//
you're reading...
Ekonomi Politik, macem - macem

Trend Penguatan rupiah Maret 2010 – December 2010


Selasa, 30/03/2010 17:17 WIB
Penguatan Rupiah Bakal Awet
Herdaru Purnomo – detikFinance

Perry Warjiyo (Foto: Daru/detikcom)
Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan penguatan nilai tukar rupiah di level 9.000-an per dolar AS akan bertahan dalam beberapa hari ke depan. Hal ini seiring dengan sentimen positif global mengenai krisis di Yunani.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo diGedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (30/03/2010).

“Rupiah di kisaran Rp 9000 akan berjalan cukup lama, bahkan tren nilai tukar rupiah optimis akan terjadi apresiasi karena premium risiko yang bagus,” tutur Perry.

Nilai tukar rupiah pada hari ini ditutup melemah tipis ke level 9.090 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.085 per dolar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah, lanjut Perry, juga dipengaruhi beberapa kebijakan moneter yang diambil oleh sejumlah bank sentral, seperti Bank of India yang menaikkan bunga acuan sebesar 25 basis poin.

“Beberapa perkembangan ini ada suatu peningkatan risk appetite investor pada emering market sampai menjelang pertemuan pimpinan Eropa terkait penanganan krisis fiskal Yunani, ini akan lebih baik lagi,” tambah Perry.

Ia juga mengatakan, penguatan rupiah ini juga akan berjalan dalam waktu menengah dan panjang terkait dengan membaiknya neraca pembayaran Indonesia. Perry menyampaikan secara keseluruhan bank sentral meyakini tren penguatan nilai tukar rupiah masih pada lintasan optimistis karena didukung premi risiko yang bagus, neraca pembayaran dan krisis global yang membaik.

Berdasarkan data Bank Indonesia hingga 26 Maret 2010 penguatan nilai tukar rupiah secara year to date mencapai 2,93%, Malaysia (ringgit) 3,43%, Thailand (bath) 2,82%, Filipina (peso) 2,1%, Taiwan 2,82% dan Korea Selatan (won) 2,34.

(dru/qom)

Miranda Goeltom: Tren Nilai Rupiah Akan Menguat

Jum’at, 18 Maret 2005 | 15:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom optimistis ke depan nilai rupiah bisa menguat.

“Tren rupiah akan menguat,” ujarnya dalam seminar yang bertajuk Indonesia Economic Outlook 2005 di Hotel Four Season Jakarta, Jumat (18/3).

Namun, kata Miranda, yang harus diperhatikan adalah kisaran bergeraknya nilai rupiah tersebut. “Apakah masih dalam kisaran yang ditetapkan BI atau kisarannya sendiri yang sudah berubah?” katanya.

Kisaran nilai tukar rupiah yang diperkirakan BI adalah Rp 8.600 hingga Rp 9.200 per US dollar.

Sampai saat ini, Miranda melihat nilai rupiah relatif stabil.

“Jangan hanya lihat nilai tukar rupiah dalam empat minggu belakangan ini, dimana nilai rupiah agak melemah. Tapi lihat dari sisi tren, karena jauh lebih berpengarai OK,” tuturnya.

Pengarai yang baik tersebut, kata Miranda, karena selama ini BI melihat,” tidak ada tanda heak up here and there.

Hal ini yang dinilai akan memberi gambaran ke depan nilai rupiah akan bagaimana,” katanya. RR. Ariyani

Rupiah Menguat Tajam Iringi IHSG
Kamis, 03 Juni 2010 09:42 WIB

(Vibiznews – Economy) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam hingga mendekati level 2.800 seiring dengan tren penguatan bursa negara-negara Barat yang menguat di atas 1-2%. Nilai tukar rupiah juga menguat tajam ke level 9.190/US$.

Pada perdagangan Kamis (3/6/2010), IHSG dibuka menguat tipis ke level 2.734,173 dan kemudian langsung melesat ke level 2.799,128, naik 66 poin dari penutupan kemarin di level 2.733,678.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 35,872 poin (1,31%) ke level 2.769,550. Seluruh saham unggulan yang dapat diperdagangkan pada pre-opening menguat tajam, kecuali saham Berlian Laju Tanker (BLTA) dan Lippo Karawaci (LPKR) yang stagnan. Tidak ada yang jatuh ke zona merah.

Penguatan saham-saham unggulan terjadi di semua sektor. Hanya tercatat 2 saham yang turun, sedangkan 112 saham naik.

Tren kenaikan ini dipicu oleh kenaikan tajam indeks Dow Jones pada perdagangan tadi malam yang diikuti dengan kenaikan tajam indeks Nikkei 225 tadi pagi. Seluruh bursa Asia pun ikutan naik tinggi.

Sementara nilai tukar rupiah dibuka menguat cukup tinggi ke level 9.190 per dolar AS, dibanding penutupan kemarin di level 9.250 per dolar AS.

Pengamat : Rupiah Berpeluang Kembali Naik
sumber : Antara 29/Sep/2010 19:00

Pengamat : Rupiah Berpeluang Kembali Naik – berita ekonomi indonesia

Jakarta (ANTARA)- Pengamat pasar uang, Irfan Kurniawan, memperkirakan rupiah pada Kamis akan kembali menguat karena permintaan pasar terhadap rupiah makin kuat.

Menguatnya permintaan terhadap rupiah, menurut dia, di jakarta, Rabu, yang terpicu oleh meningkatnya indeks harga saham gabungan (IHSG) yang mencapai 3.500 poin.

Kenaikan indeks yang dinilai luar biasa dalam waktu yang relatif singkat memicu pelaku asing terus memburu rupiah yang diperkirakan akan kembali menguat, katanya di Jakarta, Rabu.

Rupiah pada Rabu naik 18 poin menjadi Rp8.932 per dolar

Irfan Kurniawan yang juga Equiety Chief PT First Asia Capital mengatakan, rupiah yang diperkirakan akan bisa mencapai angka Rp8.900 per dolar mengikuti arus gerakan dari indeks yang kini menuju ke level 3.600 poin.

Indeks BEI pada Rabu siang memang sempat terkoreksi sehingga posisi dibawah angka 3.500 poin, ucapnya.

Rupiah, lanjut dia, pada pekan ini akan dapat mencapai angka Rp8.900 per dolar, apabila Bank Indonesia (BI) membiarkan pergerakannya yang menguat itu diserahkan pada pasar.

BI diperkirakan juga tidak akan melakukan intervensi pasar karena kuatnya permintaan, ucapnya.

Ekonomi yang tumbuh dari tahun ke tahun, suku bunga yang tinggi, dan mudahnya melakukan investasi di pasar modal dan uang dan meraih keuntungan yang tinggi membuat pelaku asing betah bermain di pasar domestik.

Karena pelaku pasar asing menyadari pasar Indonesia masih potensial untuk mencari keuntungan yang lebih dari pasar Asia lainnya, ucapnya.

Selain itu, lanjut dia adanya pernyataan Bank Dunia bahwa fundamental ekonomi Indonesia cukup kuat karena pertumbuhan ekonomi yang makin baik.

Karena itu, ekonomi nasional akan tumbuh lebih dari enam hingga tujuh persen, meski pemerintah menargetkan 6,4 persen, katanya.

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

Belum ada komentar.

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,381 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: