//
you're reading...
kesehatan, sain and tek

KOPI LUWAK


Kopi luwak asli artikel dari http://bisnisukm.com/sensasi-dan-uniknya-kopi-luwak.html, kemudian di artikel yang ke 2 tentang penemuan kopi luwak tiruan oleh mahasiswa Jember

Kopi Luwak merupakan salah satu dari jenis kopi yang berasal dari biji kopi yang sebelumnya sudah dimakan dan masuk kedalam pencernaan hewan bernama luwak. Luwak atau lengkapnya musang luwak, memang senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul masak sebagai makanannya, kemudian biji kopi yang dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak.

Sebelum memakannya, luwak mengupas terlebih dahulu buah kopi sebelum memakan daging buahnya. Biji kopi yang ikut termakan akan ikut keluar secata utuh bersama dengan kotoran luwak, karena pencernaan luwak tidak mampu mencerna biji kopi tersebut. Selama dalam perut luwak, biji kopi tercampur dengan enzym yang dihasilkan di dalam saluran pencernaan dan mengalami semacam proses fermentasi. Proses tersebutlah yang pada akhirnya menghasilkan kopi yang memiliki cita rasa dan aroma yang luar biasa.

Sebagai salah satu kekayaan alam bangsa Indonesia yang memiliki nilai ekonomi dan budaya yang tinggi, saat ini keberadaan kopi tersebut sangat langka karena menyempitnya lahan-lahan perkebunan kopi dan menurunnya populasi binatang luwak. Kopi luwak memang menjadi primadona cita rasa di kalangan penggemar kopi, tidak cuma di Indonesia bahkan sampai ke mancanegara.

Kopi luwak asli yang dikumpulkan dari alam, biasanya masih dalam bentuk feses dari binatang luwak, kemudian diproses dengan tata cara tersendiri hingga menghasilkan biji kopi luwak asli dengan cita rasa istimewa. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam perut luwak. Dan konon, rasa kopi luwak ini memang benar-benar berbeda dan spesial di kalangan para penggemar dan penikmat kopi.

Kopi luwak tersebut mempunyai harga yang terbilang tinggi dibanding dengan kopi jenis lain. Namun, hal itu tidak mengurangi penikmat kopi untuk memburu kopi luwak ini. Karena cita rasa dari kopi ini memang luar biasa bagi para penggemar kopi. Untuk dapat menikmati rasa dan aroma kopi luwak secara optimal dan maksimal sebenarnya tidak jauh beda dengan penyajian kopi pada umumnya. Untuk mendapatkan cita rasa yang optimal, kopi luwak dapat dinikmati dengan menyeduh ± 8 gr/ 150 cc air panas (95-98ºC). Pergunakan air setelah mendidih supaya cita rasa dapat terjaga dan tidak ikut menguap beserta air mendidih. Pergunakan media cangkir yang berbahan keramik agar dapat menahan dan menjaga panas agar tidak cepat dingin. Kopi luwak akan lebih terasa nikmat bila dihidangkan tanpa gula.

Diolah dari berbagai sumber

KOPI LUWAK TANPA dimakan LUWAK

29 Jul 2010

Mahasiswa Universitas

Jember menemukankopi luwak dari fragmentasibakteri asam laktat.

Kontroversi status halal dan haram kopi luwak mencuat bulan lalu. Maklum, seduhan ini menggunakan biji kopi yang diambil dari kotoran luwak atau musang kelapa (Paradorurus hermaphroditus).

Kopi ini terkenal di kalangan peminat kopi gourmet Asia Tenggara setelah dipublikasikan pada 1980-an. Karena langka, harga biji kopi yang keluar dari saluran pencernaan luwak ini mahal, mencapai US$ 100 per 450 gram.

Majelis Ulama Indonesia buru-buru mengeluarkan fatwa. Biji kopi, yang keluar bersamaan .kotoran luwak halal jika bentuknya masih utuh dan segera dicuci. Biji itu haram jika pecah sehingga menjadi lembap dan terkena kotoran luwak.

Urusan halal-haram itu tak lagi jadi masalah setelah .mencoba hasil temuan tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember. Mereka berhasil membuat kopi luwak tanpa harus melewati proses”menjijikkan”di perut luwak.

Lailatul Azkiyah, M. Syafril, M. Erfan, dan Hilda Rosmalia telah melakukan penelitian dan uji coba selama tahun. Keempat mahasiswa ini menyebutnya kopi FB alias kopi fragmentasi bakteri asam laktat. “Hasil uji organoleptik pendahuluan, uji lanjutan, dan uji final di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia menunjukkan bahwa kopi luwak dan kopi FB termasuk dalam specialty coffee dengan nilai mutu di atas 80,” kata Lailatul kemarin.

Analisis uji juga menggunakan standar Specialty Coffee Association of America dengan parameter analisis meliputi fragrance (keharuman), flavor (rasa), aftertaste (rasa” makanan di mulut), bitterness (ka-dar pahit), body, balance, uniformity, clean cup, sweetness, overall, dan defects. Nilai akhir mutu biji kopi luwak sebesar 84,50, sedangkan kopi fermentasi ragi multikultur BAL (FB) bikinan mahasiswa itu 80,50.

Kopi luwak dihasilkan dari fermentasi kopi dalam perut luwak dengan bantuan enzim. Rasa yang dihasilkan lebih kuat dengan cita rasa yang lebih sempurna. Diperkirakan produksi tahunannya hanya sekitar 226,8 kilogram sehingga harganya jutaan rupiah.

I.cil.itnl dan tiga temannya menduga adanya peranan bakteri asam laktat (BAL) dalam fermentasi kopi luwak. Setelah meneliti feses luwak, Lailatul menemukan 32 isolat bakteri di dalamnya. Sebanyak empat isolat yang dominan merupakan BAL dari genus Lactobacillus dan Leuco-nostoc. BAL ini digunakan sebagai buhan dasar produksi ragi fermentasi multikultur BAL. “Bakteri itu bisa kami kembang-biakkan selama empat hari, dan dijadikan ragi fermentasi,” Hilda Rosmalia menambahkan.

Ragi fermentasi BAL itu lantas dicampurkan dengan biji kopi yang telah dipilih dan dibersihkan. Selama 24 jam dicampurkan, hasilnya, kualitas kopi berubah menjadi lebih baik dan “nyaris setara” kualitas kandungannya dengan kopi luwak. Untuk membikin 1 kilogram kopi FB itu cukup menggunakan 1 gram ragi fermentasi BAL.

Setelah diuji bersama empat jenis kopi lainnya di laboratorium Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, mutu biji kopi yang tertinggi adalah kopi luwak dengan nilai

84,50; kemudian kopi FB bikinan Lailatul dkk dengan nilai 80,50; kopi fermentasi 76,25; kopi fermentasi ragi roti dengan nilai 75,75, dan kopi nonfermentasi 54,75.

Peneliti madya Kantor Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Ir Yusianto, mengatakan rekayasa yang dihasilkan Lailatul dan teman-temannya merupakan terobosan yang layak dikembangkan. “Itu satu inovasi yang sangat baik untuk meningkatkan mutu dan nilai jual kopi Indonesia, khususnya untuk kopi robusta,”katanya.

Sementara kopi yang “digiling” luwak merupakan jenis kopi arabica, kopi FB bikinan Lailatul dan teman-temannya menggunakan kopi jenis robusta. Menurut Lailatul, tujuan utama riset itu memang meningkatkan mutu biji kopi ro-kopi di Indonesia adalah kopi robusta, tapi harganya kalah oleh kopi robusta Brasil dan negara lain. Hal itu terjadi karena proses pemetikan tidak sempurna dan tidak terfer-mentasi dengan baik.

Rencananya, kata Lailatul, pada Oktober 2010, kopi FB akan diproduksi secara massal dengan biji kopi hasil kebun rakyat di daerah Dampit, Kabupaten Malang. Kopi FB rencananya dijual sekitar Rp 100-150 ribu per kilogram.”Ini lebih murah dari kopi luwak, tapi kualitasnya tidak kalah,” kata mahasiswi yang pernah memimpin tim menciptakan plastik ramah lingkungan (bio-plastic) dari bonggol pisang itu.

IUHBU8 UJUWIDT IJIHURi

Imsta di atas kopi fermentasi pada umumnya dan mampu menjadi “specialty coffee” baru yang akan meningkatkan nilai jual biji kopi Indonesia di pasar Lailatul menjelaskan, 90 persen

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

2 thoughts on “KOPI LUWAK

  1. proses pembuatan kopi luwak sampai siap untuk dijual memerlukan waktu berapa hari??

    Posted by civeto | Januari 12, 2011, 9:02 am
  2. saya sangat tertarik apa bisa diajarkan ke saya rincian proses nya dan beli ragi fermentasi bal itu dimana?medianya apa saja?berapa hari?

    Posted by irfak darojat | Januari 9, 2011, 2:10 am

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,381 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: