//
you're reading...
Ekonomi Politik

Andi Kosasih sang Misterius


dari erabatam.com
Pengusaha Batam Tak Kenal Andi Kosasih
Era Baru News Sabtu, 20 Maret 2010

Batam – Nama Andi Kosasih, pengusaha asal Batam yang disebut-sebut menitipkan uang Rp24,6 miliar kepada anggota DPR Gayus Lumbun, ternyata tidak dikenal dikalangan pengusaha Batam.

“Saya tidak kenal sama sekali,” kata Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kepulauan Riau Abdullah Gose di Batam, Sabtu (20/3).

Meski begitu, Abdullah Gose mengatakan pernah mendengar nama Andi Kosasih.

“Saya juga tidak tahu, dia punya usaha apa di Batam,” kata Gose menambahkan.

Andi Kosasih, kata dia, tidak terdaftar dalam keanggotaan Kadin Kepri.

Menurut dia, pengusaha memang tidak wajib menjadi anggota Apindo dan Kadin.

“Jadi, mungkin saja memang ada yang namanya Andi Kosasih,” kata mantan anggota Apindo Kepri.

Di tempat terpisah, Ketua Kadin Kota Batam Nada Faza Soraya juga mengatakan tidak mengenal Andi Kosasih.

“Kayaknya, tidak ada pengusaha maritim yang bernama Andi Kosasih,” kata dia.

Nama Andi Kosasih disebut-sebut mantan Kabagreskrim Komjen Pol Susno Duadji dalam bukunya “Bukan Testimoni Susno”.

Susno menyebut Andi Kosasih sebagai salah satu makelar kasus pajak Rp 25 miliar yang melibatkan beberapa anggota kepolisian.(ant/yan)
dari liputnan6.com

Liputan6.com, Jakarta: Lunak itulah yang kini terjadi di Polri. Terutama, setelah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Markas Besar Polri Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji diancam dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan terhadap Polri. Seusai Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum bertemu Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Rabu (24/3), juru bicara Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Pol. Edward Aritonang memberi penjelasan.

Aritonang berharap Susno mau membantu Polri mengungkap kasus itu agar tim yang dibentuk Kapolri dapat menangkap oknum yang terlibat dalam rekayasa kasus tersebut. Menurut Edward, Polri akan memberikan ruangan khusus untuk Susno supaya bisa menjelaskan sebanyak mungkin data yang dimiliknya. Dengan demikian, kasus Gayus Tambunan bisa terbuka luas.

Kapolri, menurut Aritonang, telah berjanji akan menindak oknum yang terlibat karena ulah mereka maka nama institusi Polri tercemar. Sedangkan untuk kasus Gayus, Polri telah mendapat data bahwa Andi Kosasih ternyata dibayar untuk mengakui uang tersebut miliknya. Andi kini diburu hingga ke Medan, Sumatra Utara.

Sebelumnya, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum juga telah meminta Polri menunda penetapan status tersangka kepada Susno Duaji. Alasannya, Satgas mempunyai bukti bahwa yang diucapkan Susno memiliki banyak kebenaran dan ada bukti menguatkan. Satgas bertemu Kapolri untuk mengklarifikasi laporan dugaan adanya makelar kasus di tubuh Polri [baca: Satgas Mafia Hukum Temui Kapolri].

Kasus Gayus ini berawal dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2009. Dalam laporan itu disebutkan adanya dana mencurigakan dalam beberapa rekening seorang pegawai pajak, Gayus Tambunan. Jumlah uang dalam beberapa rekening Gayus itu berjumlah sekitar Rp 25 miliar. Penyidik pun kemudian memblokir rekening Gayus [baca: Soal Rekening Gayus PPATK Telah Lapor ke Polri].

Laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap rekening Gayus. Dalam penyidikan, uang yang berhasil dibuktikan terkait tindak pidana oleh penyidik Polri hanya sebesar Rp 395 juta yang berasal dari dua transaksi. Yakni, dari PT Megah Jaya Citra Garmindo dan Roberto Santonius yang merupakan konsultan pajak. Dalam persidangan kasus ini, hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, menetapkan vonis bebas untuk Gayus [baca: Uang Pajak Dikorupsi, Apa Kata Dunia].(ANS)
dari media indonesia:

Andi Kosasih Pernah Ajukan Lahan untuk Kawasan Eksklusif
Rabu, 24 Maret 2010 11:42 WIB 0 Komentar 0 0
Penulis : Hendri Kremer

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Buzz up!
BATAM–MI: Asisten Sekretariat Pemerintahan Kota Batam Syamsul Bahrum mengatakan memang ada pengusaha yang bernama Andi Kosasih. Ia mengajukan lahan untuk mengembangkan kawasan perkampungan Tanjunguma, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepri.

“Akan tetapi, apakah itu Andi yang sedang hangat diberitakan itu atau tidak? Saya tidak pasti, sebab sudah lama tidak ada kabarnya,” kata Syamsul di Batam, Rabu (24/3).

Kawasan itu nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan eksklusif terpadu seperti resort, hotel, apartemen, dan Kesultanan Tanah Melayu (objek wisatat budaya). Bendera yang digunakan oleh pengusaha itu adalah PT Amanah Melayu Raya dengan alokasi lahan seluas 120 hektare.

Sementara itu, sumber Media Indonesia di Otorita Batam menyebutkan bahwa Andi mendapat izin prinsip investasi, izin lokasi, dan amdal terkait rencana pembangunan kawasan terpadu tersebut. Dari lahan itu, ia sudah berencana mereklamasi pantai sekitar 20 hektare dan masih akan mereklamasi sisa lahan yang sudah dialokasikan kepadanya.

Namun, berdasarkan pantauan Media Indonesia di Tanjunguma, lahan yang disebut akan dikembangkan oleh PT Amanah Melayu Raya itu tidak ada sama sekali. Yang ada hanya hamparan tanah kosong yang dikelilingi oleh hutan mangrove dan laut Selat Tanjunguma. (HK/OL-04)
Rabu, 24/03/2010 18:28 WIB
Mengendus Jejak Andi Kosasih di Kasus Markus Pajak Rp 25 M
Aprizal Rahmatullah – detikNews

Jakarta – Nama Andi Kosasih tiba-tiba mencuat. Pemilik nama itu dikaitkan dengan kasus markus pajak Rp 25 miliar yang ditangani Polri. Siapa Andi Kosasih?

Nama Andi Kosasih ini awal mulanya diungkapkan mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji dengan inisial AK, pekan lalu. Dengan lantang dia menyebut adanya praktek tidak sedap dalam pengusutan kasus penyimpangan staf Pajak Gayus Tambunan yang tengah diusut Polri.

Susno menyebut nama Andi Kosasih sebagai orang yang diduga sebagai makelar kasus. Andi diposisikan sebagai orang yang memiliki uang Rp 24,6 miliar di rekening Gayus, sebagai partner bisnis.

Padahal uang itu seperti ditudingkan Susno dibagi-bagi ke sejumlah penegak hukum. Untuk di Polri, Susno menyebut Brigjen E dan Brigjen R, dan beberapa perwira lain.

Jauh ke belakang, penelusuran detikcom menemukan nama Andi Kosasih dalam kasus pembelian heli MI-17 pada 2004 lalu. Apakah dia orang yang sama? Belum bisa dipastikan.

Saat itu nama Andi Kosasih ramai disebut-sebut terkait perseteruan dengan Komisi I DPR. Saat itu bahkan Andi sampai hendak diadukan ke Mabes Polri oleh DPR, karena tidak memenuhi panggilan DPR terkait posisinya sebagai rekanan TNI dalam pengadaan helikopter Mi-17. Andi dinilai DPR telah melakukan penggelapan, penipuan, dan KKN.

Kembali ke kasus markus pajak Rp 25 miliar, pihak Mabes Polri mengaku hanya mengetahui Andi Kosasih sebagai seorang pengusaha garmen asal Batam dan memiliki pelabuhan di sana.

Nama Andi diklaim Polri muncul saat penyidikan Gayus dilakukan. “Dia mendadak mengaku memiliki semua uang di rekening itu. Kita sedang menyelidiki AK, apakah benar? Kami juga tidak percaya begitu saja,” aku Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dikdik Mulyana dalam jumpa pers Jumat (19/3).

Saat itu Polri, dengan alasan ada bukti kwitansi dan setoran untuk bisnis proyek pembelian tanah di Jakut, langsung mengamini pengakuan Andi. Direktur Ekonomi Khusus Polri Brigjen Pol Raja Erizman pada 26 November 2009 pun mengeluarkan surat pencabutan blokir rekening Gayus, alasannya telah ada petunjuk jaksa.

“Penelusuran terhadap rekening Andi kami tidak lakukan penelitian, yang kami teliti rekening Gayus,” dalih penyidik kasus Gayus, AKBP Mardiyani, menjawab pertanyaan asal usul uang Andi.

Hingga kemudian, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum menemukan adanya kejanggalan. Misalnya saja proses pembukaan pemblokiran dan ke mana uang Rp 24,6 miliar itu mengalir, jadi soroton. Satgas menyebut bahwa uang itu setoran banyak orang.

Kasus terus berkembang hingga kemudian Polri menetapkan Andi Kosasih dalam daftar buron pada Rabu (24/3/2010). Dia disebut Polri menerima uang Rp 1-2 miliar. Sumber detikcom menyebutkan angka Rp 1,950 miliar.

Dia diburu karena memberikan keterangan palsu dengan mengaku-aku uang Rp 24,6 miliar sebagai miliknya, guna membeli tanah dalam bisnis properti dengan Gayus.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang bahkan menyebutkan Andi Kosasih yang membuat Gayus terbebas dari pasal pencucian uang akibat keterangan palsunya itu.

Andi kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Polisi mengejar dia hingga ke Batam. Tapi sumber detikcom membisikkan, tim kepolisian ada juga yang mengejar Andi di Jakarta. “Dia ada juga rumah di Ancol,” sebut sumber itu.

Sosok Andi Kosasih memang masih misterius. Dia dengan mudah membuat Polri dan jaksa percaya sebagai pemilik uang Rp 24,6 miliar. Namun Polri menjamin jika Andi tertangkap dalam waktu 1-2 jam, akan segera diumumkan.

(ndr/nrl)

Dari detik.com
Kamis, 25/03/2010 20:43 WIB
Markus Pajak Rp 25 M
Andi Kosasih Kontraktor Ruko yang Akrab dengan Warga
Laurencius Simanjuntak – detikNews

Andi Kosasih (Aprizal/detikcom)
Jakarta – Andi Kosasih, rekan bisnis Gayus Tambunan, merupakan kontraktor yang membangun ruko di kompleks tempat tinggalnya, kawasan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Andi dikenal akrab di lingkungan tempat tinggalnya itu.

Ruko Andi Kosasih sendiri, terletak di hoek, Jl Terusan Bandengan Utara, Kompleks Soka II B 1-2, RT 4 / RW 16, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Ruko itu berluas 30 x 15 meter persegi menghadap Jl Terusan Bandengan Utara.

“Setahu saya dia kontraktor. Dia yang ngebangun Kompleks Soka ini,” ujar petugas keamanan Kompleks Soka, Jukari ketika berbincang dengan detikcom, Kamis (24/3/2010).

Namun Jukari tak mengetahui apakah Andi sebagai kontraktor atau hanya investor pembangunan kompleks ruko ini. Andi sudah tinggal 20 tahun lebih di Kompleks Soka yang terdapat 108 ruko ini.

“Saya kurang tahu, pokoknya setahu saya dia yang ngebangun kompleks ini. Saya dengar di Batam dia kontraktor juga. Dia jarang pulang. Paling beberapa hari terus balik lagi ke Batam,” jelasnya.

Sedangkan istri Andi, merupakan sempat membuka usaha wartel dan persewaan cakram padat sebelum akhirnya bangkrut dan menjadi ibu rumah tangga.

Andi, yang menurut Jukari sudah tak tampak sepekan lalu ini di ruko tempat tinggalnya merupakan pria ramah dan akrab dengan warga. “Dia akrab dengan warga sini, ramah, baik. Makanya saya juga kaget dengar berita seperti itu (kasus manipulasi pajak),” jelasnya.

Dengan petugas keamanan kompleks pun, Andi yang memiliki mobil Kijang LGX dan Honda CRV ini termasuk Akrab. “Kalau dulu, saat usahanya masih lancar, dia baik sama keamanan. Tapi kalau sekarang, apalagi jarang pulang, ya jarang,” jelasnya.

Andi Kosasih disebut oleh pegawai pajak Gayus Tambunan, yang memiliki Rp 24,6 miliar di rekeningnya. Andi, menurut Gayus, merupakan pebisnis properti yang tinggal di Batam.

Mabes Polri mengatakan Andi diduga memberikan keterangan palsu karena disuap Rp 1 miliar lebih. Andi mengaku uang Rp 24,6 miliar di rekening Gayus adalah miliknya. Keterangan Andi membuat Gayus terbebas dari pasal pencucian uang. Setelah dicek, uang senilai Rp 24,6 miliar itu tidak seperti yang diakuinya.

(nwk/ape)

dari tribuntimur.com:
Keterangan Palsu Andi Kosasih Berharga Lebih 1 M
Laporan wartawan Tribunnews.com, Vanroy Pakpahan
Rabu, 24 Maret 2010 | 19:26 WITA

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM – Keterangan palsu yang diberikan Andi Kosasih dengan mengakui bahwa uang senilai Rp 24,6 miliar, yang ada di rekening Gayus T Tambunan adalah miliknya, diketahui berharga mahal.

Andi Kosasih yang seorang pengusaha properti asal Batam itu ternyata diberi imbalan oleh Gayus kemudian.

“Lebih dari Rp 1 miliar, tapi kurang dari Rp 2 miliar,” ujar Kadiv Humas Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/3/2010).

Hal itu diketahui dari hasil penelusuran tim penyidik Polri terhadap muara aliran uang senilai Rp 24,6 miliar itu pascapemblokiran uang tersebut dibuka pada 26 November silam.

Andi pun diketahui tak pernah menarik kembali uang Rp 24,6 miliar itu seperti yang diakuinya pasca pemblokiran dibuka.

“Karena keterangannya (Andi Kosasih) itu, Gayus pun terlepas dari tuduhan money laundring. Kalau dia enggak mengatakan (keterangan) itu, uang tersebut tetap akan menjadi milik Gayus dan Gayus akan kena money laundring,” terang Edward. Kini, Andi Kosasih pun terus diburu Polri.

“Kami ke rumahnya yang ada di Jakarta Utara, tapi sudah kosong,” lanjut Edward. “Kalau satu sampai dua jam enggak didapati, akan kami umumkan DPO. Sekarang dia buron,” tambah Edward.

Pihaknya menegaskan, Polri akan kembali membuka penyelidikan dan penyidikan kasus kepemilikan uang Rp 24,6 miliar di rekening Gayus, seorang pegawai di Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak.

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

One thought on “Andi Kosasih sang Misterius

  1. “Ini pukulan telak bagi MA, karena dari awal MA mengatakan tidak ada masalah (dalam kasus Gayus). Tidak ada pelanggaran dan tidak ada suap, tapi ternyata buktinya ada. Ini menunjukan praktek mafia hukum masih eksis sampai sekarang,” ujar peneliti hukum ICW Febri Diansyah di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2010).

    Febri menyatakan, klaim MA telah melakukan pembersihan terhadap mafia hukum, harus diuji lagi. “Kalau begini terkesan MA memberikan perlindungan terhadap pihak bermasalah dengan mengatakan tidak ada masalah,” katanya.

    Febri menyangsikan polisi dapat menyeret aktor utama kasus Gayus Tambunan. Hal ini disebabkan polisi merupakan bagian dari kasus Gayus.
    Selain itu kejaksaan tidak jelas dalam menanggani masalah ini.

    “Jalur konvensional seperti ini pasti akan gagal dalam kondisi yang kita sebut darurat mafia ini. Sebaiknya diserahkan ke KPK agar lebih baik,” katanya.

    Posted by makelarkasus.com | Mei 5, 2010, 2:27 pm

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,480 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: