minat, ada faktor lain yang sangat menentukan langkah kita ke depan. Ya, bakat dan latihan khusus untuk mempertajamnya.

Temukan, Bukan Ciptakan
Kenyataan, tidak semua orang bisa menjadi seorang Chris John, Bill Gates, atau David Beckham. Mereka bertiga punya bakat alami dan telah menjadikan bakat itu sebagai investasi yang dilatihnya sejak lama. Dan kita tidak bisa membuat dan mengubahnya “semau gue”.

Sekarang, lihat ke sekeliling Anda! Mungkin, ada orang yang suka duduk berlama-lama di depan laptop? Bahkan saking lamanya Anda lupa, kapan orang itu makan dan minum?

Atau, Anda pun mungkin bingung, kenapa rekan dekat Anda lebih memilih les guru bahasa Inggris ketimbang Anda yang lebih senang naik gunung atau bermain band di saat libur? Banyak, dan banyak lagi contoh yang kita pun tidak tahu keuntungan mereka melakukan semua itu.

Anda pun sebetulnya bisa begitu. Meniru untuk kreatif berekspresi seperti mereka, berhasil lalu merasa puas. Namun kelak yang terjadi, Anda tidak akan pernah merasa nyaman melakukan hal-hal di luar kerangka bakat Anda tersebut.

Ya, Anda tidak akan bisa menjadi mahasiswa arkeologi dan menjadi arkeolog mumpuni karena Anda sebenarnya sama sekali tidak hobi “keluyuran”. Usaha Anda hancur terus dan kapok untuk terjun ke bidang bisnis sehingga Anda memilih kembali menjadi karyawan. Tidak salah, Anda memang tidak punya hobi itu. Anda tidak bakat!

Mutlak, Anda harus paham apa yang disebut dengan bawaan atau nature (hormonal atau DNA) dan latihan atau nurture. Sejatinya, yang harus Anda lakukan ialah membentuk diri Anda tak ubahnya dengan bawaan Anda sejak lahir. Anda jangan hanya menginginkan suatu bidang pendidikan yang bisa membuahkan karir tertentu dengan gaji selangit.

Jika itu Anda lakukan, berarti Anda sudah “bunuh diri”. Pasalnya, kerangka neurologis Anda yang telah membentuk bakat tersebut akan menolak. Alhasil, Anda tidak dapat menikmatinya. Kecuali, Anda memang berniat keras untuk menambal “kekurangan” tersebut dengan nurture, dengan latihan-latihan khusus.

Semakin cepat Anda sadar untuk melihat diri Anda dan menemukan potensi di dalamnya, semakin beruntung pula Anda. Pilihan minat dan bakat Anda dengan sendirinya akan lebih mudah Anda tentukan.

Anda mulai bisa memilih peran Anda, bentuk pendidikan yang cocok untuk menambal peran tersebut, serta produktifitas yang akan Anda hasilkan kelak di dunia kerja. Cara memulainya, simak beberapa hal di bawah ini:

Maksimalkan kekuatan Anda, tuntaskan pula kelemahan Anda!
Jika Anda termasuk orang yang sulit berdiplomasi, dapatkah Anda terjun bebas ke dalam bidang ini karena Anda menyukainya? Kalau Anda tergolong paling lambat mengambil keputusan, dapatkah Anda melatihnya sekeras hati? Jika Anda bukan seorang konseptor, siapkah Anda menjadi seorang “ahli lapangan” agar kekurangan Anda tersebut lenyap ditelan bumi!

Tidak cukup latihan keras, Anda butuh bakat alami!
Memang, antara pengetahuan, keterampilan, serta materi bisa Anda dapatkan melalui belajar dan latihan. Namun, hal sesungguhnya yang penting adalah bakat sebagai bawaan Anda sejak lahir. Anda akan mampu melakukan segala hal berkat keterampilan, sementara kuantitas dan kualitas Anda melakukannya adalah berkat dorongan bakat alami Anda.

Siapkan sistem pendukung hindari aktivitas tak terarah!

Sistem pendukung itu bisa saja hanya berupa pesan singkat di ponsel atau sekadar kertas-kertas yang Anda tempel di meja belajar, bahkan pintu kamar!

Sadar dan amati reaksi spontan Anda saat menyikapi hal atau kejadian
Nah, bagaimana Anda akan mengambil peran atas kejadian itu? Anda cenderung memegang kendali, membuat analisa hal itu secara seksama, atau hanya berusaha mencari sisi-sisi lain ternyata tidak penting dari kejadian tersebut?

Amati besarnya niat dan keinginan Anda melakukan aktivitas tertentu
Dari situ, yakinkan bahwa sebuah aktivitas telah membuat Anda rindu untuk berulang melakukannya. Rasa rindu itu akan senantiasa timbul hingga Anda lekas-lekas melakoninya.

Secepat apa Anda belajar dan menguasai sebuah bidang tertentu?
Secepat kilat atau selambat becak? Sadari hal itu dan bandingkan upaya Anda dengan hasil yang didapatkan oleh rekan-rekan Anda.

Sepuas apa perasaan Anda seusai melakukannya?
Entah, karena yang pasti, saat melakukannya Anda nyaman, senang, dan membuat Anda sejenak tenggelam di dalam keasyikan melakukannya.

Monitor perilaku dan perasaan Anda ketika menjalaninya
Dari sini Anda akan mengevaluasi apa yang sudah Anda lakukan. Amati dan berikan analisis pada diri Anda. Benarkah ini pilihan Anda?

Anda tidak bisa menikmati? Anda lambat dan merasa tidak berkembang?
Tinggalkan sekarang juga! Cari peran lain, jangan habiskan uang dan waktu Anda hanya untuk mengatasi kelemahan Anda, melainkan juga pertajam bakat dan kekuatan alami dalam diri Anda.

Ingat, banyak orang muda yang sukses. Yakinlah bahwa mereka memang pribadi-pribadi yang menemukan bakatnya sejak dini dan mau belatih sebagai investasi di masa depannya.

LTF

Hati-hati Tentukan Potensi Bakat Anak!


KOMPAS.com – Kalangan orangtua diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam membantu menentukan pilihan program studi di perguruan tinggi pada anak-anak yang lulus SLTA, agar tidak sampai salah hingga kemudian terjadi penyesalan.

Hal itu mengingat pilihan terbaik program studi adalah yang sesuai dengan potensi bakat anak, namun banyak terjadi salah pada minat anak-anak atau bahkan keinginan orangtua, yang sifatnya sesaat dan berubah-ubah, demikian terungkap dari seminar psikologi dan pendidikan di Denpasar, Minggu.

Pada acara bertema Mencetak Anak Juara Dari Rumah yang pesertanya melimpah sampai sekitar 1.000 orang sehingga harus dibagi dalam dua sesi itu, menampilkan pembicara, Instruktur Smart Primagama, Drs H Supriyadi dan psikolog dari Yogyakarta, Nurmey Nuruly, SPsi.

Supriyadi mengingatkan, pentingnya pihak sekolah maupun orangtua/walimurid
membantu menemukan potensi bakat pada anak-anak melalui berbagai metode, misalnya dengan mengajukan berbagai pertanyaan guna mengetahui mereka siap dan mudah atau kesulitan dalam menjawabnya.

“Jika beberapa pertanyaan dari salah satu bidang studi dapat dengan mudah dijawab, maka bidang studi itulah salah satu indikasi potensi bakatnya. Tetapi akan lebih akurat apabila melalui cara ilmiah seperti tes psikologi, metode sidik jari dan lainnya,” katanya.

Sementara Rully menekankan pentingnya membangun suasana senang pada anak-anak, agar mampu dengan mudah mempelajari hal-hal yang sesuai dengan potensi maupun minatnya.

“Kenapa anak-anak suka sulit disuruh belajar, karena mereka berada dalam suasana yang tidak mendukung. Coba mereka senang, tidak disuruh pun akan rajin belajar,” ucapnya seraya mengingatkan bahwa anak-anak bukan “orangtua kecil”.

Penciptaan suasana senang, gembira, baik di rumah maupun di sekolah, akan mampu menggali potensi bakat yang bersangkutan, sehingga dapat memudahkan proses penjurusan di SLTA maupun pemilihan program studi ke jenjang perguruan tinggi.

Ia mengingatkan, bahwa selama ini banyak terjadi anak-anak menempuh studi yang sebenarnya tidak sesuai dengan potensi bakatnya, hanya karena menuruti keinginan orangtua atau minat sesaat yang didasarkan ajakan teman atau bahkan sekedar gengsi.

“Janganlah kita memaksakan anak-anak menempuh studi pada bidang yang tidak sesuai potensi, apalagi tidak diminati. Hal itu sama saja kita ’memenjarakan’ mereka selama masa studi. Tetapi kalau belajar sesuai potensi bakat, maka mereka akan enjoy dan hasilnya bisa memuaskan,” tambahnya.

ABD
Sumber : Antara

Keluarkan Potensi Anda
Selasa, 20 Januari 2009 | 09:44 WIB
Sudah mengetahui bakat yang dimiliki? Mulailah Anda mengembangkannya. Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki, belum terlambat untuk mengetahuinya. Anda hanya butuh empat kunci berikut untuk mengeluarkan potesi Anda yang sesungguhnya.

1. Keahlian

Pernahkah Anda mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dan ternyata Anda dapat menguasainya dengan mudah? Atau mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain? Bisa jadi, itulah bakat yang sedang memanggil, menunggu Anda melepaskan dan mengembangkannya.

Jika Anda dengan mudah bisa menyelesaikan sebuah perhitungan saat orang lain menyumpahi kalkulator, itu artinya bakat Anda sebagai seorang akuntan atau banker sedang berusaha muncul dan menyapa Anda. Nah, pikirkanlah hal-hal yang begitu mudah bagi Anda tetapi tidak bagi teman-teman. Kemudian, perhatikan bakat apa yang tengah bekerja pada diri Anda.

2. Ketertarikan

Cara lain menemukan bakat adalah dengan memikirkan hal-hal yang begitu Anda inginkan. Seringkali hal-hal yang menarik perhatian selalu berkaitan dengan kemampuan alami atau bakat. lni merupakan suatu pola konsisten dalam hidup dan bukan sekadar cara menghabiskan waktu alias hobi semata.

Nah, coba pikirkan apa yang paling Anda ingin lakukan seharian? Menonton film? Melatih hewan? Menata barang? Memainkan alat musik? Atau membaca buku? Sesuatu itu tidak harus yang menjadi ambisi Anda, meski ambisi merupakan petunjuk kuat adanya bakat yang tengah bekerja.

Jika Anda seorang pembaca yang tekun atau rajin menulis di blog, bisa jadi bakat tersembunyi Anda adalah menulis. Atau bisa saja ketertarikan pada buku membawa Anda pada karier kepustakaan, penerbitan, dan lain-lain.

3. Kepuasan

Apa yang membuat Anda merasakan kebahagiaan dan kepuasan dalam bekerja? Pekerjaan apa yang membuat Anda begitu hanyut dan merasa tak ingin berhenti saat mengerjakannya? Bagi para atlet, perasaan hanyut sering terjadi ketika mereka berolahraga. Sementara bagi para ahli komputer, perasaan hanyut terjadi ketika mereka menghadapi piranti lunak.

Dalam keadaan hanyut, kita memang menjadi sangat terfokus pada kesempatan untuk menggunakan bakat. Alhasil, pola gelombang otak kita saat itu begitu mirip dengan pola gelombang otak ketika kita tertidur lelap. Nah, sekarang apa yang membuat Anda terhanyut? Jika Anda belum juga menemukan, pikirkan suatu kegiatan yang membuat Anda terlibat sepenuhnya. Mungkin bakat Anda ada di sana.

4. Kebiasaan

Pernahkah Anda dipuji karena kemampuan atau sikap Anda? Misalnya, orang menilai Anda sebagai karyawan yang sangat teratur atau ide pemasaran Anda hebat, atau Anda pendengar yang baik, dan lain sebagainya. Lewat komentar orang-orang di sekitar, Anda juga bisa mengetahui kemampuan alami Anda.

Ketrampilan alami memang bisa muncul dalam berbagai cara. Namun, kadang kita menganggapnya biasa saja karena ketrampilan itu sudah sangat melekat sehingga hampir tak disadari kehadirannya.

Lalu, bagaimana mengenali bakat itu? Coba cermati apa yang membuat orang tertarik pada Anda, mengenali Anda atau terfokus pada Anda? Apakah Anda menjadi tempat curahan hati teman-teman? Atau mereka selalu meminta pendapat Anda soal pakaian? Nah, di sanalah bakat Anda tersimpan. Anda hanya perlu mencari kesempatan untuk mengembangkannya. (Chic/Erma Dwi Kusumastuti)

Ciri-Ciri Anak Berbakat
Selasa, 7 Oktober 2008 | 11:53 WIB
Dalam bukunya, Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, Prof. Utami Munandar menuliskan indikator keberbakatan sebagai berikut:

* Ciri-ciri Intelektual/Belajar:
Mudah menangkap pelajaran, ingatan baik, perbendaharaan kata luas, penalaran tajam (berpikir logis-kritis, memahami hubungan sebab-akibat), daya konsentrasi baik (perhatian tak mudah teralihkan), menguasai banyak bahan tentang berbagai topik, senang dan sering membaca, ungkapan diri lancar dan jelas, pengamat yang cermat, senang mempelajari kamus maupun peta dan ensiklopedi.

Cepat memecahkan soal, cepat menemukan kekeliruan atau kesalahan, cepat menemukan asas dalam suatu uraian, mampu membaca pada usia lebih muda, daya abstraksi tinggi, selalu sibuk menangani berbagai hal.

* Ciri-ciri Kreativitas:
Dorongan ingin tahunya besar, sering mengajukan pertanyaan yang baik, memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah, bebas dalam menyatakan pendapat, mempunyai rasa keindahan, menonjol dalam salah satu bidang seni, mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya serta tak mudah terpengaruh orang lain, rasa humor tinggi, daya imajinasi kuat, keaslian (orisinalitas) tinggi (tampak dalam ungkapan gagasan, karangan, dan sebagainya.

Dalam pemecahan masalah menggunakan cara-cara orisinal yang jarang diperlihatkan anak-anak lain), dapat bekerja sendiri, senang mencoba hal-hal baru, kemampuan mengembangkan atau memerinci suatu gagasan (kemampuan elaborasi).

* Ciri-ciri Motivasi:
Tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus-menerus dalam waktu lama, tak berhenti sebelum selesai), ulet menghadapi kesulitan (tak lekas putus asa), tak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi, ingin mendalami bahan/bidang pengetahuan yang diberikan, selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin (tak cepat puas dengan prestasinya), menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah “orang dewasa” (misalnya terhadap pembangunan, korupsi, keadilan, dan sebagainya).

Senang dan rajin belajar serta penuh semangat dan cepat bosan dengan tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya (jika sudah yakin akan sesuatu, tak mudah melepaskan hal yang diyakini itu), mengejar tujuan-tujuan jangka panjang (dapat menunda pemuasan kebutuhan sesaat yang ingin dicapai kemudian), senang mencari dan memecahkan soal-soal.

Indah Mulatsih                                        =============  =====  ========== LIMA LANGKAH MUDAH MENCARI BAKAT DIRI==== dari gusti bob kompasiana =====================

Menurut kamus dan pendapat banyak ahli, bakat (talenta) adalah anugrah—berfungsi sebagai penyokong alami—bagi seseorang yang memilikinya. Semacam kemampuan alami yang kita miliki, mulai dari berbagai jenis kreatifitas hingga atletisitas. Kita semua memilikinya, hanya saja seringkali dan kebanyakan dari kita tidak tahu bagaimana cara mengetahui apa talenta kita. Sesekali mungkin sesungguhnya bakat itu muncul ke permukaan tetapi kita tidak menangkapnya.

Tidak percaya? Silahkan coba tanya 10 orang yang anda kenal apa bakat mereka, jawabannya kemungkin beragam dan sebagian besar pasti menjawab ‘tidak tahu’. Bukan karena mereka merendah, tapi kenyataannya mereka memang tidak tahu. “Loh koq bisa?” mungkin anda ingin bertanya. Karena secara alamiah kebanyakan orang tertutup terhadap hal-hal yang terkait dengan kemampuan alami mereka. Sehingga bisa dibilang, harta karun ini terlewatkan begitu saja—tak tersentuh selama bertahun-tahun.

Padahal, sesiapapun yang mampu mengenali bakat tersembunyinya, dia akan memasuki sumber daya mengagumkan yang bisa membantu dalam setiap aspek kehidupannya—termasuk aspek kewirausahaan. Apakah itu untuk menentukan jenis usaha yang paling tepat untuk dirintis, atau untuk mengembangkan bisnis yang telah dimulai, mungkin jawabannya ada diantara bakat tersembunyi tersebut.

 

Menemukan bakat tersembunyi jauh lebih sederhana dari yang anda bayangkan. Menurut saya, setidaknya ada 5 cara mudah untuk menemukan bakat tersenyembunyi anda;

1. Dengarkan orang lain – “Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan, kuman di seberang lautan kelihatan”. Ungkapan yang sama juga berlaku dalam melihat bakat tersembunyi. Dibandingkan diri sendiri, orang lain—seringkali—jauh lebih tahu dibandingkan anda. Besar kemungkinannya orang lain sudah pernah (bahkan berkali-kali) mengatakan bahwa anda sangat menguasai bidang tertentu. Hanya saja selama ini mungkin anda mengabaikannya—tidak menganggap serius. Sekarang saatnya mulai mendengarkan.

2. Temukan sesuatu yang sangat mudah dilakukan -  Suatu saat mungkin anda melihat seseorang [dengan jenis kelamin dan usia yang sama] begitu kesulitan melakukan sesuatu, tetapi anda bisa melakukan aktifitas yang sama dengan super mudah. Lain waktu, anda menemukan orang lain perlu ambil kursus atau sekolah khusus untuk melakukan sesuatu tetapi anda bisa melakukan hal yang sama dengan sangat mudah tanpa kursus atau sekolah khusus. Berarti aktifitas tersebut adalah bakat tersembunyi anda.

 

3. Temukan sesuatu yang paling anda nikmati – Bakat tersembunyi sering kali menunjukan dirinya sendiri ke permukaan. Adakah majalah untuk topik [atau komunitas penghobi] tertentu yang tidak bisa anda lewatkan? Atau suatu aktifitas yang sangat ingin anda lakukan tetapi selama ini tidak karena keterbatasan tertentu [waktu/biaya/alat]. Besar kemungkinan aktifitas tersebut adalah bakat tersembunyi anda. Tidak ada jaminan pasti bahwa setiap yang anda sukai merupakan bakat tersembunyi anda, tetapi kerap ada diantaranya.

4. Temukan sesuatu yang sering anda bicarakan – Adakah topic tertentu yang anda sadari atau tidak, selalu menjadi topik anda? Suatu ketika mungkin anda membicarakan topik lain, tetapi ujung-ujungnya lari ke topik yang biasa anda bicarakan lagi. Bisa jadi aktifitas yang ada dalam topik tersebut adalah bakat tersembunyi anda, atau setidaknya terkait.

5. Tanyakan pada orang lain – Dalam banyak hal, cara termudah dan tercepat untuk mengetahui sesuatu adalah dengan bertanya. Tanya pada siapapun yang anda pikir bisa dan bersedia memberikan penilaian yang obyektif. Tidak selalu orang terdekat [pacar/pasanga], bisa jadi mereka justru paling tidak obyektif. Minta mereka mengabaikan kebiasaan-kebiasaan buruk anda, yang anda butuhkan hanya kelebihan anda [anda tidak sedang merenungi hidup, tetapi menggali bakat tersembunyi]. Sebisa mungkin usahakan dengan pertanyaan langsung “menurut kamu, apa bakat aku?”. Tanyai mereka secara terpisah, catat. Setelah semua jawaban terkumpul, perhatikan sesuatu yang paling sering disebutkan [oleh orang berbeda]. Jika jumlah orang yang anda tanya cukup banyak, saya yakin pasti ada sesuatu yang sering disebutkan. Anda boleh tersenyum, karena 90% itu adalah bakat tersembunyi anda.

“So what?” mungkin anda bertanya demikian.

Bakat tersembunyi anda dapat diperguakan untuk mendukung kreatifitas anda, mulai dari hal terkecil hingga urusan pekerjaan, bahkan wiraswasta. Bayangkan jika ternyata anda berbakat untuk bidang tertentu, tetapi selama ini anda lebih banyak berputar-putar dibidang lain. Itulah salah satu penyebab mengapa ada orang yang pada masa tertentu tiba-tiba saja menjalankan bisnis yang tidak pernah dilakukan sebelumnya, tetapi boom! Sukses. Karena mereka baru saja menemukan dan menggunakan bakat tersembunyinya. Bakat tersembunyi bisa anda manfaatkan untuk banyak hal, entah itu untuk membuat produk atau jasa yang ingin anda kembangkan, bahkan untuk menambah jaringan hubungan.

Lebih dari itu, saat bakat tersembunyi anda sudah tergali dan termanfaatkan dengan maksimal, segala sesuatu yang anda lakukan akan berjalan dengan lebih efektif, usaha dan energi teralokasi benar-benar pada sesuatu yang benar-benar merupakan kelebihan anda. Saat bekerjapun anda tidak akan meresa bekerja, melainkan benar-benar merasa sedang menjalani hidup. Hidup yang ringan, seimbang dan menyenangkan. ~Gusti Bob.

========

About these ads

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

143 thoughts on “MENGETAHUI BAKAT DAN POTENSI DIRI

  1. terimakasih pencerahan nya :) saya masih bingung dengan bakat saya , sampai di awal semester saya keluar dari univ karna saya tidak mau berlama lama dijurusan tersebut , baik nya saya gimana ya ? soal nya saya masih belum tau apa yg saya inginkan . yang saya pikirkan , jika saya kerja di bidang bakat saya , saya akan susahcari kerja gimana pencerahan nya terimakasih

    Posted by anggita | Desember 20, 2013, 12:18 pm
  2. alhamdulillah thanks om.. emng bner harus kerjakeraaasssss utk hal segala sesuatu…
    saya bisa dpt nilai 100.
    thanksss :))))

    Posted by Dewi Ismoro | September 29, 2013, 12:55 pm
  3. @dewi silakann minta saran/ pendapat atw curhat, insyaallah sy sampaikan sesuai kapasitas saya. Masalah nilai semua bisa mendapatkan yg plg baik tergantung dng usahanya, baik dalam memahami potensi dirinya atw dalam kegigihannya dlm belajar. Semakin berbakat semakin ringan usaha yg hrs dilakukan. Km msh muda bisakan berusaha kuat gigih agar lbh sukses, jng beralasan krn bukan bakat nya atau mungkin ada bakat lain… seriusi semua bidang insyaallah kamu menemukan jalan terbaikmu.. tetap semangat yaa

    Posted by trisetiyanto | September 25, 2013, 5:42 pm
  4. mau minta pendapat lagiiiii,,, boleh? :””(
    sblmnya saya kan pernah kasih tau kalau saya skrng skolah dijurusan akuntansi..
    biasanya saya main berempat dgn shbt” saya.
    kami smua punya klbihannya masing”.
    yg D: dia bkat lbh berani presentasi ngomong didepan bnyk org,
    I: dia berbakat bidang bahasa inggris,
    Y: dia sih ya masih standar.

    tapi tdi saya ulangan akuntansi.
    saya ulangan dpt nilai jelek bgt :’”(
    sdgkan shbt” saya mereka ber3 dpt nilai bgus, D:100,I:80,Y:80.
    saya merasa org yg oling bdoh..
    apa saya boleh merendahkan diri saya sndiri. dan menyalahkan diri saya sendiri???? :””””””((((((((
    tolong kasih pencerahannya;”(

    Posted by Dewi Ismoro | September 25, 2013, 5:03 pm
  5. Dewi, Setiap orang punya karakter, sikap dan bakat. Bakat adalah bawaan sikap dan karakter bisa di latih, Jangan sungkan2 mampir sini semoga mendapatkan pencerahan/ sharing informasi.

    Posted by trisetiyanto | September 17, 2013, 11:31 am
  6. iya amin amin mksih ya mas…
    saya cuman agak sdikit pemalu dan pendiam jika ada org yg baru kenal.
    nnti kalau ada yg ingin saya sampaikan gpp kan ya kalau saya mampir lagi? hehe.
    terimakasih atas pencerahannya ya mas :))

    Posted by Dewi Ismoro | September 13, 2013, 2:45 pm
  7. amiiin .dewi..sukses selalu. ternyata kamu dah aktif di organisasi. selamat mengexplore bakat lain di dirimu, jangan ragu utk mencoba- mumpung msh muda, semua yg positif hasilnya selalu pantas,jika berhasil bagus, gagal jg bermanfaat.

    Posted by 3setiyanto | September 13, 2013, 11:31 am
  8. iyaaa bner juga mas..
    saya jg dri SMP ikut” organisasi, dan skrng SMK juga ikut organisasi sekolah bermacam”. pernah tmn sebangku bilang
    “terserah deh lu embat smua exstrakulikuler”.
    karena dri sekian tmn” sekelas saya itu tdk sama sekali ikut organisasi yg ada diskolah. pasti yg ada saya,saya dan saya lg..
    saya jg ditunjuk tmn” utk menjd ketua kelas.
    banyak guru” yg kenal saya..
    entah apa yg mereka nilai diri saya aktif atau apa.
    dari orang” kerja tata usaha saja saya bisa berkomunikasi dan dikenal oleh mereka..
    mungkin hal ini karena saya slalu berkomunikasi dgn mereka ya mas..
    aminnn… smoga saya bisaa…

    Posted by Dewi Ismoro | September 13, 2013, 9:18 am
  9. Dewi, jangan membatasi kamu bahwa kemampuan menulis kamu lebih baik dari komunikasi Lisanmu, kamu kan belum mencoba untuk belajar presentasi, berpidato menyampaikan pendapat.. itu memang perlu latihan. buktinya kamu nyanyi bisa. Dan sekedar kamu ketahui bahwa komuni lisan sangat penting menunjang karir dimasa depan, apapun bidangnya. Hayoo,, dilatih lagi kemampuan berkomunikasi misal dengan ikut organisasi di masyarakat atau di sekolah.. Coba dengan usul walaupun ringan2 gak masalah, atau sekedar tanya ke guru hal2 yang belum di ketahui dalam pelajaran, untuk membantu komunikasi lisan kamu agar lebih baik. pasti kamu bisa..kayaknya gak ada masalah jurusan apapun kamu pilih di kuliah nanti. sukses selalu.

    Posted by trisetiyanto | September 13, 2013, 7:57 am
  10. ohya mas kaka saya yg kdua itu lagi kuliah jurusan akuntansi komputer D3.
    nah saya aja yg SMK akuntansi ngeliat soal kaka saya saja kenyang utk melihatnya. tp pernah kaka saya ada tugas pekerjaan rumah mata pelajaran Management .
    suatu mengenai bisnis/usaha untuk menjelaskan ,dll.
    saya kerjakan tugas kaka saya.
    tau”nya tugas kaka saya yg saya kerjakan mendapat 80 keatas.
    ya intinya saya lbh mendominasi menulis berkreasi apa yg saya pikirkan daripada berbicara.
    gimana yaaa… pasti saya daftar kuliah nnti yg dekat dgn rumah.. disitu mungkin ada jurusan TI,KA,dll…
    bingung masss :3

    Posted by Dewi Ismoro | September 12, 2013, 5:08 pm
  11. @dewi, Coba nanti ambil jurusan pariwisata, PR, komunikasi, atau bahkan lebih menjurus ke Seni (Institut seni), musik, rekam. kalau masih ingin stright di akuntansi ambil saja yang D3 jika S1 kamu anggap berat etung2 nyenengkan hati orang tua. Apapun jurusannya nanti di dunia mahasiswa kamu bisa lebih mengexplor hobi dan bakat kamu.. karena lbh banyak berkesempatan belajar, bergaul dengan yang lebih ahli. Cari universitas/ sekolah di kota besar. sokur2 nilaimu meningkat terus sehingga kamu bisa dapat jalur undangan. masih banyak waktu.. ayo semangat, semoga sukses selalu menyertaimu. regards, tri

    Posted by trissetya | September 12, 2013, 11:46 am
  12. iya betul juga sih.
    barusan hari ini saya ikut juga pensi diskolah ada acara 3x naik bawain gitar+nyanyi.. tmn” pada teriak” minta ampunn. tp ya mau gimana ya.. saya lbh asik dan enjoy kalau ada musik”nya.. skrng saya SMK jurusan Akuntansi mas… ini jurusan juga bukan kemauan saya. tiba” didaftar dibag.akuntansi…. ><

    Posted by Dewi Ismoro | September 11, 2013, 3:05 pm
  13. @Dewi memang gak salah mamah kamu karena beliau tentunya ingin yang terbaik bagi puterinya, namun juga gak ada salahnya kamu tetep terus mengembangkan bakat kamu sesuai “pasion” kamu, toh yang njalanin kan kamu, harus asyik dan bisa berkembang. Untuk itu ambil jalan tengahnya secara Formal bisa mengikuti keinginan orang tua namun secara in formal tetep mengembangkan bakat yang sudah ada, nggak mudah lho menemukan bakat dan “passion” kita. untuk jurusan kuliah, tolong info dulu sekarang kamu di SMK jurusan apa? insyaalloh saya bisa membantu. Yang penting tetep semangat…

    Posted by trisetiyanto | September 11, 2013, 11:43 am
  14. ya itu. pihak mamah saya tdk setuju saya dibidang musik/ohlrga(basket). dipihak mamah saya beliau ingin saya dibidang ilmu seperti guru,dll.
    sedangkan jika saya untuk berbicara diorang bnyak itu msih rada gugup. tetapi kalau soal musik pasti saya bersemangat dan tampil percaya diri. pernah saya jg membuka kursus free gratis buat tmn” saya jika ingin belajar bermain gitar dari dasar tinggal datang kerumah.
    ya gimana ya. dkit lg kelas 3 dan lulus. tlong minta pendapatnya jika saya melanjutkan kuliah harus mengambil jurusan apa.(?) saya takut mengambil keputusan yg salah.

    Posted by Dewi Ismoro | September 10, 2013, 4:31 pm
  15. @dewi, kamu masih kl 2 smk, masa depan dan harapan msh membentang luas. Hoby/ kegiatan positif apapun pasti kelak bermanfaat.Music membuat kamu kreatif,bisa menharmonikan kondisi,percaya diri,komunikasi yg lbh baik..etc, Basket sehat fisik,kuat mental,semangat kompetisi,tdk takut gagal/ kalah etc.. yg penting jng smp tugas pokok terabaikan, kecuali kalau hobby sdh profesional. Lanjutkan..

    Posted by trisetiyanto | September 10, 2013, 2:22 am
  16. sumpahhhh bagusss bangett informasinyaa… sedikit mencerahkan pemikiran. kalau boleh tanya. boleh tidak? saya sering memain alat musik.. sejak saya kelas 2 SMP saya terus”an mencari hal” yg berbaur msuk. ada pementasan kelas / sekolah.
    sampai saat ini saya kelas 2 SMK saya ttp enjoy menikmati hal” yg berbaur musik.. saya ikut pementasan sekolah disaat ulangtahun , ikut praktek mata pelajaran kesenian..
    dan saya juga dari kelas 2 SMP suka jg berbaur dgn bidang olhrga trutama Basket.
    saya mulai” ikut lomba tournament walaupun saya klah pas SMP. dan saya skrng kls 2 SMK baru saja kmrin saya mengikuti lomba tournament basket dan dapat kejuaraan 3.
    saya sempet bingung apa bakat yg ada dalam diri saya?
    tlong pencerahannya dong. :))))) please….

    Posted by Dewi Ismoro | September 9, 2013, 8:10 pm
  17. hello

    Posted by snowlyjam | Juli 9, 2013, 1:10 pm
  18. @susan.. yah gampang klw dah ketemu bakat kyak kmu, seriusi design grafis agar kamu profesional, and dpt uang,sambil asah terus kemampuan menulis, krn ini mempertajam mata hatimu untuk selalu kreatif..akhirya pengetahuan agama adalah wajib bagi profesi apapun..dalami dan amalkan agar hidupmu bahagia, wallohu a’lam

    Posted by tridut (@triddut) | Februari 25, 2013, 5:27 pm
  19. nah,,bagaimana y mas dengan saya,saya mahasiswa jurusan IT.tadinya saya meyukai dunia desain grafish karena saya rasa di sanalah bakat saya.namun saya juga suka buat cerpen,, dengan mudah ide2 mengalir dan saya rasa disana juga ada bakat saya mas namun mas yang paling saya sering rindukan adalah kegiatan agama yang sering saya lakukan bareng temen 2 saya dulu ada keinginan untuk belajar agama ke tingkat yang lebih tinggi. yah saya bingung nih mas bagian mana sebenarnya minat dan bakat saya yang bisa membawa saya sukses di masa depan soalnya 3 bidang inilah yang saya rasa suka,minat nyaman dan sering saya rindukan.bantuin ya mas cari solusinya,…

    Posted by susan | Februari 24, 2013, 1:31 pm
  20. @jenikarini, kamu msh muda.klo asik didepan komptr lakuin lg, pulang kerja. atw kursus biar ada materi yg jelas.. aku yakin bermanfaat utk sekrg atau mas depn..mumpung muda ayo dicoba2..jg takut/malass.moga sukses selalu

    Posted by tridut (@triddut) | Januari 21, 2013, 7:36 pm
  21. mantap.. infonya…
    saya dulu waktu masih sekolah smk klu sudah di dpn komputer terutama waktu ngerjain pemrograman gak tau waktu tapi karena sekarang sdh kerja di bag. administrasi jd udh lupa semua,,,, disamping itu sekarang saya lebih suka nonton film dan jalan2 tapi terkadang sya tiba2 pingin bwt program lagi… cuma lupa+gak ada alatnya,,,
    tololng ya mas kasih solusinya….
    dan yang mana ya bakat sya yang sebenarnya??
    kalau suka nonton film kemunginan bakatnya apa ya??
    dan kalau suka bwt program jg kemunginan apa ya??

    Posted by Jenika Rini | Januari 21, 2013, 12:40 pm
  22. @*Narrisa alat pencari bakat ada di dada kita..lakukan aktifitas produktif/ positif pasti ‘dia’ ada didekat sini. ikuti komuniitas yg mapan disekitarmu seni,olahraga,ketrampilan,IT,sastra etc go..!
    @fahri dlm memiih jurusan bisa idialis atw pragmatis.. idialis brti sesuai dng minat dan bakat, tp kadang pragmatis dulu yg ambil peran klo bakat kita blum kliatan. faktor jurusan laku, keterima dan lokasi Univ..misal untuk jurusan kimia bagus,prospek juga bagus baik Teknik/ sain- mipa tapi math harus bagus jg. klo suka jalan2..geodesi,geografi,geologi,geofisika..suka di lab kimia,farmasi,elektro,fisika etc.suka dst mnat dann bakat sering didapat sambil jalan..yg penting optimis dan perbanyak info ttg jurusan perg tinggi. smg sukses

    Posted by Triset Setiyanto | November 12, 2012, 10:08 pm
  23. kak bleh mnta saran,,aku udah klas 3 sma n bntar lagi msti kliah tapi sampai sekarang aku masih bngung hrus kliah dmna dan milih jrusan apa,,klu pljran aku pling trtarik dengan pljran mtk sma kimia ,,trus aku juga sering dapat ide buat nulis cerita,,tapi cerita yang aku tlis slalu berhnti d tngh jlan,,krena aku dpet ide lain dan akhirnya bkin crita bru,,jadi cerita-cerita yang aku bkin nggk ada yg slesai smpai ending,,mnurut kk gmna?

    Posted by fahry | November 11, 2012, 6:47 pm
  24. Bagaimana jika kita tdk bisa mengembangkan bakatnya?

    Posted by Nur fitriani | November 6, 2012, 7:36 pm
  25. saYA tidak mengetahui bakat saya jkarna tidak adanya alat misalnya untuk mengembangkan apa yang saya suka dan itu membuat saya bingung

    Posted by Heti Hika Narisa | Oktober 28, 2012, 1:47 pm
  26. saya tidak mengetahui bakat yang tersimpan di diri saya

    Posted by Hikaa Narissa Cha | Oktober 28, 2012, 1:44 pm
  27. @Tia Tentang bakat: Intinya kamu senang menjalani dan mudah untuk “berprestasi” (lebih dari umumnya) bidang apapun kamulah yang harus segera mencari tahu, jadi saat ini coba semua yang dapat kamu kerjakan. Yah kalau duduk sama browsing semua orang suka, tapi cari yang bermanfaat, buat diri kamu juga secara financial menghasilkan. misal jualan barang on-line (bekas atau baru) lewat web jualbeli yang ada (kaskus, tokobagus,berniaga, ace book etc), atau jualan pulsa.. sambil belajar bagaimana buat web jualad dsb, atau jualan real pulsa, baju etc tergantung dimana kamu berada. perbanyak silaturahmi, hub sosial dsb insyaalloh memperlancar usahamu. hayo.. mulai dari sekarang, bergerak.. apapun.. insyaalloh ada jalan. wallohua’lam

    Posted by triset | Oktober 15, 2012, 10:32 am
  28. mas,tolongin saya…saya lagi bingung ,saya udah lulus sma tahun 2011…dulu pikiran saya simple,udah lulus sma lanjutin ke perguruan tinggi ambil jurusan keguruan.tapi semua nya ga sejalan dg apa yg di harap kan,saya memang terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja ,kedua ortu saya belum mampu menyekolah kan saya.saya sempat putus asa tidak tahu apa yang harus di lakkan…sampai saya coba mencari pekerjaan,tapi sampai saat ini saya terus gagal.Sebenarnya dulu ketika sekolah saya sangat senang ikut berbagai kegiatan organisasi,saya juga sempat menjadi ketua salah satu organisasi..ketika saya melakukan hal tersebut rasa nya seluruh perasaan dan pikiran saya tersita .sampai saya mengabaikan kesehatan saya sendiri.saya juga senang menggambar dan menulis,kata orang terdekat dan teman2,saya berbakat dalam hal itu…tapi saya tidak percaya diri.apa benar itu bakat saya?saya juga senang browsing sampai lupa waktu,saya juga senang berwirausaha tapi saya bingung harus dalam bidang apa.Jadi sekarang saya harus ngapain ya?tolong saya mas

    Posted by tia | Oktober 13, 2012, 10:15 am
  29. Mudah-mudahan bermanfaat.

    Posted by Cara Bisnis Pulsa | Oktober 13, 2012, 9:51 am
  30. good artikel, sangat menginspirasi

    Posted by eka | September 25, 2012, 4:27 am
  31. Jadi harus masuk n mengenal akuntansi lebih dalam y??
    Padahal pengen coba masuk ke seni, . . .
    Smoga aja benar akuntansi adalah salah satu jalan menuju suksesku.
    Makasih atas masukannya. .

    Posted by Mita | September 17, 2012, 8:19 pm
  32. Jadi harus masuk n mengenal akuntansi lebih dalam y??
    Padahal pengen coba masuk ke seni, . . .
    Smoga aja benar akuntansi adalah salah satu jalan menuju suksesku.
    Makasih .

    Posted by Mita | September 17, 2012, 8:13 pm
  33. @mita waduuh kok baru cerita..tapi aku yakin 100 persen ada hikmah di balik salah jurusanmu, ayo coba renungi dng hati ygbersih..jng menyesal dng yg sdh terjadi.klo msh minat di sain kan masih bisa ambil kuliah jur ilmu komputer, math,statistic. nanti s2 di electro misalnya..atw langsung banting setir jurusan sain lain di univ swasta bisa sy kira, atw coba dh paksain sedikit egomu, sapa tahu akutansi adlh kunci suksesmu..banyak hal menantang yg blm kamu pelajari di pergur tinggi,jg karir yg bagus menanti mu bila ttp di jurusan ini. smg sukses selalu

    Posted by 3setiyanto | September 17, 2012, 7:39 pm
  34. Saya sudah lulus smk thn lalu, tp q ngrasa ky buang wkt slm 3 th d smk, g suka sama pljrn akuntansi g ad motivasi bwt bljr akntnsi. . .dr SD sukanya blajar sains, sampe sempet ikut seleksi lomba sains d tgkt kbupatn, sempet ikut platihn doktr kecil jg. D SMP jg sempat ikut seleksi olimpiade biologi d tgkt provinsi, tp pas sma.nya d suruh bpk msuk akuntnsi, wlwpn g suka tp tetep d jalani,
    skrg jd bingung, msh pgn lanjutin skolah d perguruan tinggi tp mw ambil jurusan ap, g mungkin kalau ambil sains,
    suka gmbr jg, pas smk dpt juara 2 d provinsi……

    Posted by Mita | September 17, 2012, 11:46 am
  35. @Lia yang sedang bingung.. eh ngapain bingung, bakat dan sukses kadang tidak ada hubungnnya, kenapa sukses.. karena terpaksa harus tekun dan bisa walau tidak bakat.. tetapi kalau bakat dengan senang hati di tekuni.. sukses.. tapi dua2nya ada hal yang sama yaitu “ditekuni”.. jadi kalau belum menemukan bakat kamu, karena kamu SMU (umum) maka tekuni semua bidang yang ada yang mampu kamu ikuti, cari orang yang semangat disekitarmu dekati..bergabunglah agar semangatnya tertular.. AYO YG kamu perlukan hanya semangat… insyaalloh berhasil.

    Posted by triset | September 7, 2012, 1:17 pm
  36. makasih atas artikenya…
    kalu boleh saya mau nanya.
    saya bingung nie, saya belum bisa menemukan bakat apa yang saya miliki, ketika smp teman saya sering curhat pada saya mereka bilang saya cocokmenjadi onsultan tapi lambat laut kebiasaan itu menghilang, di sma ini saya teman saya menyarabkan untuk berwirausaha tapi saya masih bimbang dengan bakat saya. kini saya sering mengalami kendala dalam belajar karena saya bingung dengan bidang yang ingin saya tekuni.
    mohon sarannya tramakasih..

    Posted by lia | September 7, 2012, 8:46 am
  37. trimakasih atas artikelnya
    saya kira itu cukup membantu saya
    tapi kalau boleh saya meminta bantuan saya ingin kosultasi kepada anda
    saya siswi kelas 2 SMA, sampai sekarang saya belum menemukan bakat yang cocok untuk saya, saya bingung karena saya ingin ketika kelas 3 besok saya fokus pada ujian saya, ketika smp saya sering di curhatin sama teman-teman saya, teman saya dulu berpendapat saya cocok menjadi konsultan, tapi lamban laun kebiasaan itu mulai menghilang, kini saya bingung bidang apa yang cocok untuk saya. saya sekarang hampir kehilangan semangat karena saya belum menemukan bidang saya.
    untuk sarannya saya sangat berterimakasih

    Posted by lia | September 7, 2012, 7:07 am
  38. makassih masukannya.
    smoga tuhan memballas kebaikkan maz .he.he. :D

    Posted by faisal. | September 5, 2012, 8:48 pm
  39. @faisal yang matre.. bukan aku lebih tahu tapi aku menang penglaman hidup saja dari kamu. semua jurusan bisa menjadikan kamu kaya tergantung usaha kamu sendiri, jurusan musik/ vocal apalagi banyak artis dan musisi melejit.. cuman lebih baik itu kamu jadikan hobi saja di sela kesibukan. kalau kamu punya human relation yg bagus ambil jurusan hukum, marketing, finance atau jurusan bisanis yg lain. Kalau kamu ada jiwa seni kamu ambil jurusan design interior, design graphics etc. Dan yg terpenting Ambil jurusan yang kamu sukai dan kemudian kamu harus total dalam menekuninya.. insyaalloh jurusan apapun kamu akan bisa sukses.. dan kaya (baca: tercukupi kebutuhannya).
    @muliasd tenang.. jalan kamu masih panjang. jangan terlalu dini mengkususkan apa keahlanmu. Pelajari semua yang di SMA, aku yakin kamu mempunyai kemampuan untuk itu..berbahagialah. Jangan buang waktu untuk hal yang tidak bermanfaat. Yang hasilnya menonjol dengan sedikit usaha berarti itulah telent kamu.. jika kamu tambah usahnya maka keajaiban menanti mu..
    wallohua’lam

    Posted by triset | September 5, 2012, 11:44 am
  40. masss help me pleaseeee
    massss harus bantu say yow.. kasian tow mas sy satu2nya harapan kluarga klau tk ditemui bkat sy.kasian ortu kecewa
    gini mas. saya baru klas 1 SMA sih.tp sperti artikel diatas.dalami potensi yg dmiliki sdini mungkin.
    mungkin karna ibu sy punya warung sjak kecil sy sllu ikut jaga dr situ tmbuh bakat mnghitung (mungkin). jd sy dulu inginya masuk akuntansi. tp bbrpa bulan trakhir sy senang skali mnulis fanfiction(cerpen tentang idola) ya mmg karna sy suka mnulis dr dlu.
    kalo lg bengong psti mkirin crta yg mau dbuat.klau g nulis crta shri aja rasanya kaya ada g hilang. tman sy jga bnyak blang klau sy pintar mnghitung, bkan skdar mnghitung angka tp jga mmprhitungkan org. menilai krakter seseorang.klau sy sihh fine2 aja jurusan mnapun.
    tp klau akuntansi.ortu pngenya sy masuk ipa? klau psikologi ortu blg sy g bkat soalnya g bsa kntrol emosi. dan sastra ortu blg sy g bakat
    kira kira gmn solilusinya y? ada g kira2 jurusan yg mndekati ketiga macam itu(brhitung,psikolog,sastra)?????

    Posted by muliasd | Agustus 30, 2012, 7:47 pm
  41. mas bantuin saya.ya.
    sya gak tau bakat saya .
    rencana taun depan mau kuliah.aq bingung stengah nyawa mikirin itu.
    klo hal paling kusuka adalah musik sma dance. tapi aq ga bsa pgang alat musik sma aq gak prnah blajar dance :( .
    krn aq gak pnya tmen klo drmah.aq pengen jd vokalis/bboy
    aq jg ska liat prubahan emosi orang dan nebak” sifat org laen dan sesekali bener.tmen diskolah sring curhat.ma aku. kpikiran sih masuq psikologi tp takut pekerjaan trsbut gak bisa hasilin bnyaq duit(sy matreq :D).mohon bantuanx.

    Posted by faisal. ,, | Agustus 30, 2012, 4:57 pm
  42. suka suka suka bwgt . thanx

    Posted by didi triwira | Juli 24, 2012, 1:25 am
  43. @bowo.. ayo banyakin aktivitas kamu, cari yang asyik dan dalemin sampai tuntas.. cari terus yang klik dng hatimu, waktu trus berjalan, gunakan sebaik2nya. semoga sukses.

    Posted by 3setiyanto | Juli 12, 2012, 12:27 am
  44. tolong di jwab ya
    w sampek skrag lom tau ni potensi bkat w apa
    w si sukanya jalan-jalan
    sekrag w sudah kuliah jurusan manajemen,cuma w msi blum manteb,w si maunya kerja dlu

    Posted by bowo | Juli 11, 2012, 7:25 pm
  45. hai almi..waalaikum salaam, sebenarnya kamu sudah sadar kira2 apa bakatmu.. kalau kamu gak suka matematika tapi suka komputer..tentunya bukan programing..kalau programer kamu mesti suka matematik, kalau gak jika dipaksa masuk di ilmu komputer/ informatika (Univ negeri) nanti kamu bisa setress.. lain soal jika kamu bisa paksain dirimu untuk suka matematika modern nantinya.. atau kamu hanya sbg user dari suatu program.. kalau komputer kamu cenderung lebih keseni dan animasi lebih baik ambil jurusan design graphic..atau sejenisnya, masuknya ke fakultas seni/ misal di ISI yogya atau sejenisnya. Kalau kamu merasa bakat di musik.. piano di usiamu saat ini untuk mahir/ prof mungkin bisa disebut telat, tetapi kalau mendalami secara teori di jurusan musik tentu belumlah telat, atau ambil Jurusan Biologi/ kesehatan/ farmasi/kedokteran ..eh sedikit ilmu kimia gpp kan.. Dalam memilih jurusan kamu pikir juga kira2 kita nantinya gimana, karena disamping kamu ngrasa enjoy dengan pilihanmu juga nantinya sokur2 bisa jadi jalan untuk cari penghasilan utk kebelangsungan dan kebutuhan hidup di masa mendatang..semua bagus, prospektif..yang penting fokus, semangat dan kerjakeras setiap bidang membutuhkan orang2 yg demikian, reward yg baik pasti ada untuk person yg bekerja keras di setiap bidang..semoga sukses..wassalam,

    Posted by 3setiyanto | Juli 8, 2012, 4:04 pm
  46. assalamualaikum..
    saya termasuk salah 1 orang yang belum tahu apa bakat dan minat saya sebenarnya??
    saya baru tamat SMA, dan rencana nya mau lanjut kuliah, tapi saya masih bingung juga harus pilih jurusan apa?? pelajaran yang saya benci itu pelajaran Matematika,fisika,kimia, pokok nya yang berhitung saya gak suka, saya lebih suka pelajaran biologi,bahasa indonesia dan komputer saya suka juga dan teman saya juga bilang kalau saya itu ada bakat di komputer tapi ini juga ada hambatan, awal nya saya pilih jurusan di bidang komputer, tapi orang tua saya gak izin’n saya untuk ambil jurusan itu,krna mta saya rusak, dan saya sudah memakai kacamata sejak SMP, maka nya saya bingung mau pilih jurusan apa?
    saya suka bermain piano, tapi ada hambatan nya alat :(
    selama ini saya main piano milik teman saya..
    jadi, tolong bantu saya sebaiknya pilih jurusan apa agar saya tidak salah memilih jurusan..

    Posted by ALMI | Juli 8, 2012, 12:44 pm
  47. @solihin, juga @Bunaw Selamat anda telah menemukan bakat anda..harus di syukuri dan dikembangkan tentunya agar lebih bermanfaat. hehe..jangan entengkan seni..dengan seni kamu bisa jadi jutawan (kalau orientasimu uang) dibutuhkan banyak designer utk media promosi, baik nyata atau maya, design dekorasi pesta, meeting, tata ruang kantor, jamuan di hotel etc.. masuk lah jurusan design interior biar semakin berkembang dan juga banyak sahabat ahli yang akan menambah semangat dan kemampuanmu..selamat berjuang..jangan putus asa..yg penting selalu berkarya dan berusaha.

    Posted by 3setiyanto | Juli 7, 2012, 5:40 am
  48. mantap artikelnya..
    mohon beri masukan ni mas..
    saya termasuk orang yang suka melukis, buat puisi dan main koputer..
    tapi disisi lain saya sangat benci dengan yang namanya matematika, pokoknya yang hitung hitungan lah,, sampai2 sewaktu SMA saya bilang sama guru matematika saya, “ibu lebih baik menyuruh saya melukis pemandangan di 1 meter kanvas dari pada mengerjakan 1 soal matemetika yang sama sekali tidak saya mengerti, walau itu diberi waktu 1 hari”..
    nah, disini saya mau nanya ni mas, cocoknya jurusan apa yang saya pilih sewaktu kuliah ???

    Posted by bunaw | Juli 7, 2012, 1:55 am
  49. terimakasih atas artikelnya mas.
    saya ingin bertanya.
    saya seseorang yang telah 1 tahun menganggur dikarenakan pada saat itu saya bingung dengan jurusan apa yang harus saya pilih untuk kuliah dan hingga saat ini saya masih bingung. saya sangat senang dengan sesuatu yang berbau seni seperti melukis, mendesain dan menulis puisi karena di saat saya menjalaninya perasaan saya tenang, rileks dan menikmati itu.
    sehingga teman2 satu kos saya menyarankan saya agar masuk di jurusan seni rupa karena mereka menganggap itu bakat saya. tapi dalam hati saya berfikir “apa jadinya saya 10 tahun kemudian dengan seni?”..
    tolong berikan saya masukan, saya ingin menemukan jati diri. saya tidak ingin menganggur lagi.
    terimakasih.

    Posted by sholihin | Juli 7, 2012, 1:32 am
  50. @Days.. kebetulan aku sdg online jadi langsung respon saja curhatmu, Kamu suka di musik dan berusaha menekuni.. dan merasa nyaman itu bagus sekali kamu sudah menemukan salah satu hobimu, kembangkan terus..tetapi jukga handaknya realistis jika tidak bisa untuk cari uang yaa.. cari uangnya dibidang lain yang keluarga sudah mendukungnya boleh jadi ini yang lebih pas di masa mendatang (witing trisno jalaran saka kulina, lama2 kamu cinta di hobi no 2 mu ini) atau masih yang berkaitan dengan musik kayak mas logcelebor/ Andry S Bono yang sukses sebagai music EO (promotor)… selamat berjuang.

    Posted by triset | Juli 3, 2012, 9:58 am
  51. bagus artikelnya..
    saya ingin share dong..minta arahannya yaa..
    saya punya kendala dengan keinginan yang saya suka untuk menjadi inti kemampuan saya..
    saya suka musik dan ingin sekali menjadi musisi..saya pikirkan 100% dengan tulus,,saya ikut kursus tp gagal mulu..dari keluarga saya pun saya tidak dapat dukungan..saya belajar sendiri dan membiayai dan berusaha sendiri..tp saya sangat suka sekali dengan musik..tp di satu sisi saya ragu dengan apa yang saya pilih ini adalah bakat saya..apakah ini akan menjadi hasil..
    di satu sisi lagi saya suka design baju t-shirt,dan di bidang ini ada keluarga yg mendukung karna pasti menghasilkan..tp saya kurang tulus..karna saya terus memikirkan cita-cita musik saya..dan cita2 musik saya dia anggap tidak menghasilkan oleh keluarga saya..
    dan semuanya masih proses belajar..
    saya bingung mana yang harus saya tekunin seumur hidup saya..
    dan bingung harus minta arahan ke siapa..
    minta pendapat dengan orang dekat dan keluarga saya tidak ada respons..
    mohon minta bantuannya..

    Posted by days | Juli 3, 2012, 9:47 am
  52. @suhada Selamat..anda telah menemukan yang banyak orang cari..hanya sarana atau fokus masalahnya itu sangat mudah di selesaikan (ketok moto), belajar serius agar bisa diterima di univ favorite. Di univ favorite banyak ahlinya ngumpul jadi bakat anda bisa lebih terasah.. dan juga banyak ide berdatangan.. sukses selalu buatmu.
    @surma prama Saya kira terlalu sayang waktu 3 tahun kalau mulai lagi.. teruskan saja kuliahnya sampai selesai toh kesuksesan/ bakat anda bisa di asah juga di forum yang lain. Ikut saja kegiatan2 di bidang tulis menulis dan aktif di kegiatan mhs atau ambil certificate untuk keahlian anda..saya yakin kamu akan berhasil, karena Human relationmu bagus..Boleh jadi nanti kamu lebih sukses di bidang yang bukan jurusanmu kuliah, tetapi ijazah kuliahmu itu akan membantu kariermu.. Ingat juga sudah banyak beaya kuliah yang kamu keluarkan. Tetep semangat, aktif selalu semoga sukses menyertaimu.

    Posted by triset | Juli 3, 2012, 9:44 am
  53. assalamualikum, mau nanya ni mas
    saya adalah mahasiswi semester VI disebuah sekolah tinggi ilmu komputer
    dari dulu saya kurang memnyadari kalau saya tidak menajalaninya dengan sepenuh hati
    dan ketika, saya riview kembali mengenai bakat saya, saya jadi ragu tentang keputusan yang telah saya ambil yaitu melakoni peran didunia informatika.yang saya tau, saya orangnya suka menulis, membaca dan melukis serta berbicara didepan publik untuk menjelaskan sesuatu baik itu dalam mubes, atau sekedar berbagi pengetahuan.
    Tapi saya tetap saja masih bingung, apa sebenarnya bakat saya. sehingga saya bisa ambil keputusan buat menekuni dan fokus di bidang yang saya sendiri menjalaninya dengan nyaman :)
    trimaksih unytuk jawabnnya

    Posted by Surma Prawa | Juli 2, 2012, 11:18 pm
  54. Nice info, mas.
    Saya numpang nanya juga ya, skrg saya kelas XI kan sebentar lagi mau lanjutin kuliah..
    Mengenai bakat banyak yang bilang saya pandai bidang Komputer, dan Seni rupa. Tapi dalam keduanya saya punya kendala.
    Saat menggambar saya tidak selalu berfikir kreatif, kalo komputer ada kendala sarana..
    Menurut mas, lebih baik saya melanjutkan ke jurusan apa ?

    Posted by Suhadha | Juli 1, 2012, 3:49 pm
  55. @alvian.. great..kamu sudah mulai sadar untuk mencari apa sebenarnya mutiara dlm dirimu.. jangan menutup diri, lakukan segala macam kegiatan sampai nemu yang gak ada bosennya.. kalau bisa setiap kegiatan kamu bisa bertemu dengan ahlinya biar kamu termotivasi, kalau hanya dapetnya yang nanggung atau coba2 bisa2 kamu cepet kabur lagi, seperti pesilat.. berguru langsung ke ahlinya sangat bermanfaat dan cepat melecutkan prestasi daripada belajar dari buku.. selamat mengekplorasi..

    Posted by 3setiyanto | Juni 7, 2012, 4:22 am
  56. Ass
    Atikelnya sangat bagus dan membantu
    Saya mau tanya saya kan saat ini masih smk kelas 1 tapi saya benar benar belum tau bakat saya dan saya ingin tau dan mengeksplornya sangat jauh saya takut jika belum menemukan bakat itu nanti saya bingung di hadapkan dengan jurusan apa yang saya ambil jika kuliah hal yang saya sukai bisa berubah berubah (bosenan) saya sulit untuk menentukannya mohon sarannya

    Posted by alvian | Juni 6, 2012, 7:43 pm
  57. @una.. assalamualaikum waduh..tanggung banget, 2 semesterlagi selesai. Kamu kuliah pakai dana orang tua kan? selesain dulu deh supaya orang tuamu juga lega (ibadah lho..), hoby bakat dsb bisa jadi diluar aktivitas kita sehari-hari, kita bisa kembangkan dan pertajam tidak terpancang jurusan kuliah. korbankan (sedikit) egomu yang nampaknya skrg jenuh dengan bidang yang kamu tekuni sekarang, jalanmu masih pannjjaangg.. belum tentu kalau ambil julusan yang UNA banget kamu akan sebaik ini hasilnya. Selingi harimu dengan kegiatan yang warna2-warni biar harimu indah, hayo..tetep semangat wassalaam, tri

    Posted by 3setiyanto | Juni 5, 2012, 5:04 am
  58. Ass wr. Wb
    artikelnya bagus.
    Aku skarang ini jg lagi galau nih. Aku udah kuliah smester 4 kebidanan. Waktu aku ambil kuliah ini aku ga banyak pertimbangan krn jujur aku gatau bakat n minat aku apa.
    Aku kalo dlm kuliah mudah mengerti n nilai juga lumayan memuaskan tp kalo udah praktek di lapangan itu kok kayanya bukan aku bnget. Dulu waktu sma aku sih suka pelajarran mtk. Cm skrgdi kuliah udah ga ada matkul mtk.
    Hm gimana ya cara ngatasin masalah aku? Secara kuliah tinggal 2 smster lagi.
    Makasih yaa :)

    Posted by Una | Juni 4, 2012, 2:18 pm
  59. @izzie, waalaikumusalam aku yakin kalau kamu bisa buka usaha di daerah yg sekarang dimanapun kamu tinggal akan mampu juga berbisnis, karena aku yakin kamu bisa baca peluang yang ada. Kuliah membantu kamu berfikir secara sistimatis, berencana dan menggunakan logika umum, jika logika kamu dah meloncat2 tinggal memperkuat dasar berfikir kamu di bangku kuliah, cari tempat kuliah yang pling asyik dan favorit yg bisa kamu masuki..aku yakin kamu tetep bisa baca peluang usaha disana dan mudah2an sukses.. selamat membuktikan kemampuanmu, jaga spirit kamu ..wassalam

    Posted by 3setiyanto | Mei 31, 2012, 8:22 pm
  60. assalamualaikum…
    seperti kebanyakan remaja ak mau tanya soal kegalauan remaja memilih jurusan kuliah….dan potensi yg ada…
    ak juga bingung medeteksi ap si kemampuan ak sebenarnya…aku terus mencari yg cocok n membuat ak senang…yang sering ak alami dalam mencari bakat adalah…membaca atau melihat tayangan orang2 sukses yg dulunya mulai dar nol,kadang ak berfikir apakah itu hanya nasib atau memang mereka pintar…sehingga membuat keinginanku/cita2ku kadang berubah sesuai dg ap yg dpt memotifasi diriku,ketika melihat pengusaha yg sukses,psikolog,polisi,peternak.ataupun ustad yg dpt menenangkan hati…ak ingin menjadi seperti mereka…tp skarang ini ak sdang termotifasi menjadi pengusaha…yg ada di kampung jgn di jakarta udah penuh,ak ingin warga kampungku ada kegiatan. kalau hobi si ak banyak..tp sulit untuk mengekspresikanya..karena skarang ini ak sedang bekerja ngumpulin duit buat kuliah. nah permasalahanya kalau kerja sambil kuliah kan cape..ak pengin’a kuliah yg sabtu minggu dan jurusanya yg jgn terlalu mikir…tp bisa mengekspreikan keinginan…dan mengembangkan bakat serta kemampuan…itu jurusan ap yah..pokoknya jurusan yg paling nyante deh..skarang ak lg nyari universitas terdekat. bingung ni mahal2…jarang yg sabtu minggu…ada tp jauh males soalnya di jakarta tau ndiri lah…tolong di jawab kegalauanku ini.

    Posted by izzie | Mei 31, 2012, 10:03 am
  61. @ilham, kamu pertajam apa yang kau pikirkan dengan menguasai ilmunya, niscaya engkau semakin takjub..juga mendapatkan nilai materi yang kamu perlukan juga kamu bermanfaat bagi orang lain, jika kamu sma kamu lanjutkan ke Fisika, Geologi/ minyak/ tambang, Kimia,metalurgi,matmatika,komputer..biologi kedokteran…selamat mencari..

    Posted by 3setiyanto | Mei 29, 2012, 5:30 am
  62. Wah…mantab infonya bagus..saya mau tanya, kira-kira saya bakatnya dimana ya? Saya itu orangnya suka dengan hal-hal yang orang anggap sulit, sehingga saya ingin menaklukannya. Saya suka mengamati kejadian-kejadian alam. Saya juga suka berpikir tentangnya, misalnya bagaimana Allah menciptakan langit tanpa tiang, bagaimana Dia menciptakan alam semesta yang luas ini, mengapa matahari energinya tak terbatas, dan banyak lagi..Jadi apa bakat saya ya?

    Posted by ilham | Mei 28, 2012, 8:39 pm
  63. @eko.. wah kamu sudah ada sesuatu yang menonjol..tinggal poles. ambil kuliah nerusin jurusan kamu di SMK juga ok, kalau kamu kerja lulusan SMK itu yg diambil skillnya jadi kayaknya kamu perlu asah di handskillnya, untuk programing, electronic/electric, tek kimia,tek fisika atau mech design, etc. kalau pengin kuat di skill ambil poltek(d3), kalau pengin kuat di theory/design ambil di S1nya.. selamat menempuh masa/periode baru yang penuh harapan dan tantangan..

    Posted by 3setiyanto | Mei 23, 2012, 1:58 pm
  64. Aku eko,skarang mau lulus smk,bis itu bingung mau ngapain,sejak sd smpe smk ku rata2 masuk 3besar untuk urusan nilai,ku suka dirumah,menghayal pi jarang praktek,senang mmberi nasehat/perintah,saya suka bila ada permainan/ dimana ada yg menang/kalah,hnby maen game,jarang kumpul dg tmn2,ketika meringkas pelajaran sy dpt mengambil isinya dg ringkasan sndiri(tdk mnurut bukunya) kira2 klo mau kuliah or kerja apa y yg cocok buat saya,.

    Posted by Eko | Mei 23, 2012, 9:11 am
  65. bagus.. terimakasih..
    sangat membantu..

    Posted by nurhidayah usman | Mei 13, 2012, 3:37 pm
  66. memotivasi banget :) Thanks

    Posted by Vaandemash Foevaa | April 16, 2012, 12:28 pm
  67. bagus sekali artikelnya,.
    terimakasih,.smoga brmanfaat

    Posted by bintang | April 6, 2012, 6:59 pm
  68. @intelektual muda, silakan kopas..semoga bermanfaat.

    Posted by 3setiyanto | Maret 14, 2012, 9:08 pm
  69. wew keren mas .. izin kopas ya…

    Posted by intelektual Muda | Maret 14, 2012, 8:59 pm
  70. terima kasih ats saranna…..

    Posted by yani | Februari 23, 2012, 3:53 pm
  71. @yunita..kyaknya kamu sama dengan yani atau yuni yaa.. saran dari ku sama..lihat koment sebelumnya. elektro, mesin,kimia,sipil,geologi,geodesi,geofisika,instrumentasi,statistik,,,,etc

    Posted by 3setiyanto | Februari 16, 2012, 9:17 pm
  72. mohon bntuan ba…..
    sy sbntr lg mo kuliah tp msih bingung mlih jrsan xg mna,saya dlm pljran cpat mengkpnya tp jga mdh hlang na… sy lbh ska mnghtung n sy mrasa daya ingt sy trhdp plajran mnjd brkrang alias hnya smntara. sya suka nnton film, mndngarkan music, nnton bola, n dengerin teman crita. sy suka jlan2 mlhat pmandngan. sy gak ska kluyuran dbanding kluyuran sy lbh mmilih tidur drumah. sy orngna krang tliti, suka mengkritik tp slit mmbrikan saran.
    terima ksih….

    Posted by winta mardila yunita | Februari 16, 2012, 7:48 pm
  73. bntar ge q bkal mlih jrsan untk kuliah tp smpae skrng msh bnggung apa yang mw d ambil…
    q ska nnton,cpat mngkap pelajarn tp hlang nya jga mdh..q lbh ska xg sfat nx htung2an….mhon bntuan..trimsss…

    Posted by winta mardila yunita | Februari 16, 2012, 7:42 pm
  74. @yani..Kamu masih menyimpan potensi yang banyak.. hanya kurang fokus, cari yang paling asyik..itulah bakat kamu (bukan tidur lho), lakukan semua hal positif yang mampu kamu lakukan kyaknya kamu bisa berhasil di beberapa hal asal fokus..untuk kuliah jurusan teknik/science lebih cocok..tapi jangan lupa nanti untuk ikut kegiatan di kampus biar disamping utk menajamkan bakatmu juga membuatmu lebih peka sosial, melatih kerjasama dan orgnisasi, dan..semoga sukses..

    Posted by 3setiyanto | Februari 15, 2012, 4:04 am
  75. mohon sarannya…..
    sy sbntr lg mo kuliah tp msih bingung bkat n minat. dlu dr sd smpai smp sy sngt ska mnghpl tp smenjk sma sy lbh ska mnghtung n sy mrasa daya ingt sy trhdp plajran mnjd brkrang alias hnya smntara. sya suka nnton film, mndngarkan music, nnton bola, bca novel n dengerin teman crita. sy suka jlan2 mlhat pmandngan tp gak ska jlan2 yg gak jlas n mnghbiskan wktu. sy gak ska kluyuran dbanding kluyuran sy lbh mmilih tidur drumah. sy orngna krang tliti, suka mengkritik tp slit mmbrikan saran. jd kira2 ap bakat sy ya?????
    terima ksih….

    Posted by yani | Februari 14, 2012, 9:09 pm
  76. lengkap sekali artikelnya,ada cara mudah cepat dan akurat untuk mengenali bakat anak anda yaitu dengan scan sidik jari

    Posted by zoel | Februari 12, 2012, 9:59 am
  77. @yuni insyaalloh di universitas nanti bakatmu akan semakin nampak, kamu pilih saja misalnya jurusan teknik/science.., atau yang kira2 sesuai dengan cita2mu, terus hobi yang lain kalau ada tekuni saja aktif ikuti saja kegiatan di universitas yang banyak pilihan itu..bisa jadi bakat menonjolmu tidak sama dengan jurusan kuliah kamu, gpp itu biasa. gali terus dan sukses selalu..sebagai apapun kamu

    Posted by 3setiyanto | Januari 30, 2012, 8:34 pm
  78. kak aq mo nanya…
    aku tu bingung dengan bakat aq, apalagi sbentar lagi mau pilih jurusan untuk kuliah..
    tolong kak masukannya….
    aku itu suka dengan pelajaran yang bersifat hitungan, tentang alam juga suka…
    suka menggambar, nonton film juga ska….menurut kakak aq pantesnya milih jurusan apa ya???
    tolong ya kak.. :)

    Posted by yuni | Januari 30, 2012, 7:48 am
  79. @dik Farlian..berbahagialah kamu, karena banyak bidang bertumpu dari bidang ini, gampang mempelajari matematika dan bhs inggris berarti mempunyai kecerdasan diatas rata2, science dan teknik juga ekonomi cocok buat anda..cari yang paling enjoy, semakin fokus, jangan lupa seni dan sosialisasi membantu menyeimbangkan hidup..tetep semangat selalu.

    Posted by 3setyanto | Januari 25, 2012, 6:08 pm
  80. kalo bakat diliat dari nilai akademik dirapot bisa gag mas??
    soalnya org banyak yang bilang saya bagus di matematik sama b ing nya
    terima kasih ya mas

    Posted by farlian | Januari 25, 2012, 8:54 am
  81. @Farlan.. jiwa muda mang gituu, gimana kalau kerja sambil kuliah lagi..pasti seru, atw coba dulu gali ilmunya yang banyak di pekerjaan sy yakin masih banyak hal yang perlu kamu ketahui. siapa tahu ntar cocoknya jadi pengusaha komponen otomotif..cari pluang lain sah2 saja ..sukses selalu.

    Posted by 3setyanto | Januari 24, 2012, 7:29 pm
  82. mas skrg umur saya 18 sya udh kerja dbidang otomotif udh hmpir 7 blan tapi skrg2 ini udh mlai gag nyaman sama kerjaannya, udah gag seru gitu sama yg namanya otomotif, cz dari diri ngerasa gag cocok kerja diotomotif, ya gag ada bakat juga lahh,, minta pencerahannya dong masss

    Posted by farlian | Januari 24, 2012, 11:52 am
  83. kebetulan q punya anak balita,penginnya sih ngasih pendidikan yang sesuai bakatnya. thanks artikelnya,membantu bgt.

    Posted by kintan aulia | Januari 11, 2012, 9:31 pm
  84. Terimakasih banyak. Sangat membantu!!! :D

    Posted by Tiwi Triple S | Januari 6, 2012, 7:43 pm
  85. jika kmu suka hitung2n, gk suka di lapangan masuk saja ke matematic/ komputer/ atw fisika..tapi anda harus serius di dunia science, kalau tidak anda akan lebih berat untuk survive. kalau kemampuan anda biasa pilih di teknik saja misal kepepet swasta gpp..

    Posted by 3setiyanto | Januari 3, 2012, 8:28 pm
  86. Thanks atas infox… Sy mw tanya, sy suka hitung”an & g’ suka kerja yg langsung terjun ke lapangan… Kira” jurasan kuliah yang pas i2 apa? Tolong saranx…:-)

    Posted by Hardianti MA | Januari 3, 2012, 11:32 am
  87. @bagus..keahlian..bakat lebih dari 1..5/6 bergembirallah anda dapat anugrah yang besar, pilih salah satu/2 biar fokus dan menghasilkan secara konomi bisa menopang hidup..sambil kadang2 kerjain yg lain utk hobi…enak kan..(abu hakeem)

    Posted by 3setiyantoa | Desember 15, 2011, 9:51 pm
  88. bgaimna bla punya k ahlian it tdax hnya 1 tp 5 atau 6. Kpuasan it muncu£ ktka mlxukan hal it smua

    Posted by bagus | Desember 15, 2011, 4:22 pm
  89. @hamzah.. untuk menemukannya bakat emang harus di stimulus dari luar..tapi klo dah dpt harusnya gak ngaruh apa yg diluar sana..tentunya niat yang kuat untuk mngembangkan potensi itu yg harus dipupuk..mungkin kamu sdg demen yang lain..gpp U msh SMA explore semuanya, siapa tahu ada mutiara lain di kamu yg blum ktemu..usaha dan motivasi yang kuat akan mengantarmu kpd kesuksesan…apapun bidangnya..

    Posted by 3setiyanto | Desember 3, 2011, 1:48 am
  90. Mas…. dulu waktu kelas two ane like banget ama biologi! tpi di klas 3 agak kurang demen simkuring di biologi!!!
    pertanyaannya “Apakah bakat bisa di ubah oleh faktor tertentu?”

    Posted by Hamzah sayyid As Suhada | Desember 2, 2011, 8:01 pm
  91. buat bro Herman… jangan galow gitu..emang nya apa bakat harus menonjol biar sukses..gak lah. Anda coba tekuni satu macam saja misalnya atau jalanin aja yg memberikan peluang (finansial di kemudian hari) jangan egois dong ortu kamu kan juga ngarepin sesuatu dari kamu..coba kuliah dipaksain amp lulus..latihan ketabahan sedikit kenapa.. hayo pasti bisa, kamu dah sadar berarti kunci dah kamu pegang, tinggal buka pintu dan masuk..dah aku tunggu di dalam. semoga suksess..

    Posted by 3setiyanto | November 23, 2011, 10:24 pm
  92. Mas gw lagi bingung nih sama bakat apa sih yg ada dalam diri gw, gw sekarang umur 21 tahun udah dua kali gagal kuliah. Gw sudah coba semua jenis2 bakat; entah bakat entertain,bakat sport,bakat menulis,bakat turnamen game,dll dan semua nya tidak cocok sama gw bahkan bakat intelektual sepertinya tidak cocok sama gw fyi gw sempat kuliah di ptn jurusan akuntansi sama pts jurusan manajemen. Jujur tidak ada yg buat gw merasakan feel yg berbeda sehingga dari sini gw mulai bertanya “Apakah gw terlahir sebagai sampah tanpa bakat?”, pertanyaan saya “Adakah Manusia yg terlahir tanpa bakat/talent?” Trims

    Posted by Herman | November 23, 2011, 3:17 pm
  93. thanks,bermanfaat banget:D

    Posted by Dessy Farentya | November 20, 2011, 6:04 pm
  94. kumpulan artikel yang muaaantab… ^_^

    Posted by Khoirul says | November 18, 2011, 8:06 am
  95. @tedi, betul sekali.. brgembiralah jika telah menemukan..tiggal melatih, mengasah agar lebih tajam, kuat, dan bermanfaat, kedua juga betul.. anda bisa multi talenta katanya.. tetapi biasanya yang sukses adalah yang fokus..ups..ini hanya pendapat saya sebagai orang tua. Sukses selalu buat Tedi.

    Posted by 3setiyanto | November 12, 2011, 4:22 am
  96. Sangat bagus gan artikelnya..

    klo boleh tw, apa semua yg kita sukai dan rileks saat mengerjakannya itu adalah bakat kita ?
    apakah bakat bisa lebih dari satu ?

    Posted by Tedi Yunus | November 11, 2011, 1:48 pm
  97. makasih sdh di kasih tau mas

    Posted by rezki amaliah | Oktober 26, 2011, 8:37 pm
  98. @mbak sabar.. eh laila..insyaalloh saya bisa nulis atau kopas.. yang pnting info ter update

    Posted by 3setiyanto | Oktober 10, 2011, 5:01 pm
  99. hemmmmmmmmm

    Posted by Sabaratul Laila | Oktober 7, 2011, 4:58 pm
  100. DI TUNGGU ARTIKEL BERIKUTNYA…………!!!!!!!!!!!

    Posted by Sabaratul Laila | Oktober 7, 2011, 4:57 pm
  101. good….., i like it.!!!!!!!!

    Posted by sabaratullaila | Oktober 7, 2011, 4:08 pm
  102. terima kasih atas artikelnya, sangat membantu sekali bgi saya untuk mngetahui bakat saya

    Posted by reki | September 20, 2011, 5:13 pm
  103. nice info gan…thank.

    Posted by Fan-fan | September 12, 2011, 7:19 am
  104. sae sanget infone mas…

    Posted by eswe | September 4, 2011, 4:33 pm
  105. wah maturnuwun, mantap!!!

    Posted by symplyer | Agustus 24, 2011, 8:32 pm
  106. @bro symplyer..faidza azzamtu fatawaqal alllah, walaaqoula walaaquuwata illabillah. Jika kau telah ber azzam (keinginan yang kuat) maka jangan hiraukan penghalang dengan selalu tawakal kepada Allah..insyaalloh anda sukses. maha benar janjiNya.

    Posted by abuhakeem | Agustus 18, 2011, 8:23 pm
  107. Mungkin ini sulit bagi ane, tapi semangat dah, ada kemauan pasti ada jalan :) walopun sulit :D

    Posted by symplyer | Agustus 18, 2011, 12:08 pm
  108. Terimakasih., Artikel yang bermanfaat

    Posted by khoenaifi | Agustus 16, 2011, 8:59 pm
  109. yoi mas bro………….tengkyu

    Posted by eneswe | Juli 26, 2011, 12:48 pm
  110. dik putri msh SMA yaa..sorry kirain dah kuliah. Selamat anda telah menentukan langkah, Doa kami untuk anda smoga sukses selalu..tetap optimis dan semangat jalan didepan begitu luas dan mnantang.

    Posted by 3setiyanto | Juli 1, 2011, 11:38 am
  111. makasih banyak mas,, ortu saya selalu memberi pengarahan tentang ipa dan ips,, semua emang ada plus minusnya,, tapi saya lebih ditkankan masuk ipa karna katanya pilihan kerjanya lebih banyak dibanding ips,, dan walaupun saya gak terlalu suka sama itung”an saya sekarang berusaha skuat tenaga mask ipa(bio) dan merubah pikiran saya,, yang penting saya hars senang dulu sama peljran ipa dan mencoba untuk meraih impian saya dengan terus berlatih,,doakn y ms,,hhe,,

    Posted by putri | Juli 1, 2011, 8:42 am
  112. @mb’ Putri:Nilai raport bisa jadi cerminan tapi juga kadang kebetulan..Kalau Pilih Ipa tp anda tidak suka itung2an pilih kedokteran, farmasi, Biologi. Tetapi jika anda tidak suka itung2 an masuk ekonomi juga sulit berkembang karena jurusan ekonomi seharusnya diikuti orang yang matang perhitungannya..Kalau IPS yg gak ada itung2an yaa psikologi, komunikasi dsb.. Pilih yang realistis untuk berhasil, masalah bakat.. sangat mungkin dikembangkan ketika kuliah dan setelah itu yg penting jalani dng optimis semangat..kerja keras.. good luck.

    Posted by 3setya bukan psikolog | Juni 30, 2011, 11:54 am
  113. @mas bambang bukankah seharusnya anda sendiri yang lebih memahami potensi dan bakat anda dengan parameter uraian di artikel diatas, kalaupun ada bakat tapi tidak ada yang menonjol bukanlah masalah semua sukses karena latihan. Pilihlah jurusan yang kira2 ada kemungkinan berhasil atau juga kalau sulit yang pentng anda senang dan kemudian belajarlah bertanggung jawab terhadap pilihananda..istiqomah tidak pernah bosan, insyaalloh akan terbuka lebar jalan didepan anda…

    Posted by 3setiyantotri bukan psikolog | Juni 30, 2011, 11:47 am
  114. saya masih bingung harus mask jurusan ap ipa/ips biar gak salah pilih,, karena nilai ipa diraport lebih besar daripada ips ,, tapi sebenarnya saya gak terlalu suka itung”an,, mungkin nilai ipa saya lbih bsar karena stiap ada tugas yang susah selalu nanya k kka,, nah sekarang saya bingung ,,karena di ipa saya ska biologi,, tapi di ips saya ska ekonomi,, mhon sarannya,,,

    Posted by putri | Juni 30, 2011, 11:17 am
  115. saya sudah gagal kuliah sekali karena itu memang bukan bidang saya(masuk jurusan atas dasar tekanan orang tua) dan sekarang saya bingung harus masuk bidang apalagi,orang tua saya uda cape ngasih tau saya untuk kuliah sesuai keinginan saya sendiri,tapi saya sendiri tidak tahu potensi dan bakat saya dimana. bagaimana solusinya ya ??

    Posted by bambang | Juni 30, 2011, 8:00 am
  116. sangat inspiratif sekali mas,masukan untuk bahan pertimbangan

    Posted by ardi sugeng | Mei 30, 2011, 7:29 pm
  117. bagus sekali uraian di atas mengenai bagaimana cara mengetahui potensi bakat bagi diri kita dan anak anak..itu bisa menginspirasi dan memotivasi kita untuk tetap berusaha untuk menjadi pribadi yang sukses.

    Posted by Nisha | Mei 16, 2011, 9:21 am
  118. thank ma stiyanto buat artikelnya, saya jadi lebih tahu penjelasan bakat itu sendiri apa?

    Posted by agie | April 16, 2011, 6:14 pm
  119. @Tia, kuliah bukan tujuan hidup, atau satu-satunya jalan.. tapi salah satu jalan. bisa jadi potensi mu yang menonjol diluar bidang kuliah itu gak masalah.. selesaikan dulu kuliahmu nanggung sebentarlagi kelar, sy yakin banyak manfaat yang kamu dapat. sambil berusaha menemukan potensi sejatimu..tidak harus dibidang yang sama dengan kuliah seseorang kudu berhasil…you are just start walking in the real life.. banyak bidang2 lain menantang di depan mu. semoga sukses,

    /\

    Posted by bukanpsikolog | Maret 26, 2011, 7:20 pm
  120. wah….saya bingung nih…. saya kuliah udah hampir 5 thn. kmngkinan saya lu2s kul 5 setengah tahun. yg saya bingungkn,,saya merasa disini bukan bakat saya. banyak dari mata kuliah yang saya ambil lulus dengan nilai memuaskan. tp itu bukan murni nilai saya,,bahkan saya bisa di katakan tidak mengerti. apa saya harus pindah kuliah? tapi kalau pindah rasanya sudah tanggung banget. saya harus gmana ya? tolong kasih saran donk…. :-)

    Posted by tia | Maret 25, 2011, 6:29 pm
  121. Wow keren!!,,,,artikelnya sangat cocok dengan penasaranku selama ini.saya selalu mencari kemampuan apa sih yang menonjol pada diri saya.dan artikel anda bisa untuk di jadikan pembelajaran untuk lebih berani mengambil keputusan dari pengetahuan di atas.thx….

    Posted by ari mustofa | Maret 16, 2011, 9:12 am
  122. Thaks ya kk atas infonya! ! ! ! !

    Posted by Ebni_Match | Februari 23, 2011, 4:17 pm
  123. infonya mantap..bos …

    Posted by sandysastranegara | Februari 4, 2011, 2:14 pm
  124. oke,,, q seneng bacana,,,

    Posted by yustitia | November 27, 2010, 10:18 am
  125. walaikum salam wrwb,
    explore seluruh bakat anda dan cari dimana merasa enjoy dan tanpa kesulitan untuk melakukannya. Nah di situ usahakan ansa lebih fokus. Tapi kadang2 bakat berbeda dengan jalan sukses boleh jadi jalan kesuksesan anda diluar bakat dan minat anda. No problem it’s life.

    Posted by 353tiyanto | November 13, 2010, 2:52 am
  126. As Wr Wb :
    Saya masih mengamat-amati bakat minat potensi diri saya,karna itu mohon pencerahan mengenai talenta bakat dan minat seseorang agar mudah mencapai sasaran dan tujuan

    Wassalam :
    Suryadi sofyan

    Posted by suryadi sofyan | November 12, 2010, 6:34 pm
  127. sebelumnya saya ingin mengingatkan, Apakah pemilihan jurusan dulu saran orang tua, keinginan sendiri, atau karena ingin menyenangkan kepada orang tua. Saya kira bakat bisa berbeda dengan jurusan kuliah. Coba gali bakatmu yang lain dan tekuni sebagai Hobi/ kegiatan extra. Sedang fokuskan kuliahmu agar cepat selesai shg ortu juga gembira dan kemudian km bisa konsen ke hobimu, moga2 sukses (sori bukan psikolog nih)

    Posted by Tri Setiyanto | Oktober 11, 2010, 7:54 pm
  128. Aq msh bingung,apa bkat aq . .
    Wktu di sma ,aq hmpr slalu mndptkan rngking 3 bsar, .
    Aq lbh cpt menangkap n mdh mncerna pljran yg berbau pnjlasan, tulisan, ato pun pnguraian. .drpd pljrn yg soal itung2an. .
    Dan aq pun sring mndptkan nilai trtinggi di kelas ,paling srg dpt nilai bgus di pljran yg berbau hafalan,tp pljrn itungan jg sring.. .
    Skrg,aq mlnjutkan kuliah jrusan tknik elektro, n ini pljran nya itung2an smua n menckup pljran pokok fisika. .
    Tp, koq aq mrs sulit utk mencerna pljran ini, aq jd blum bs mndpt kan kpuasan yg sprt dlu aq rzakan. .
    Apakah aq yg slah ambil jrusan ato aq yg mmg krg brbkt di bdang itu, tp ayah ku seorang pegawai di bidang kelistrikan jg.,apkah ada hub nya,bkat yg di trunkan dr ayah ku. .
    Atao krn aq yg krg mlatih diri n brusaha smaksimal mgkn ? , .tlong bgamn pndpt nya. .

    Posted by Ria | Oktober 11, 2010, 6:27 pm
  129. @eritra zahra. Eman dong kalau gak di latih and di kembangin sedang kita tahu bakat kita, siapa tau bisa sukses di situ.. selagi ,muda exsplore semua potensi dirimu..dengan berlatih dan berusaha. (sory omongan orang tua)

    Posted by setyatri | September 19, 2010, 10:21 pm
  130. kalau kita sudah tau bakat kita tapi tidak mau melatihnya tuh bakat bisa ilang g?……………….

    Posted by eritra zahra | September 17, 2010, 11:53 am
  131. Assalamu’alaikum,,
    kalau boleh ikut berkomentar, artikelnya bagus. tetapi apabila ditambahkan lebih banyak lagi dengan cotoh kesukaan/hobi dan kaitannya dengan potensi di masa depan menjadi seorang apa, sepertinya akan lebih bagus lagi.
    Wassalamu’alaikum.

    Posted by Saepul | Agustus 23, 2010, 2:41 pm
  132. Thx bgt infonya.. info yg sgt bgs, sgt membantu

    Posted by Uniqua | Agustus 9, 2010, 12:15 pm
  133. Jd mkin yakin dgn bkat dri sndiri,
    makasih ya…… :)

    Posted by Andy | Juni 8, 2010, 12:58 pm
  134. matur suwun, artikelnya oke banget.

    Posted by O'poel | Mei 5, 2010, 10:39 pm
  135. wahh….cukup puas aku mmbacanya..,.

    Posted by dwi pandoyo | April 28, 2010, 3:24 pm
  136. bagus artikelnya. makasih mas.
    bakat jika dicari susah ketemunya, tanpa kita sadari sebenarnya bakat itu muncul, saat kita terjebak pada suatu sikon dimana kita dipaksa, saat kita dapat keluar dari sikon tersebut, rasa puas dan bangga sering menyelimuti.

    keep spirit dan terus upload artikel yang bagus…

    Posted by tukangledeng | Januari 31, 2010, 6:49 pm
  137. Siiip bgt nih!!thx,,

    Posted by Eva Mafiara | Januari 22, 2010, 5:34 pm
  138. wah.. bisa dijadikan referensi nih….

    Posted by ijal | Juli 18, 2009, 7:21 am
  139. mantab…. info yg menarik..

    Posted by Donie | Juli 9, 2009, 5:22 pm
  140. info yang bagus…trim’s

    Posted by sistem informasi sekolah terpadu | Juli 7, 2009, 6:21 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: MENGETAHUI BAKAT DAN POTENSI DIRI « infobakat - Januari 26, 2012

  2. Ping-balik: MENGETAHUI BAKAT DAN POTENSI DIRI « henkosite - Januari 22, 2011

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: