Orang yang terbiasa menghitung2 selalu rgu dalam melangkah, banyak sekali yang di pikirkan seblum melakukan hal yang baru. walaupun menjajikan segudang harapan dan seonggok emas toh tetap tak mmbuat hati langsung terbuka menerima, karena dibalik onggokan mas dan gudang harapan juga ada bayang2 kegagalan.
Tetapi kapan laakan prnah merasakan..kalau tidak pernah mencoba.. toh kalau gagal bukan lah kehancurn total..semua bisa diperbaiki..
jika gagal adalah ongkos belajar.. bukankah biaya pendidikan mahal???
kenapa tidak mulai..start dari yang palng gampang..
faidza azamtu fatawakal alalloh… wa qul..laaqoula walaa wuquwata illa billahi aliyil adzim.. wallohua’lam bishowab
Diskusi
Belum ada komentar.