//
you're reading...
Agama dan BUdaya, macem - macem

Nurul Jadid valentinan


Aneh.. gonduk itulah isihatiku.
Sebuah pondok yang tentunya kuat menjunjung nilai islam merayakan acara yang intinya mengingat pasangan dewa-dewi zina atau mesum yang bukan suami istri. Saya tidak tahu mereka mengetahui kenapa ada peringatan ini atau sekedar mengikuti arus.. Kalau sekedar mengikuti arus tambah mengawatirkan… Sebagai perbandingan Pondok Assalam tempat anakku sekolah sampai beli coklat ditanggal sekitar awl april sampai pertengahan DILARANG agar santrinya jauh dari arus yang inti ajarannya tidak sesuai dengan islam.
silakan simak berita ini dari surya.com.

Valentine Day di Pesantren

Masyarakat pesantren (santri) maupun siswa yang pola pikirnya masih labil dan cenderung memakai konsep imitasi, seyogianya menjadi pusat perhatian guru di masing-masing pesantren, sekolah atau lembaga-lembaga, berkait dengan hal perayaan Valentine.

TANGGAL 14 Februari makin dekat. Semakin dekatnya hari yang di tunggu-tunggu ini menjadi momen yang berharga bagi kalangan hedonis. Beberapa kalangan di penjuru bumi seolah tidak mau melewatkannya. Bahkan santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, mengadakan beberapa kegiatan yang berkaitan langsung dengan hari Valentine, terbukti dengan mengadakan lomba mading, lomba pidato yang bertema Valentine Day di pesantren.

Tidak kalah hebohnya juga penyambutan terhadap hari yang dinilai berharga ini di lakukan oleh siswa Madrasah Bertaraf Internasional Nurul Jadid (MANJ). Kebetulan pada bulan januari ini pasca pelaksanaan semester ganjil OSIS(Organisasi Siswa Intra Sekolah) di madrasah ini mengadakan Class Meeting di antaranya Puisi, Karya Ilmiyah, mading yang bertema Valentine Day.

Valentine Day yang sebenarnya sangat dilarang dalam agama Islam dan di peasantren namun menjadi ritual yang cukup berarti bagi para muda mudi yang sedang dimabuk cinta. Terbukti sudah beberapa muda mudi pesantren membuat program untuk menyambut momen penting ini.

Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir, pahlawan dari orang-orang Kristen (katolik). Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo). Kisahnya berawal saat raja Claudius II (268-270 M) punya kebijakan melarang prajurit-prajuritnya menikah. Menurut raja Claudius II, dengan tidak menikah, para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Ternyata, kebijakan ini ditentang Valentine dan Marius. Keduanya secara diam-diam tetap menikahkan para prajurit dan muda-mudi. Lama-kelamaan tindakan mereka diketahui raja Claudius. Sang raja marah dan memutuskan memberikan kepada hukuman mati Valentine dan Marius.

Sebelum dihukum mati, Valentine dan Marius dipenjara terlebih dahulu. Dalam penjara, Valentine berkenalan seorang gadis anak sipir penjara. Gadis ini setia menjenguk Valentine hingga menjelang kematian. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya.

Masyarakat pesantren (santri) maupun siswa yang pola pikirnya masih labil dan cenderung memakai konsep imitasi, seyogianya menjadi pusat perhatian guru di masing-masing pesantren, sekolah atau lembaga-lembaga, berkait dengan hal perayaan Valentine. Jika sampai terlupakan oleh guru maka Hari Valentine bukan lagi menjadi kebanggaan hati dan perasaan semata, tetapi siswa akan lebih bersikap liar dan akan melakukan hal-hal yang amoral.

Untuk mengantisipasi terjadinya pola interaksi negatif, menurut Kiai Ma’ruf, tata cara dengan pesta yang biasa dirayakan dalam acara Valentine tak dikenal dalam Islam dan cenderung haram. Acara Valentine yang biasa diperingati dengan cara mabuk-mabukkan, pesta dan bahkan pertemuan lawan jenis yang bukan suami-istri, perlu di hindari.

Meski demikian, MUI tidak mengeluarkannya menjadi sebuah fatwa khusus. Yang haram bukan hari Valentine-nya, tapi perayaan yang dilakukan oleh masyarakat untuk memperingati hari cinta itu.

Oleh Ponirin Mika
Guru Madrasah Bertaraf Internasional Nurul Jadid Paiton Probolinggo
ibnuab@ymail.com

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

11 thoughts on “Nurul Jadid valentinan

  1. tolong postingan ini dihapus atau posting ulang sebagai pembenarandari posting ini, karna google. mungkin mksdnya bagaimana ya, tapi bapak malah ngece kalau begini, hayooo

    Posted by tuis | Oktober 8, 2016, 9:32 pm
  2. Assalamualaikum.. Saya alumni MBI MANJ. Tahun masuk 2009. Kelas saya yang membuat mading bertema valentine. Saya tau bqpak yg membuat artikel d blog ini, bapak Ponirin Mika, guru MANJ sendiri. Biasanya teman2 saya memanggil beliaubdg Mr.Po🙂 kami sangat kagum dg beliau. Tp saya kaget knp bisa sampe bkin artikel sprti ini yg jelas2 mnyalahkan kami?😥 padahal memang benar temanya valentine, tapi isinya LARANGAN2 trhdp valentine. Kita mengHaramkan valentine,disertai bukti2 & sejarahnya dlm mading tsb. Lalu knp Mr.Po malah seolah menyalahkan kita?? Itu tema yg bagus Pak..😥 malah mading brtema larangan valentine karya kelas kami tsb meraih juara 1 mading trbaik se-Manj. Maaf bkn mksut saya sombong dsni, saya hny kecewa krna faktanya guru2 d manj pd wktu itu menyukai mading kelas kami..& sehingga memilihnya mnjd juara 1. Hiks..😥 saya kecewa dg artikel ini seolah kami dulu salah dg merayakan valentine pdhal Tidak, kami malah melarangnya.& guru2 kami di Manj pun mengapresiasi karya kami. Krna memang berisi ttg nilai agama yg bagus dg melarang valentine.
    Maafkan saya pak murid bapak, jika ada salah kata.. Krn bgmnapum Bapak Po ttp guru saya. Jika brkenan mohon hapus artikel blog Nurul Jadid Aneh ini. Krna bgmnpun telah mencoreng nama pesantren.. Saya khawatir jika nantinya ada Keluarga Pengasuh PPNJ kita mngetahui ini. Astaghfirullah pak.. Hiks😥 artikel ini sdh trsebar d kalangan alumni MBI (UI) MANJ. Dan kami kecwa😥 terimakasih..

    Posted by Alumni Mbi Manj thn masuk 2009 | Desember 28, 2015, 5:33 am
  3. Maaf pak, saya alumni manj mbi. Sebelum bapak mengatakan kami “aneh” karena telah membuat mading dengan tema valentine, saya akan bertanya apakah bapak sudah membaca isi drpd amding tsb??? Saya pastikan belum kerena bapak sudah menjudge kami salah. Maaf sebelumnya, memang benar tema mading kami valentine, akan tetapi d dalamnya berisi info & larangan2 serta fakta2 yang Mengharamkan valentine. Intinya kita memberi tahu pembaca mading kita kalau valentine itu Haram disertai alasan2nya. Terimakasih. Kami santri nj alumni siswa manj merasa kecewa dengan artikel ini yang seolah olah kami merayakan valentine, padahal kita malah melarangnya dalam mading tsb.

    Posted by Ana al faqir | Desember 28, 2015, 5:14 am
  4. emang ada kokk… aku alumni dalem timur,, nurul jadid yang sedaerah ma MBI alias MANJ… memank ada di selenggarakan sperti itu,,,, tpi mreka merayakan bukan brrti mereka melakukan hal negative seperti org2 luar pondok kbnyakan,,,, saya tau PONDOK PESANTREN ASSALAM SOLO SURAKARTA itu kan???? saya jga alumni sana… memang benar dsn sangat ketat,, hingga coklat yg di beli akan di hacurkan atau di buang oleh pengurus yg lebih di kenal sbg OP…
    tp bukan brrti anda, sbg admin mengambil sebuah keputusan besar dri satu sampel…

    Posted by bule jegeg.khoirun nisa | Oktober 28, 2015, 11:12 am
  5. woles aja, terkadang apa yang ada tak sama dengan apa yang sampai ditelinga, oleh karenanya ‘tabayyun’ adalah salah satu budaya kita.

    Posted by abdurrahman wafi (@bangdurahmo) | Agustus 30, 2015, 10:39 pm
  6. yakin dengan apa yang anda katakan ini
    selama saya mencari ilmu di PPNJ tercinta
    Tidak ada seperti itu

    Posted by EDO Bonds | Juli 14, 2015, 9:58 am
  7. masak iya seperti itu???????????????//////
    setau saya nurul jadid tidak seperti itu

    Posted by alfaricha | April 29, 2015, 9:24 am
  8. yg benar saja ! tidak mungkin nurul jadid seperti itu ! jangan mencemarkan nama baik, bisa dituntut ini yg punya blog !

    Posted by hamba Allah | April 20, 2015, 9:19 pm
  9. MOHON TIDAK DI EKSPOS LAGI, ADA KALIMAT YANG TERPUTUS YANG TIDAK ADA DALAM TULISAN SAYA YAITU. JUDUL MADING KEHARAMAN VALENTINE BUKAN MENDUKUNG

    Posted by PONIRIN MIKA | Februari 24, 2015, 11:55 am
  10. ,OHON JANGAN DI PLENTIR BERITANYA. ADA PESAN YANG SAYA TULIS DALAM TULISAN ITU, AGAR GURU LEBIH HATI-HATI AGAR TIDAK MEMBIARKAN ANAK-ANAK MERAYAKANNYA. TULISAN SAYA ADA YANG DI PUTUS PADAHAL PEANNYA AGAR KITA LEBIH HATI-HATI.

    Posted by PONIRIN MIKA | Februari 24, 2015, 11:45 am
  11. mak srombenan bn

    Posted by farhan fardiansyah | Maret 25, 2014, 5:37 pm

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,381 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: