//
you're reading...
Ekonomi Politik

ROY SURYO (KRT) APA SUARAMU TENTANG DIY


Sudah lama aku cari berita tentang pendapat Roy surya yang juga brayat keraton kesultanan ini, ndukung sultan atau ndukung Presiden.

Silakan menyimak kutipan dari Solo Pos  ini:

Jakarta– Partai Demokrat, seperti disampaikan sejumlah pimpinan terasnya, mendukung ada pemilihan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta.

Pilihan ini membuat posisi dua anggota Fraksi Demokrat DPR dari DIY, Roy Suryo dan Agus Bastian, menjadi sulit.

Namun Roy, menyatakan berkomitmen mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur DIY ditetapkan dipegang Sri Sultan Hamengku Buwono dan Sri Paku Alam.

“Saya akan menjaga keistimewaan,” kata Roy Suryo melalui telepon, Kamis (9/12). “Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat Jogja yang memilih saya,” kata Roy yang terhitung kerabat Paku Alam itu.

Apakah Roy siap berbeda pendapat dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat terkait ini? Roy tidak menjawab langsung, namun menyatakan, soal keistimewaan Jogja tersebut harus dibahas dengan kepala dingin.

Roy mengaku sudah pernah menanyakan langsung pada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, soal RUU ini. Roy pada kesempatan itu menyatakan dirinya pendukung kuat Gubernur DIY ditetapkan. “Bahkan saat rapat kerja dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, saya yang menanyakan soal itu,” katanya.

Karena itu, Roy Suryo menyatakan akan tetap bertahan di DPR untuk memperjuangkan keistimewaan ini. “Meski saya di Komisi I, bukan Komisi II yang membahas RUU Keistimewaan, saya akan melakukan yang terbaik yang saya bisa,” kata Roy. “Saya menegaskan bahwa saya adalah pembawa aspirasi rakyat Jogja, yang memilih saya,” katanya.

Hari ini, Paguyuban Dukuh di Bantul meminta Roy Suryo mundur dari DPR karena dinilai tidak memperjuangkan aspirasi rakyat Jogja. Paguyuban ini menyatakan, Roy Suryo terkesan diam dan takut.

Fraksi Partai Demokrat di DPR sendiri sudah berembug secara internal untuk menyikapi suksesi kursi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Fraksi terbesar di parlemen itu resmi mengusulkan agar Gubernur DIY ditentukan lewat pemilihan langsung oleh rakyat melalui pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Sudah kami bicarakan di internal fraksi. Harus ada mekanisme pembatasan periodisasi yang jelas terkait masa jabatan gubernur. Sultan Jogja tidak bisa otomatis menjadi gubernur seumur hidup,” kata anggota Komisi II Bidang Pemerintahan DPR dari Fraksi Demokrat, Khatibul Umam Wiranu.

Pada pembahasan RUU Keistimewaan Yogyakarta periode 2004-2009 lalu di DPR, Demokrat juga kukuh pada sikap yang sama, bertentangan dengan sikap fraksi-fraksi lain yang menyepakati mekanisme penentuan Gubernur DIY lewat mekanisme penetapan. Dengan demikian, tidak ada yang berubah dengan sikap Demokrat.

vivanews/rif

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

Belum ada komentar.

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,147 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: