//
you're reading...
macem - macem

IRFAN BACHDIM STRICKER DEBUTAN TEAM AFF PSSI


Kalo lihat PSSI berlaga biasanya neg ngeliatinnya karena selalu kalah, lha tadi malam gak soalnya disamping menang telak 5-1 ada wajah baru yang seger dilihat dan enak mainnya.

Salah satunya Irfan Bachdim siapakah dia? artis sinetron atau pemain bola??? moga2 gak kena rayuan JEPE pemburu pesepak bola bule aja..

CERITA IRFAN BACHDIM di kancah PSSI

Irfan Bachdim 

Persema
Irfan Bachdim
Nama Panggilan: Irfan Bachdim
Tanggal Lahir: 11 Agu 1988
Tempat Lahir: Amsterdam
Negara: Netherlands
Tinggi Badan: 172 cm.
Berat Badan: 62 Kg.
Peranan: Gelandang
Nomor Punggung: 10
Tim Nasional: Indonesia

Irfan Bachdim

irfan-bachdim.jpgbachdim.jpg

bachdim1.jpg

English dan TERJEMAHANNYA

Dia adalah fenomena lain di masa depan sepak bola Indonesia. He is half Dutch and half Indonesian. Dia adalah setengah Belanda dan setengah Indonesia. He played football ever since he was a teenager in Holland. Ia bermain sepak bola sejak dia masih remaja di Belanda. He plays of Jong Utrecht as forward player after spent a year in Utrecht A-1. Dia bermain dari Jong Utrecht sebagai pemain depan setelah menghabiskan satu tahun di Utrecht A-1. He joined short training session with Indonesia U-23 team in 2006 for Asian games in Doha, Qatar. Dia bergabung dengan sesi pelatihan singkat dengan Indonesia tim U-23 pada tahun 2006 untuk game Asia di Doha, Qatar. Unfortunately he was injured on the last friendly game and he was withdrawn from Indonesia squad. Sayangnya dia terluka di pertandingan persahabatan terakhir dan ia ditarik dari skuad Indonesia. His performance in Jong Utrecht for 2007 season is quite good, although he scores no goal so far. Penampilannya di tahun 2007 Jong Utrecht musim cukup baik, meskipun ia mencetak gol tidak begitu banyak. He played full time against Jong VVV Venlo, Jong FC Groenigen, Jong NAC Breda, Jong Helmond, and Jong Twente. Ia bermain waktu penuh terhadap Jong VVV Venlo, Jong FC Groenigen, Jong NAC Breda, Jong Helmond, dan Jong Twente. He only played for 83 minutes against Jong TOP Oss and replaced by Stefano Lilipaly. Dia hanya bermain selama 83 menit melawan Jong TOP Oss dan digantikan oleh Stefano Lilipaly. Hopefully he will score goals, so he could struggle his way to the first team of FC Utrecht. Mudah-mudahan ia akan mencetak gol, sehingga ia bisa perjuangan menuju tim pertama dari FC Utrecht. If you wish to find out more about this young Indonesian player, please visit official Utrecht website. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang hal ini pemain muda Indonesia, silakan kunjungi resmi Utrecht website.

Di Belanda, kariernya terancam kurang cemerlang. Mungkin karena itulah, pesepakbola Indo Belanda Irfan Bachdim mencoba keberuntungan di Nusantara.

Kim Jeffrey Kurniawan, Alessandro Trabucco, Irfan Bachim - Latihan Garuda Merah vs. Garuda Putih - Stadion Gajayana Malang (GOAL.com/Erwiyantoro)

Kontrak Irfan telah diteken tadi siang (4 agustus 2010) di markas Persema. Sedangkan Kim saat ini masih di Jakarta dan dijadwalkan berangkat ke Malang besok sore.

Dua pemain keturunan Indonesia itu tampil memukau dalam laga amal di Malang dan Surabaya, Rabu (4/8) dan Sabtu lalu. Keduanya diduetkan dalam skuad Garuda Merah di Stadion Gajayana dan terlihat solid, sehingga Irfan sukses membobol gawang Garuda Putih dua kali. Namun pada pertandingan di Gelora Bung Tomo, Irfan yang tetap di kubu Garuda Merah harus berhadapan dengan Kim di Garuda Putih. Pertandingan di Surabaya pun berakhir imbang tanpa gol.

Sehari sesudah pertandingan, Irfan berangkat ke Malang untuk ditempatkan di mess klub berjuluk Laskar Ken Arok itu sekaligus bertemu dengan pelatih asal Jerman Timo Scheuneman.

Khusus untuk Kim yang masih berstatus warga negara Jerman, kontraknya belum bersifat permanen karena proses pindah ke WNI butuh waktu. Selama di Persema, gelandang dengan gaya permainan mirip Xavi ini akan dianggap sebagai pemain magang terlebih dulu, sambil menunggu persyaratan imigrasinya selesai.

Nilai kontrak kedua pemain blasteran ini tidak diketahui. Baik Irfan maupun Kim sudah sejak lama ingin bergabung ke dalam skuad Merah-Putih.

Spekulasi transfer kedua pemain tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra. Sebagai contoh, asisten pelatih timnas Indonesia Widodo Cahyono Putro tidak setuju jika kedua pemain ini merumput di Superliga Indonesia.

“Saya melihat potensi mereka sangat bagus, tapi mereka lebih baik kembali ke negara masing-masing dulu untuk menambah ilmu sebanyak-banyaknya,” kata Widodo.

“Jangan di sini dulu, takutnya kualitas mereka malah menurun. Mereka masih bisa berkembang jauh. Kalau mereka mau main di sini, sebaiknya nanti saat berusia 28-29 tahun saja,” tandasnya.

Sejak Agustus tahun ini, ia terikat kontrak dengan klub Persema Malang, Jawa Timur. Kesebelasan nasional juga sudah meliriknya. Mulai musim ini, Irfan memasuki masa percobaan di PSSI.

Irfan Bachdim belajar main bola di sekolah bibit baru Ajax. Ia kemudian bermain di FC Utrecht dan HFC Haarlem. Sayangnya, klub divisi pertama ini bangkrut dan Irfan jadi pengangguran. Karena itulah ia memutuskan mengadu nasib di Indonesia. “Di Belanda saya tak akan bisa main untuk tim nasional, itu terlalu sulit bagi saya. Untungnya, saya punya paspor Indonesia, jadi saya punya kesempatan main di Indonesia. Lagipula kemampuan sepak bola Eropa saya pasti bisa dimanfaatkan di sana.”

Sudah sejak Januari tahun ini Irfan menjajaki sejumlah klub sepak bola Indonesia. Usaha ini tidak langsung membuahkan hasil. Toh, akhirnya, Persema Malang, dengan pelatih Jerman Timo Scheunemann, tertarik dengan bakat pesepakbola Eropa ini. Scheunemann: “Ia membawa gaya Eropa di tim kami. Ia tahu banyak soal taktik, tahu ke mana harus mengoper bola, dan semacamnya.”

Bachdim tak perlu berpikir panjang untuk menerima tawaran ini. “Tentu saja, saya tak akan jadi kaya dengan main di sini. Tapi mimpi terbesar saya adalah bermain di kesebelasan nasional Indonesia. Mereka akan bisa melihat bakat saya dengan lebih baik jika saya main di sini ketimbang di Belanda.”

Dan Irfan benar. Minggu lalu, PSSI menyatakan, musim ini Irfan bisa bermain di kesebelasan nasional dalam masa percobaan.

Kamis, 02/12/2010 07:14 WIB
Indonesia Bikin Bachdim Bangga
Arya Perdhana – detiksport


Detiksport/M. Resha Pratama

Jakarta – Debut kompetitif Irfan Bachdim bersama timnas Indonesia berakhir memuaskan dengan satu gol dia lesakkan ke gawang Malaysia. Tak ada hal lain dirasakan pesepakbola 22 tahun itu selain kebanggaan yang besar.

Seperti sempat diakui sendiri oleh Bachdim, membela tim nasional Indonesia adalah sebuah keinginan yang sudah lama dia pendam. Dengan ayah kandung yang berpaspor Indonesia, peluang dia berseragam Merah Putih memang terbuka besar.

Saat yang ditunggu-tunggu tersebut akhirnya datang pada awal November lalu, saat dirinya masuk dalam daftar 30 pemain yang dipanggil Badan Tim Nasional untuk menjalani seleksi tahap tiga timnas untuk Piala AFF.

Tak sulit buat pria kelahiran Amsterdam 11 Agustus 22 tahun lalu itu untuk akhirnya bisa masuk ke dalam daftar 23 nama yang terpilih pelatih Alfred Riedl.

Meski gagal mencetak gol dalam dua laga ujicoba, Bachdim ternyata tetap mampu mencuri perhatian sang pelatih. Buktinya adalah masuknya dia dalam starting eleven laga Indonesia vs Malaysia di pertandingan perdana Piala AFF. Jebolan sekolah sepakbola Ajax Amsterdam itu bahkan bisa menyingkirkan seniornya, Bambang Pamungkas.

Bachdim membayar kepercayaan yang diberikan pelatih sekaligus memenuhi ekspektasi penggemarnya dengan sebuah gol yang dia lesakkan, yang menggenapi kemenangan 5-1 Indonesia. Sebuah gol yang membuatnya bangga memakai Garuda di dada.

“Saya sangat senang. Saya bangga bermain buat kalian semua, saya bangga bermain buat Indonesia,” sahut Bachdim pada detiksport usai pertandingan.

Kontribusi Bachdim dalam laga kontra Malaysia mungkin masih dianggap minim dan belum maksimal. Namun satu gol yang dia lesakkan ke gawang Malaysia bisa jadi modal buatnya untuk memberi lebih banyak untuk Merah Putih.

( arp / din )

Gonzales dan Bachdim Masuk Skuad Timnas Piala AFF
29-10-2010 18:15
Bola.net – Kejutan terjadi dalam susunan skuad tim nasional Indonesia untuk Piala AFF 2010 yang diserahkan Badan Tim Nasional (BTN) ke PSSI hari ini. Terdapat nama Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim dalam jajaran lini depan tim Garuda.BTN hari ini menyerahkan daftar nama 30 pemain untuk didaftarkan PSSI kepada AFF 1 November nanti. Sesuai ketentuan dari 30 nama tersebut, 22 pemain menjadi pemain inti dan sisanya menjadi pemain cadangan jika pemain inti tersebut mengalami kendala.

Terdapat nama striker yang proses naturalisasinya sebenarnya belum disahkan oleh Kep Menkumham (Keputusan Menteri Hukum dan Ham), Christian Gonzales, dalam ke-30 pemain daftar tersebut. Meski El Loco belum sah menjadi WNI, akan tetapi menurut Ketua BTN, Iman Arif, nama-nama tersebut sudah final.

“30 nama itu sudah final, saya sudah menandatanganinya,” tegas Iman.

Nama pemain Persema Malang, Irfan Bachdim juga berada dalam daftar pemain tersebut. “Karena Irfan sudah punya paspor Indonesia, jadi prosesnya lebih mudah dan tinggal dimasukkan saja,” tambahnya.

Daftar Pemain Piala AFF 2010 (AFF Suzuki Cup 2010):
Kiper: Markus Horison (Persib Bandung), Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), Kurnia Meiga (Arema FC), I Made Wirawan (Persiba Balikpapan).
Belakang: Zulkifli Syukur (Arema FC), Benny Wahyudi (Arema FC), Ricardo Salampessy (Persipura Jayapura), Nova Arianto (Persib Bandung), Maman Abdulrahman (Persib Bandung), Hamka Hamzah (Persipura Jayapura), Yesaya Desnam (Persiwa Wamena), M. Roby (Persisam Samarinda), M. Nasuha (Persija Jakarta), Slamet Riyadi (Persela Lamongan), M. Ridwan (Sriwijaya FC).
Tengah: Firman Utina (Sriwijaya FC), Eka Ramdani (Persib Bandung), Arif Suyono (Sriwijaya FC), Toni Sucipto (Persija Jakarta), Ahmad Bustomi (Arema FC), Hariono (Persib Bandung), Johan Juansyah (Persijap Jepara), Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC), Octavianus (Persija Jakarta).
Depan: Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Yongky Aribowo (Arema FC), Budi Sudarsono (Sriwijaya FC), Christian Gonzales (Persib Bandung), Irfan Bachdim (Persema Malang), Boaz Solossa (Persipura Jayapura).  (bola/fjr)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

One thought on “IRFAN BACHDIM STRICKER DEBUTAN TEAM AFF PSSI

  1. is the best to PSSI

    Posted by dony osmon | Desember 2, 2010, 11:51 am

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,147 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: