//
you're reading...
Hobby, kesehatan, sain and tek

MANFAAT PALSU POWER BALANCE


Selasa, 04/01/2011 11:28 WIB

Hologram dan Medan Magnet Rahasia si Gelang Power Balance

Merry Wahyuningsih – detikHealth

img 

(dok. powerbalance.com)

Jakarta, Gelang Power Balance begitu dipuja punya manfaat kesehatan yang hebat. Tapi setelah penemuan ilmuwan Inggris dan penelitian oleh lembaga konsumen di Australia, puji-pujian berubah jadi makian yang mengecewakan.

Gelang Power Balance sedang menjadi tren di kalangan anak muda karena dipakai banyak selebritas. Mulai dari atlet hingga peragawati tertangkap kamera sering memakai gelang hologram Power Balance, yang diklaim oleh pembuatnya dapat mendongkrak stamina. Sebut saja pesebakbola David Beckham, pembalap Formula-1 Rube Barichello, aktor Robert de Niro dan model tunangan Pangeran William, Kate Middleton.

Apa yang jadi ‘jualan’ Power Balance hingga berani mengklaim gelangnya bermanfaat bagi kesehatan?

Dilansir powerbalance.com, Selasa (4/1/2011), perusahaan mengklaim bahwa gelang Power Balance yang terbuat dari silikon ini didasarkan dengan mengoptimalkan aliran energi alami tubuh. Hologram pada Power Balance adalah yang menjadi rahasianya.

Power Balance mengklaim bahwa hologram tersebut dirancang khusus untuk beresonansi dan merespons energi alami tubuh. Alasannya, karena hologram yang mengandung medan magnet 20 Hz pada gelang Power Balance dapat meredakan stres juga meningkatkan kinerja atletik tubuh.

Selain itu, Power Balance diklaim dapat meningkatkan kesehatan dan pikiran secara keseluruhan dengan meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan keseimbangan, toleransi stres, mengurangi peradangan, meningkatkan fleksibilitas, meningkatkan energi, mengembalikan keseimbangan, kekuatan dan meningkatkan kualitas tidur.

Tapi Greg Whyte, seorang sport scientist dari Liverpool John Moores University mengatakan bahwa aktivitas fisik dengan sendirinya akan meningkatkan penyerapan oksigen sehingga stamina meningkat. Kalaupun gelang berbahan silikon tersebut bisa lebih mendongkrak stamina, hal itu hanyalah efek plasebo.

Dan manfaat kesehatan yang diklaim oleh Power Balance akhirnya dinyatakan palsu oleh Badan Pengawas Konsumen Australia (ACCC).

Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) telah memerintahkan Power Balance Australia untuk menarik seluruh gelang yang sudah terjual di konsumen karena telah disesatkan manfaatnya.

(mer/ir)

dr Handrawan Nadesul: Secara Medis, Power Balance Tidak Masuk Akal
Indra Subagja – detikNews


<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=24&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a59ecd1b’ border=’0′ alt=” /></a> 

Jakarta – Pabrikan gelang Power Balance di Australia mengakui tak bisa membuktikan secara saintis produknya memiliki khasiat seperti yang diiklankan yaitu: keseimbangan, kekuatan dan fleksibilitas. Bagaimana sebenarnya pendapat medis tentang pengaruh gelang seperti ini kepada tubuh?

“Ya saya kira itu terlalu memudahkan dan menyederhanakan ilmu. Bukan hanya gelang, tetapi juga alat kesehatan yang tidak jelas karena di nalar secara medis tidak masuk akal,” kata dr Handrawan Nadesul saat berbincang dengan detikcom, Selasa (4/1/2011).

Dia menjelaskan, saat ini di tengah masyarakat banyak tawaran alat-alat seperti gelang, kalung, bahkan kursi elektrik dengan iming-iming bisa memberikan kesembuhan dan meningkatkan stamina.

“Ada suatu janji yang bisa menyembuhkan, masyarakat harus berhati-hati karena mekanisme penyembuhan suatu penyakit berbeda-beda,” ujar Handrawan yang sering menulis artikel di media massa ini.

Untuk gelang seperti Power Balance yang fenomenal, dia menjelaskan, memang agak sulit diterima secara medis. “Keseimbangan tubuh itu kompleks. Ada otak tengah, otak belakang, mata, dan telinga. Misal Kalau ada gangguan di telinga kemudian dengan satu cara bisa diselesaikan. Masyarakat kita terlalu berpikir sederhana,” jelasnya.

Handrawan menyarankan pemerintah bergerak dengan memberikan petunjuk mengenai alat-alat seperti itu. Jangan sampai kemudian masyarakat percaya akan khasiat suatu barang yang ditawarkan.

“Kita pakai akal sehat, bagaimana elektromagnetik bisa bekerja mempengaruhi tubuh. Padahal tubuh kita ada bioelektrik, kemudian ada listrik dari luar terpapar ke badan. Apa itu justru tidak mengganggu? Tapi tentu harus ada bukti ilmiah, bagaimana yang katanya gelombang elektromagnetik dari luar itu bisa menyelesaikan penyakit syaraf,” ungkap Handrawan.

Handrawan menjelaskan, di dunia medis pengaruh-pengaruh alat seperti itu tidak dikaji khusus. Tapi tentu sebagai dokter dia menggunakan nalar dengan pengaruh alat seperti itu. Untuk alat seperti itu, biasanya dia berpatokan pada Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat yang diakui secara internasional.

“Tentu harus ada bukti ilmiah. Dalam dunia medis obat itu dikatakan berkhasiat kalau dia terbukti secara ilmiah dan aman,” kata Handrawan.

Dia tidak memungkiri jika ada sebagian masyarakat yang mengaku mendapatkan manfaat dari alat-alat seperti itu.

“Namanya placebo effect. Jadi kalau merasa yakin, air putih pun bisa menjadi obat,” kata Handrawan.

Dalam iklannya di Australia, Power Balance bersedia mengganti uang konsumennya. “Dalam iklan-iklan kami menyatakan bahwa gelang Power Balance bisa meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas Anda. Kami mengakui bahwa tidak ada bukti ilmiah yang kredibel yang mendukung klaim kami dan oleh karenanya kami terlibat dalam perbuatan yang menyesatkan dan melanggar pasal s52 dari Undang-Undang Praktik Perdagangan (Trade Practices Act) 1974,” tulisnya.

Gelang berharga ratusan ribu rupiah ini menjadi terkenal karena dipakai oleh selebriti dan atlet terkenal. Saking terkenalnya, muncul versi “aspal”-nya yang berharga belasan ribu rupiah dan dijual di kaki lima. (ndr/nrl)

dr Handrawan Nadesul: Secara Medis, Power Balance Tidak Masuk Akal
Indra Subagja – detikNews

<p>Your browser does not support iframes.</p>

<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a59ecd1b&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=24&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a59ecd1b’ border=’0′ alt=” /></a> 

Jakarta – Pabrikan gelang Power Balance di Australia mengakui tak bisa membuktikan secara saintis produknya memiliki khasiat seperti yang diiklankan yaitu: keseimbangan, kekuatan dan fleksibilitas. Bagaimana sebenarnya pendapat medis tentang pengaruh gelang seperti ini kepada tubuh?

“Ya saya kira itu terlalu memudahkan dan menyederhanakan ilmu. Bukan hanya gelang, tetapi juga alat kesehatan yang tidak jelas karena di nalar secara medis tidak masuk akal,” kata dr Handrawan Nadesul saat berbincang dengan detikcom, Selasa (4/1/2011).

Dia menjelaskan, saat ini di tengah masyarakat banyak tawaran alat-alat seperti gelang, kalung, bahkan kursi elektrik dengan iming-iming bisa memberikan kesembuhan dan meningkatkan stamina.

“Ada suatu janji yang bisa menyembuhkan, masyarakat harus berhati-hati karena mekanisme penyembuhan suatu penyakit berbeda-beda,” ujar Handrawan yang sering menulis artikel di media massa ini.

Untuk gelang seperti Power Balance yang fenomenal, dia menjelaskan, memang agak sulit diterima secara medis. “Keseimbangan tubuh itu kompleks. Ada otak tengah, otak belakang, mata, dan telinga. Misal Kalau ada gangguan di telinga kemudian dengan satu cara bisa diselesaikan. Masyarakat kita terlalu berpikir sederhana,” jelasnya.

Handrawan menyarankan pemerintah bergerak dengan memberikan petunjuk mengenai alat-alat seperti itu. Jangan sampai kemudian masyarakat percaya akan khasiat suatu barang yang ditawarkan.

“Kita pakai akal sehat, bagaimana elektromagnetik bisa bekerja mempengaruhi tubuh. Padahal tubuh kita ada bioelektrik, kemudian ada listrik dari luar terpapar ke badan. Apa itu justru tidak mengganggu? Tapi tentu harus ada bukti ilmiah, bagaimana yang katanya gelombang elektromagnetik dari luar itu bisa menyelesaikan penyakit syaraf,” ungkap Handrawan.

Handrawan menjelaskan, di dunia medis pengaruh-pengaruh alat seperti itu tidak dikaji khusus. Tapi tentu sebagai dokter dia menggunakan nalar dengan pengaruh alat seperti itu. Untuk alat seperti itu, biasanya dia berpatokan pada Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat yang diakui secara internasional.

“Tentu harus ada bukti ilmiah. Dalam dunia medis obat itu dikatakan berkhasiat kalau dia terbukti secara ilmiah dan aman,” kata Handrawan.

Dia tidak memungkiri jika ada sebagian masyarakat yang mengaku mendapatkan manfaat dari alat-alat seperti itu.

“Namanya placebo effect. Jadi kalau merasa yakin, air putih pun bisa menjadi obat,” kata Handrawan.

Dalam iklannya di Australia, Power Balance bersedia mengganti uang konsumennya. “Dalam iklan-iklan kami menyatakan bahwa gelang Power Balance bisa meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas Anda. Kami mengakui bahwa tidak ada bukti ilmiah yang kredibel yang mendukung klaim kami dan oleh karenanya kami terlibat dalam perbuatan yang menyesatkan dan melanggar pasal s52 dari Undang-Undang Praktik Perdagangan (Trade Practices Act) 1974,” tulisnya.

Gelang berharga ratusan ribu rupiah ini menjadi terkenal karena dipakai oleh selebriti dan atlet terkenal. Saking terkenalnya, muncul versi “aspal”-nya yang berharga belasan ribu rupiah dan dijual di kaki lima. (ndr/nrl)

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

One thought on “MANFAAT PALSU POWER BALANCE

  1. Pues vale,seguiremos por aqui.

    Posted by lamejorcasadeapuestas.es | Februari 11, 2015, 4:36 pm

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,480 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: