//
you're reading...
macem - macem

SBY siap bertanggung jawab terhadap bailout bank century


Jadi kalaupun memang secara hukum dan pengadilan ada yang salah dari bailout bank century yang paling bersalah adalah SBY. Jadi semua ini atas perintah presiden, makanya bu Sri tenang2 aja.

berikut cuplikan dari detuik.com:
Kamis, 04/03/2010 22:51 WIB
SBY: Tanpa Ragu,, Penyelamatan Century Dapat Dipertanggungjawabkan
Luhur Hertanto – detikFinance

Foto: Setpres
Jakarta – Presiden SBY menyatakan, kebijakan penyelamatan Bank Century yang dilakukan pemerintah murni dilakukan untuk menyelamatkan negara dari ancaman krisis. SBY berani mempertanggungjawabkan hal tersebut.

“Atas kebijakan yang diperlukan untuk menyelamatkan tidak hanya Bank Century, namun penyelamatan sistem perbankan nasional, bahkan menyelamatkan perekonomian nasional dari krisis ekonomi global, saya tanpa ragu sedikitpun menegaskan bahwa kebijakan menyelamatkan Bank Century dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya dalam pidato di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (4/3/2010).

SBY mengatakan, sebagai pemimpin negara dirinya merasa berkewajiban menghindarkan perekonomian nasional dari krisis baru yang berbahaya, agar tidak lagi terjadi di tahun 1997–1998.

Dalam kesempatan tersebut, SBY meyakini pada akhir 2008 atau saat penyelamatan Century, krisis benar-benar terjadi.

“Untuk mencegah berulangnya pengalaman buruk lebih dari sepuluh tahun lalu itu, pada akhir Oktober 2008 saya telah memberikan arahan dan direktif untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis global sambil memelihara pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan kerja keras kita, kedua sasaran itu dapat kita
capai,” tandasnya.

Karena itu SBY berpendapat, penyelamatan Bank Century merupakan bagian dari upaya menyelamatkan perekonomian Indonesia dari krisis.

(dnl/dnl)

dan berikut dari Waspada on line:
Monday, 22 February 2010 23:05 PDF Print E-mail
Century, SBY harus tanggung jawab
Warta – Nasional & Politik
WAHYU HIDAYAT
WASPADA ONLINE

[(Vivanews.com)]

(Vivanews.com)
MEDAN – Guru Besar Hukum Tatanegara Universitas Bengkulu yang juga staf ahli Departemen Dalam Negeri, Juanda, menyatakan secara hukum ketatanegaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, tak bisa mengatakan tidak mengetahui persoalan Bank Century, yang merupakan bank gagal secara sistemik.

“Hal itu dikarenakan Presiden SBY merupakan kepala pemerintahan yang memiliki tanggungjawab moral terhadap kebijakan yang diambil para pembantunya (para menteri – red),” ucap Juanda, malam ini.

Menurutnya, sebagai kepala pemerintahan, yang menganut sistem presidensial, Presiden RI memiliki tanggung jawab moral terhadap apa telah dilakukan para menterinya. Dalam kasus Bank Century yang gagal berdampak sistemik, Juanda mengakui tidak gampang Presiden RI dijatuhkan dari kursi kepresidenan karena proses dan mekanisme dalam mengambil keputusan memberhentikan presiden sangat panjang, kemungkinan itu kecil.apalagi dalam Undang-undang Dasar 1945 presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen.

“Karenanya Presiden tak perlu takut diberhentikan atau dimakzulkan ditengah jalan,” ujar Juanda.

Dijelaskannya, Dewan Perwakilan Rakyat bisa memberhentikan Presiden jika telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya atau perbuatan tercela sebagaimana disyaratkan UUD 1945 pasal 7B. Pemberhentian itupun harus diusulkan dahulu kepada MPR dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa, mengadili dan memutuskan pendapat DPR, Presiden melakukan pelanggaran hukum.

Pengajuan permintaan DPR kepada MK hanya dapat dilakukan dengan dukungan sekurang -kurangnya 2/3 dari jumlah anggota DPR yang hadir dalam sidang paripurna. Syarat usulan permintaan terpenuhi maka MK wajib memeriksa, mengadili, dan memuruskan dengan seadil -adilnya terhadap pendapat DPR tersebut paling lama 90 hari setelah permintaan DPR diterima MK.

Jika terbukti melakukan pelanggaran hukum selanjutnya, DPR menyelenggarakan sidang paripurna untuk meneruskan usulan pemberhentian presiden atau wakil presiden kepada MPR. Dan selanjutkna MPR wajib menyelenggarakan sidang atas usulan DPR paling lambat 35 hari sejak MPR menerima usulan DPR. “MPR dalam memutuskan atas usulan tersebut harus diambil dalam rapat paripurna MPR yang dihadiri sekurang – kurangnya 3/4 dari jumlah anggota MPR dan disetujui 2/3 dari jumlah anggota yan hadir. Jadi tak mudah menjatuhkan presiden,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Juanda Bank Century sejak berdirinya sudah tidak sehat namun BI sebagai bank central yang posisinya sangat kuat dalam sistem hukum ketatanegaraan, ternyata BI tidak menjalankan fungsi dan kewenangannya. Kalau tidaksehat seharusnya bank tersebut dimerger atau diambil alih dan nasabahnya dilindungi.

“Karena sangat kuat BI tidak boleh berpihak dan harus fokus pada masalah moneter, mengatur pembayaran dan mengawasi perbankan. Namun tidak adanya pengawasan dan ketidak ada kehati -hatian masalah Bank Century terjadi,” ujarnya.

Editor: AMIR SYARIF SIREGAR
(dat04/wol-rls)
7 Alasan Presiden Benarkan “Bail Out” Century
Laporan wartawan KOMPAS.com Hindra Liauw
Kamis, 4 Maret 2010 | 21:11 WIB
RUMGAPRES/ABROR RIZKI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
TERKAIT:

* Presiden Tetap Yakin Kebijakan “Bail Out” Century Tepat
* Dugaan Aliran Dana ke Demokrat Tak Terbukti
* Tidak Ada Pencopotan
* SBY: Saya Hormati Proses Politik di DPR

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketika menyampaikan pidatonya terkait kasus Bank Century, Kamis (4/3/2010) di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat memaparkan tujuh alasan sehingga penanganan Bank Century dapat dibenarkan.

“Pertama, protokol proses penanganan krisis di tahun 2008 lebih jelas dengan menggunakan dasar hukum Perppu Nomor 4 Tahun 2008. Ini sebuah kemajuan, karena pada krisis tahun 1998, kita tidak punya dasar hukum yang jelas untuk penanganan krisis ekonomi,” ujar Presiden.

Kedua, lanjut Presiden, proses pengambilan keputusan pada tahun 2008 jauh lebih terbuka dan akuntabel dibandingkan pengambilan keputusan pada tahun 1998. Dokumentasi risalah rapat KSSK dibuat jauh lebih rapi. Bahkan, rapat pengambilan keputusan itu direkam dengan video gambar serta suara.

“Ketiga, penanganan krisis di tahun 2008 dilakukan secara mandiri jika dibandingkan dengan tahun 1998 yang sangat melibatkan IMF,” kata Presiden.

Keempat, lanjutnya, berbeda dengan sumber dana talangan pada tahun 1998 yang sepenuhnya merupakan keuangan negara dari Bank Indonesia, pada tahun 2008 sudah terbangun sistem di mana industri perbankan dapat menyelamatkan sendiri suatu bank yang bermasalah. Caranya adalah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Mayoritas dana LPS berasal dari premi penjaminan yang dikumpulkan bank-bank itu sendiri,” katanya.

Kelima, dana Rp 6,7 triliun penyelamatan Bank Century pada tahun 2008 belum dapat dikatakan sebagai kerugian negara. Uang sebesar itu, kata Presiden, adalah investasi. Dana penyertaan modal sementara diharapkan dapat dikembalikan.

“Ini juga koreksi atas kebijakan tahun 1998. Di waktu itu, dana penanganan krisis perbankan sebesar Rp 656 triliun nyata-nyata berasal dari keuangan negara dan yang berhasil kembali hanya sebesar 27 persen.”

“Dengan angka yang saya sebutkan tadi, dapat dilihat bahwa biaya krisis 1998 membebani anggaran negara hingga Rp 656 triliun, sebuah angka raksasa jika dibandingkan dengan penyertaan modal sementara Lembaga Penjamin Simpanan pada Bank Century yang senilai Rp 6,7 triliun,” katanya.

Keenam, Presiden melanjutkan, pengambilan keputusan pada tahun 2008 telah membantu Indonesia keluar dari krisis ekonomi global. Menurutnya, keputusan ini membuahkan pertumbuhan ekonomi positif sebesar 4,5 persen pada tahun 2009. Presiden mengatakan, prestasi pertumbuhan ini membanggakan karena tertinggi nomor tiga di antara negara G-20 setelah China dan India.

Sementara itu, ketujuh, katanya, dibandingkan dengan proses penegakan hukum BLBI yang masih menyisakan banyak masalah, termasuk pula perdebatan tak pernah henti terkait kebijakan release and discharge, langkah pemerintah pada tahun 2008 adalah tindakan hukum yang sangat cepat.

“Robert Tantular dan para kroninya, pemilik Bank Century yang telah menipu nasabahnya, dengan segera diambil tindakan-tindakan tegas. Bahkan Robert Tantular telah ditahan, diadili, dan dipenjarakan,” tandasnya.

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

One thought on “SBY siap bertanggung jawab terhadap bailout bank century

  1. negeri mbulet …

    Posted by yayak | Maret 8, 2013, 5:39 pm

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,381 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: