Mengungkap Kematian Kartosoewirjo
Kartosoewirjo Ditembak Mati & Dikubur di Pulau Ubi, Bukan di Onrust

Jakarta Di mana Kartosoewirjo ditembak mati? Di mana jasadnya dimakamkan? Teka teki dan pertanyaan itu kini terjawab. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, pemimpin DI/TI yang memproklamirkan berdirinya NII pada akhir 1950-an lalu, dikuburkan tak jauh dari Jakarta.
Seperti terungkap dalam buku Fadli Zon ‘Hari Terakhir Kartosoewirjo’ yang akan diluncurkan pada Rabu (5/9/2012) pukul 10.00 WIB di TIM, Cikini, Jakarta Pusat, terpapar bahwa usai dieksekusi, Kartosoewirjo langsung dikuburkan di lokasi.
Lewat 81 foto proses eksekusi Kartosowirjo yang didapatkan Fadli, terdapat keterangan di foto itu, Kartosoewirjo dikuburkan di Pulau Ubi di kawasan Pulau Seribu.
Selama ini lokasi eksekusi Kartosoewirjo simpang siur, mulai dari dikuburkan di Garut, di Pulau Onrust, hingga dilepas kembali oleh TNI. Kartosoewirjo ditangkap pada Juni 1962 di kawasan di kawasan Gunung Sangkar dan Gunung Geber.
Kartosoewirjo tercatat sebagai pemberontak yang ingin mendirikan NII. Dia pun mengkoordinir laskar Hizbullah yang banyak mendapat basis dukungan di Garut, Tasikmalaya, dan Sumedang.
“Foto itu bercerita, lokasi eksekusi Kartosoewirjo berada di Pulau Ubi di gugusan Kepulauan Seribu, bukan di pulau-pulau lain,” jelas Fadli dalam buku tersebut.
Menurut Fadli yang juga pengajar Ilmu Budaya UI ini, Pulau Ubi berada sekitar 3 Kilometer di sekitar utara Pulau Onrust. “Di Pulau Ubi, Kartosoewirjo ditembak mati oleh sekelompok regu tembak dan diakhiri komandan regu tembak. Di Pulau Ubi pula, jasad Kartosoewirjo disalatkan dan dimakamkan. Makamnya itu ditandai oleh sebuah pohon,” tutur Fadli.
Misteri Eksekusi Mati Pemimpin NII Kartosoewirjo Terungkap

Jakarta Misteri teka-teki tewasnya Pemimpin DI/TII Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo yang memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) terungkap. Selama ini, hampir 50 tahun informasi seputar Kartosoewirjo tertutup. Bagaimana dia dieksekusi dan di mana dia dikuburkan selalu menjadi pertanyaan.
Informasi di berbagai literatur menyebutkan bahwa Kartosoewirjo ditangkap Batalion Kujang II Siliwangi pada 4 Juni 1962 di kawasan Gunung Sangkar dan Gunung Geber.
Tapi kini, dalam 81 foto yang termuat dalam buku yang dirilis Fadli Zon, berjudul ‘Hari Terakhir Kartosoewirjo’ terungkap detik-detik menjelang eksekusi, yang disebut TNI sebagai pemberontak.
Buku itu akan diluncurkan Fadli Zon pagi ini, Rabu (5/9/2012) pukul 10.00 WIB di Galeri Cipta, TIM, Cikini, Jakpus. Dalam peluncuran buku itu akan hadir sejumlah tokoh dan sejarawan, serta keluarga Kartosoewirjo.
Dalam buku setebal 90 halaman dengan sampul hijau itu Fadli menuturkan bagaimana dia mendapatkan foto-foto eksekusi mati Kartosoewirjo yang bercita-cita mendirikan negara Islam di Indonesia. Dalam buku itu terpampang proses eksekusi Kartosoewirjo.
“Buku ini ditulis dengan tujuan utama mengangkat sebuah fakta sejarah penting dalam perjalanan hidup Sekarmadji Maridjan Kartosowirjo. Inilah detik-detik akhir kehidupan Kartosoewirjo yang dieksekusi mati pada 12 September 1962,” jelas Fadli dalam bukunya.
Berbagai macam buku soal Kartosoewirjo, yang pernah dianggap Imam Mahdi dan satria piningit oleh pengikutnya begitu banyak. Tapi tidak seperti buku yang diluncurkan Fadli, yang jelas berbicara lewat gambar.
“Tepatnya 7 Agustus 2010 saya mendapatkan koleksi foto-foto tersebut. Setelah saya selesai acara Java Auction (lelang benda-benda filateli dan numismatik) di Hotel Redtop, ada seorang kolektor yang menawarkan koleksi foto Kartosoewirjo. Koleksi foto ini adalah artefak sejarah yang penting,” tulis Fadli.
Tapi Fadli mengaku tidak tahu asal muasal foto ini. Dia hanya menyebut foto proses eksekusi Kartosoewirjo ini belum pernah dipublikasikan dan satu-satunya di dunia.
Kartosoewirjo merupakan pemimpin besar NII. Dia memproklamirkan berdirinya NII, pada akhir 1950-an. Hingga kemudian pada 1962, melalui operasi pagar betis TNI, Kartosoewirjo yang melakukan perlawanan di kawasan Garut dibekuk.
(ndr/mad)
Mengungkap Kematian Kartosoewirjo
3 Permintaan Kartosoewirjo yang Ditolak Mahkamah Darurat Perang

Jakarta Sebelum ditembak mati, pemimpin DI/TI Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memohon empat permintaan. Dari empat permintaan, hanya satu yang dikabulkan Ketua Mahkamah Darurat Perang kala itu.
Putra bungsu Kartosoewirjo, Sarjono Kartosoewirjo mengungkap empat permintaan ayahnya. “Ada empat permintaan bapak saya sebelum eksekusi setelah grasi ditolak Presiden Soekarno,” kata Sarjono dalam peluncuran dan bedah buku ‘Hari Terakhir Kartosoewirjo’ di Taman Ismail Marzuki, Jakpus, Rabu (5/9/2012).
Kartosoewirjo dalam permintaan pertamanya menginginkan bertemu dengan perwira-perwira terdekat. “Tapi kemudian ditolak,” kata Sarjono. Kedua, Kartosoewirjo minta eksekusinya disaksikan oleh perwakilan keluarga. Namun permintaan ini juga ditolak dengan alasan bertentangan dengan budaya.
Permintaan ketiga, Kartosoewirjo yang memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) ini meminta jasadnya dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan di pemakaman keluarga. “Tapi ditolak,” sebut Sarjono.
Ketua Mahkamah Darurat Perang saat itu hanya mengabulkan permintaan keempat Kartosoewirjo yakni bertemu dengan keluarga sebelum ditembak mati di Pulau Ubi di kawasan Pulau Seribu. “Ini yang dibolehkan,” sebut Sarjono yang masih berusia 5 tahun ketika eksekusi ayahnya dilakukan.
Sarjono secara khusus berterima kasih atas kumpulan 81 foto yang menggambarkan detik-detik eksekusi Kartosoewirjo. “Sesuatu yang tidak pernah terbayangkan akan keluar fakta sejarah dengan dukungan foto yang sulit terbantahkan,” ujarnya.
Foto-foto yang berhasil dikumpulkan sejarawan Fadli Zon ini, kata Sarjono memaparkan fakta yang terjadi untuk meluruskan sejarah. “Karena isu-isu mode eksekusi, di sini kita lihat bapak saya manusia biasa, tembus peluru. Eksekusi dengan perlakuan standar,” kata dia.
Mengungkap Kematian Kartosoewirjo
Salat Taubat Kartosoewirjo Sebelum Hadapi Regu Tembak di Pulau Ubi

Jakarta Makan bersama keluarga dan pesan terakhir diberikan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo. Pria kelahiran Cepu, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai pemimpin DI/TII ini bersiap menghadapi regu tembak dari TNI. Sebelum diangkut kapal menuju Pulau Ubi di gugusan Kepulauan Seribu, dia melakukan salat taubat.
“Setelah bertemu keluarga, dalam foto tersebut Kartosoewirjo kemudian melakukan salat taubat, mengenakan pakaian putih hitam,” tulis Fadli Zon dalam bukunya ‘Hari Terakhir Kartosoewirjo’ yang dikutip detikcom, Rabu (5/9/2012).
Kartosoewirjo ditangkap pada 4 Juni 1962 di Garut, setelah berbulan-bulan dikepung lewat operasi pagar betis yang dilakukan Divisi Siliwangi. Eksekusi dilakukan pada 12 September 1962, setelah oditur militer mengetuk palu hukuman mati bagi Kartosoewirjo yang dituding makar.
Fadli menuliskan, saat ditangkap, kondisi kesehatan Kartosoewirjo sangat buruk sekali. Tubuh Kartosoewirjo diserang berbagai penyakit, seperti kurang darah, kurang makan, dan bengkak di lambung.
“Setelah salat taubat, kemudian tangan Kartosoewirjo diborgol petugas dan dimasukkan ke dalam sela, tempat di mana ia menunggu untuk dibawa dengan kapal ke Pulau Ubi,” tulis Fadli yang juga pengajar Sejarah di UI ini.
Fadli Zon melalui 81 foto proses eksekusi Kartosoewirjo, juga bertutur soal sikap pria yang memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) itu. Sesaat menjelang eksekusi, Kartosoewirjo yang dianggap anak buahnya sebagai satria piningit ini tampak tenang dan ikhlas.
“Kelihatan ia sudah pasrah dengan takdirnya,” tulis Fadli. Saat dieksekusi Kartosoewirjo berusia 57 tahun.
(ndr/nrl)
fuck yours god {soekarno RI} SYSTEM OF BRAHALA INDONESIAN LOGOS FROM YAHUDI & KOMUNISME
FOLLOW @aviandd
I LOVE ALLAH
I LOVE ROSUL
I LOVE JIHAD
jihad is my life no system man {fucking SYSTEM BERHALA}
Posted by Aviand Joe Amstrong (@Aviandd) | Mei 2, 2013, 11:44 pmpewaris para rosul smpai akhir hayat tdk akan putus,….. dan allah lebih tau mana yag hak !
teman pertahanknlah islam yg skarang ini sperti singa yg sedang tertidur,…. lihatlah seperti apa kebangkitannya….
Posted by abdul aziz | April 18, 2013, 10:28 amklo kita muslim tak sepatutnya kita menolak syariat.tp kbanyakan malah tkut, ragu, n curiga sma hukum agamanya sndri?pdhl populasi pling bnyk sdunia.
Posted by penghibur | April 14, 2013, 3:04 pmAllahu akbar,,,,,perjuangan belum berakhir,saya yakin imam kartoswirjo syahid,dan saya atas nama islam akan melanjutkan perjuangan beliau dalam membentuk negara islam indonesia,dan sekarang pemerintah indonesia adalah thoghut “iman,islam,jihad” dan “hidup mulia atau mati syahid” menjadi semangat saya!
Posted by enzy ginsha mahardhika | April 1, 2013, 4:33 pmIMAM KARTO SOEWIRYO? Haji?! Bukan. Ulama?! Bukan. Kiyai?! Bukan. Habis, apa dong?! Kan sempat bikin pemberontakan atas nama Islam. Telah jatuh korban darah dan jiwa muslimin yg ebitu bsnyak. Lalu apa basilnya? Nol besar.
Posted by haji ali | Maret 13, 2013, 2:51 pmsemoga allah meridloi perjuangan dan segala niat baik masing masing pihak hanya allah lah yang tau,apapun yang terjadi di dunia ini adalah bentuk dari sekenario allah agar manusia berfikir
Posted by mohamad | Maret 10, 2013, 12:39 pmNegara ini adalah negara BHINNEKA TUNGGAL IKA !!! Yang mau menjadikan negara ini negara ISLAM dialah orang2 yang picik…tahunya NERAKA belaka. Belajar dulu…arti AGAMA yang dicampur adukkan dengan POLITIK niscaya akan AMBURADUL !!! Pakai ‘OTAK WARAS’ Agama itu Suci…jangan dicampur dengan Politik yang Busuk. Tahulah engkau…yang bepikiran PICIK…tentang arti SURGA yang mengajarkan KESUCIAN belaka…
Saya percaya orang2 yang FANATIKLAH yang telah teken kontrak di NERAKA ( dialah yang berpikiran ingin mencampur adukkan AGAMA dengan POLITIK ). TOLONG !!! INGAT !!! ALLAH tidak pernah mengajarkan “engkau memuja AKU harus dengan melalui satu agama…yaitu agama islam”. Saya kira di Alquran sendiri tidak mungkin ada !!! RENUNGKAN…TOLONG RENUNGKAN KEMBALI
Posted by TRIONO | Februari 20, 2013, 10:36 pmapakah kamu akan berpaling kebelakang(mundur) apabila rosululloh meninggal?yang mati cuma jasad mereka, tapi ajarannya akan terus diperjuangkan pengikutnya. Ya Alloh berilah kami kekuatan iman dan kesabaran dalam memperjuangkan ajaran-Mu
Posted by nur | Desember 27, 2012, 9:17 pm@ likhuns:
Bedah buku “HARI TERAKHIR KARTOSOEWIRJO: 81 FOTO EKSEKUSI IMAM DI/TII”
hari/tanggal : kamis, 20 Desember 2012
pukul : 14.00-17.00
tempat : Audit gdg 9, FIB UI, Universitas Indonesia
pembicara : 1. Fadli Zon (Penulis Buku HTK)
2. Sardjono Kartosoewiryo (Anak Kartosoewiryo),
3. Bondan Kanumayoso (Sejarawan UI)
info : @ilunifibui
http://ilunifibui.com
Terbuka untuk umum. Gratis.
Posted by likhuns | Desember 14, 2012, 8:19 pmSemua Perlu Perjuangan,kalau di Kata salah…yang mana yang Benar ?,Muhammad Rosululloh di Katakan Salah ketika Rezim Di Daratan Arab menyatakan Bahwa Muhammad SAW.itu Makar..dan Ber-Hizrah ke Madinah,lalu membangun Kekuatan dengan Waktu yang Sempit dan Menang..menaklukan REZIM Yang Menyatakan MAKAR Pada Zaman itu..dan begitupun yang ini..
Posted by Asep.Muhammad.Rizal | November 24, 2012, 5:41 amaku pemujamu aku mendoakanmu yaa imamu muslim ……sampai qiyamat pun aku memujamu ….karna kau muzahid sejati,,,ku yakin maaliki yaumudiinii akan terjadi,,,silahkan teliti arti yg secra hakikatnya.
Posted by munawir soleh | November 23, 2012, 7:45 pmsaya rasa para pengikut pak kartosuwiryo masih banyak yg hidup walaupun mungkin usia nya sudah tua, tdk ada salah nya kl beliau2 ini di tanyai sebagai narasumber bgimana kisah pak karto sebenarnya.dan dr beliau2 inilah akan ter ungkap sejarah pak kartosuwiryo. Ya setidak nya sejarah ini tdk menyimpak terlalu jauh seperti apa yg kita lihat d buku2 pelajaran sekolah tentang SEKARMAJI KARTOSUWIRYO. Kesempurnaan hanyalah milik ALLOH SWT.
Posted by ceceng johan | November 12, 2012, 1:15 pmsaya berpendapat lain mengenai hal ini :
jenderal sudirman adalah seorang yang genius dan piawai dalam mengatur strategi, dan pasti beliau sudah memikirkan plan B apabila persetujuan Renville terlaksana dan pastinya akan membuat wilayah kita semakin habis dan terbuktilah hal tersebut kemudian,
pleh karena itu tentulah beliau membuat suatu skenario pengamanan yang saat itu masih bersifat top secret dengan menempatkan “orangnya” di dalam kawasan musuh yang kerennya di sebut ” Behind enemy lines”
nah setelah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan lasykar terkait maka SM Karto Suwiryo dengan ridho menerima tugas berat tersebut dengan rela hati dan ikhlas, dan siap menjadi badguy karena bersifat “secret”
maka perjuangan demi negara Indonesia tercinta dan pengorbanan tersebut dilakukan oleh kartosuwiryo dan pasukannya dengan cap pemberontak dijidatnya, tapi ikhlas diterimanya,, karena dia tahu apa yang dilakukannya dan Tuhan akan membalas jasanya.
salam sejahtera dan salam hormat buatmu karto suwiryo, maafkan jika diantara kami ada yg tidak mengetahui apa yang engkau lakukan….
insya alloh kita bertemu di alam lain yang penuh kebahagiaan,
al fatihah – kuhadiahkan
Posted by dossel | November 10, 2012, 8:16 amBangsa indonesia adalah bangsa yang besar penuh sejarah,dan budaya…banyak suku bangsa juga… masa lalu adalah sebagai pondasi agar bangsa ini kuat berdiri dan kokoh…jangan pernah bertanya apa yang negara kasih buat kita ..tapi bartanyalah apa yang sudah kita kasih kepada negara kita ini..wahai para pemuda pemudi seluruh tanah air..eratkan barisan kuatkan kuda kuda agar negara kita menjadi negara tangguh dan di segani lawan..buatlah tersenyum ibu pertiwi..buatlah garuda mengepakkan sayapnya dan terbang tinggi..untuk menjaga kedaulatan NKRI..dan kibarkanlah merah putih di ujung tiang tertinggi…
Posted by prabu kawilarang | November 5, 2012, 12:11 pmanehnya bangsa ini!!!!…… semua orang yang berjuang di jalan ALLAH SWT..pasti langsung di eksekusi tanpa bisa membela diri.tapi orang-orang PKI yang sudah jelas di vonis mati nyata-nyatanya????????……….masih pada hidup dan di bebaskan saat era reformasi..(sejarah di tulis oleh pemenang)
Posted by barikade sandals | Oktober 29, 2012, 11:46 pmkelak semua fakta sejarah akan terungkap, buku2 pendidikan sejarah perlu revisi. mdh2an apa yg telah dibengkokkan pemerintahan orde lama & orde baru dpt diluruskan. aamiin.
Posted by Agustina Adam Yunus | Oktober 15, 2012, 8:53 pmsesungguhnya alloh maha mengetahui yang benar maupun salah.
ketika sahabat atauapun orang tua ( Pak Karto Suwiryo ) kita sudah ditiada, tapi saya bangga beliau pernah dan berani memploklamirkan ajaran islam ditanah indonesia,
dan percaya akan adanya hari dimana umat akan menyadari bahwa perjuangannya benar benar diperlukan di akhirat nanti.
Posted by heri | Oktober 4, 2012, 11:21 amPemerintah Indonesia saat itu sdh melakukan hal yg TEPAT. klo seandainya Indonesia mjd negara islam sepenuhnya, maka ke bobrokan, diskriminasi, dan keterbelakangan akan tjd. hidup pemerintah indonesia !!!! ^^,
Posted by anti islam | September 25, 2012, 2:40 pmSip
Posted by Putut w | September 21, 2012, 10:36 amAllohuakbar… Allohuakbar… Allohuakbar…
Posted by zedag | September 19, 2012, 7:55 pmkapan ya…bukti sejarah akan segera terkuak kebiyadaban SOEHARTO dalam pengambil alihan kekuasaan dari orde lama dengan mengriminalisasikan PKI.
Posted by ekal | September 16, 2012, 10:45 pmini merupakan titik awal kebobrokan sebuah negara
Posted by oglex | September 16, 2012, 12:32 amsekarang dua-duannya dudah meninggal (Soekarno dan Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo) manakah yg paling mulia di sisi Allah
وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَالرَّسُولَ فَأُوْلَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاء وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا
“Mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. Al Nisaa: 69)
Al-Qurtubi dalam at-Tadzkirah mengenai hadis kematian dari syeikhnya mengatakan: “Kematian bukanlah ketiadaan yang murni, namun kematian merupakan perpindahan dari satu keadaan kepada keadaan lain. Hal ini menunjukkan bahwa para syuhada (orang yang mati syahid) setelah kematian mereka, mereka hidup dengan diberikan rejeki, dalam keadaan gembira dan suka cita. Hal ini merupakan sifat orang-orang yang hidup di dunia. Jika sifat kehidupan di dunia ini saja diberikan kepada para syuhada (orang yang mati syahid), tentu para nabi lebih berhak untuk menerimanya.”
Imamul Haramairi dalam kitab an-Nihayah, dan ar-Rafi’i dalam kitab as-Syarah diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda “Aku dimuliakan oleh Tuhanku dari ditinggalkannya aku dikubur selama tiga hari.” Imam al-Haramain menambahkan, diriwayatkan lebih dari dua hari. Abui Hasan bin ar-Raghwati al-Hanbali mencantumkan dalam sebagian kitab-kitabnya: “Sesungguhnya Allah tidak meninggalkan seorang nabi pun di dalam kuburnya lebih dari setengah hari.” Al-Imam Badruddin bin as-Shahib dalam Tadzkirahnya membahas dalam satu bab tentang hidupnya Nabi saw setelah memasuki alam bnrzokh. Ia mengambil dalil penjelasan Pemilik syari’at (Allah) dari firmanNya: “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah, itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rejeki,” (QS. Ali ‘Imran: 169).
Posted by Panglima Kumbang | September 13, 2012, 12:30 pmhttp://suciptoardi.wordpress.com/2012/09/07/buku-hari-terakhir-kartosuwiryo-potensi-penulisan-sejarah-gaya-baru-di-indonesia/
Posted by suciptoardi | September 12, 2012, 11:16 amSekarang telah terbukti !! Bila fondasi dibangun dengan penghianatan dan penipuan sehingga bangunan tersebut akan menjadi bagunan bobrok lihatlah sekarang penghianatan,koruptur,tokoh~tokoh politik kita kini hidup dengan miskin atau ,fakir akan kobaran api semangat dan arti perjuangan yang sesungguhnya maka menangislah sang GARUDA melihat para penghianat hidup semakin menjamur demi mengejar upah dari Boss2 liberlis dan sekuler kini di + baru lg yang bernama neolip.merekalah yang merupakan musuh bebuyutan pembantai jutaan jiwa para pejuang pendahulu-pendahulu ratusan tahun sampai saat ini ? Dosa dan kebodohan siapa dan siapa ini ??
Posted by Ali HG Asegaff | September 10, 2012, 12:16 pmmana tuh tanggapan mabes TNI.
Posted by nanung | September 10, 2012, 6:36 am“someone says….the past is history,present is story,tomorrow never know………..biarlah segala sesi kehidupan berlaku sperti adanya………………bijaklah………………..
Posted by bapaknya mayo | September 8, 2012, 8:52 pmbangsa yang tersesat jalan
Posted by daud | September 8, 2012, 1:36 pmsejarahlah yg akan membuktikan bahwa SMK yang benar dan siapa juga kafir munafik
Posted by daud | September 8, 2012, 1:35 pms yakin jika fakta sejarah NII diungkap sejarah jujur, apa adanya, independen. s yakin masyarakat akan berpihak kepada Negara Islam Indonesia. s yakin masyarakat sekarang sudah muak dengan kepalsuan, rekayasa, intimidasi, korupsi, politik opotunis.
” Ketidakjujuran tidak akan mendatangkan keberkahan”.
Sejarah yang tidak jujur juga tidak akan mendatangkan keberkahan. Sebuah NEGARA yang dibangun hasil dari rekayasa, kepalsuan, ketidak jujuran tidak akan membawa keberkahan bagi rakyatnya. Faktanya kemiskinan, kesemerawutan, kerusakan moral, korupsi, biaya sekolah mahal, pengadilan yang mudah disogok, partai berebut kekuasaan, Century, ambalat, Bulog get dan alinnya semuanya tidak tuntas….ini menandakan suasana hidup yang TIDAK BERKAH.
Apakah harus diam jika anak cucu kita hidup terus menerus seperti ini ????
Posted by Zibran | September 8, 2012, 11:26 amNII Bukan Separatis. Fakta sejarah NII adalah sebuah negara berdaulat secara politik pada waktu itu. coba teliti kronologis sejarahnya bung! Justru Republik Indonesia yang saat itu dikendalikan agen-agen komunis Telah Memperkosa, Mencaplok wilayah kedaulatan Negara Islam Indonesia.
Posted by zony | September 8, 2012, 11:04 amDarah daulah Islamiyah tetap akan mengalir dalam tubuhku.. dan perjuananmu tidak akan pernah sia-sia meski para munafikin telah berkhianat dengan memutarbalikkan fakta, perjuanganmu tetap suci Imam.
Posted by Mujagid Indonesia | September 8, 2012, 9:48 amgambar 1 seperti ditembak di kepala, ada lagi gambar yang akan ditembak oleh regu tembak, bingung ane gan
Posted by poksay | September 7, 2012, 8:16 pmKita semua belum mati, belum tahu siapa yang masuk neraka siapa yang masuk syurga, belum tahu siapa penafsirannya yang paling tepat terhadap ajaran Alquran yang begitu terang. Mungkin penafsiran Beliau lebih tepat terhadap perintah Alloh di kitabNya dari pada kebanyakan orang atau “ulama” jaman ini..yang jelas ilmu tidak sekedar dipahami tetapi Wajib diamalkan..Ayo belajar dan beramal..
Posted by triset | September 7, 2012, 1:35 pmSaya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa dulunya saya ini cuma seorang penjual es kuter kelilin tiap malam. pendapatannya tidak seberapa dan tidak pernah cukup dalam kebutuhan keluarga saya,,suatu hari saya dapat informasi dari teman bahwa AKI SANTOJOYO bisa memberikan angka tembus. akhirnya saya ikuti 4D nya yaitu (6272) dan alhamdulillah meman bener-bener terbukti tembus.saya sangat berterimakasih banyak kpd KI SANTOJOYO atas bantuan AKI saya sekaran sudah bisa mencukupi kebutuhan keluarga saya bahkan saya juga sudah buka usaha matrial dan istri saya buka butik pakaian muslim.!!! Jika anda mau buktikan silahkan hub AKI SANTOJOYO dinomor ; 085 211 599 919 atau klik blog aslinya di http://www.prediksitogeljitou.wordpress.com insya allah dijamin 100% tembus.
Posted by ASEP DI JAWA | September 7, 2012, 11:10 amADA SESUATU YANG SANGAT JANGGAL …..
KENAPA KEMATIAN ”DIA” HARUS DI SEMBUNYIKAN DARI PUBLIK ?
ADA SESUATU KETAKUTAN TNI PADA MASA ITU …..
SIAPA PEMIMPIN TERTINGGI TNI SELAIN SOEKARNO ?
NAH MONGGO DI LACAK LAGI KEBENARAN NYA
Posted by AnakMuda | September 7, 2012, 10:42 amfakta sejarah yang mesti diungkap, karena masih banyak sejarah yang kabur ditutupi oleh penguasa..
Posted by Gusti 'ajo' Ramli | September 7, 2012, 8:59 amTempat penembakan dan kuburan Sekarmaji Kartosuwiryo ini bagi saya tetap misterius
1. Pulau Ubi dikepulauan Seribu merupakan pulau kecil dan tidak berpenghuni, saat ini kedua pulau ubi tersebut sudah tidak ada lagi (terkena abrasi).
2. Di latar belakang photo pada saat eksekusi terlihat dikejauhan bangunan yang cukup besar, dan terlihat pulau di photo juga merupakan pulau yang besar, jadi tidak mungkin dilakukan di pulau Ubi.
3. Latar belakang bangunan di photo seperti bangunan penampungan haji di pulau Onrust
Saat ini di pulau Onrust terdapat makam yang sering di ziarahi, yang dipercaya sebagai kuburan dari Sekarmaji Kartosuwiryo
Saya kembalikan ke pembaca kebenaran sejarah ini, silahkan lihat beberapa literature mengenai pulau Ubi, pulau Onrust dst…
Posted by lambang | September 7, 2012, 8:19 amzaman skrang orang boleh mengemukakan pendapat secara bebas, dan tdk ada yg salah dg hal itu.tapi semua harus melalui proses demokrasi dan tanpa paksa dan intimidasi apalagi teror.Subhanallah….
Posted by khaira | September 6, 2012, 7:09 pmHmm.. Subhanallah, dari hasil temuan fakta ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa seolah-olah fakta sejarah tentang S.M. Kartosuwiryo dikaburkan oleh beberapa oknum tertentu dan untuk tujuan tertentu pula. Ada sebuah kronologi dan rahasia besar yg sengaja ditutup-tutupi. Semoga Allah berkehendak menguak semua kebenarannya…
Posted by Zacky | September 6, 2012, 6:37 pmYa Allah… ampuniah kami yang tidak mengetahui sejarah Negeri ini… penuh dengan perjuangan yang sangat kontroversi… hingga sekarang pun masih perlu berjuang lagi…
Posted by narwo | September 6, 2012, 6:16 pmSeparatis layak dihukum mati, walau berat secara kemanusiaan
Posted by rizal | September 6, 2012, 3:26 pmya alloh semoga keluarganya sabar dan tabah…
semoga beliau mendapat tempat di sisimu.. amien..
Posted by desdemona | September 6, 2012, 10:36 amgenerasi yang bijak adalah selalu ber positif thinking terhadap para pendahulu……. semoga arwah di terima disisi Allah, dan mendapatkan jalan yang lapang menuju surga. Amin, al fatihah
Posted by Angga Arrozy | September 6, 2012, 9:26 am“Ya Allah! Ampunilah kami, orang-orang Mukmin lelaki dan perempuan, orang-orang Islam lelaki dan perempuan. Satu-padukan hati mereka dengan kasih sayang. Perbaikilah segala urusan mereka dan bantulah mereka melawan musuh-musuh-Mu dan musuh-musuh mereka. Ya Allah! Laknatilah orang-orang kafir yang menghalang orang lain menuju ke jalan-Mu dan mereka yang mendustakan para Rasul-Mu dan mereka yang memerangi para kekasih-Mu. Ya Allah! Pecah-belahkan mereka, hancur leburkan kekuatan mereka dan turunkanlah bencana-Mu yang tidak dapat dielak oleh orang-orang yang berdosa.“
Posted by Hanif | September 5, 2012, 12:31 pm