//
you're reading...
macem - macem

Suasana Kerja China


Satu perbandingan yang cukup menarik dari milis-tetangga, …

—– Pesan Diteruskan —-
Dari: Peto Alam
Kepada: iamitb@yahoogroups. com
Terkirim: Jum, 8 Januari, 2010 23:25:41
Judul: [IAMITB] China vs Indonesia

Sekedar rembuk saran..
Sejak bbrp tahun lalu (sepertinya 2 tahun lalu) ketika nilai Yuan meningkat 30% terhadap dolar US.
Gaji UMR di China sdh sedikit lebih tinggi dari UMR Jabar waktu itu. Kira2 UMR China sekarang ialah 1.2-1.4 jt/ bulan
Di daerah non pesisir, cukup banyak juga industry yg menerapkan gaji dibawah UMR. Sama kayak Indonesia lah..

Bulan lalu, saya dapat update terbaru Gaji FRESH graduate engineer di China, ialah sekitar 3 jt – 5 jt /bulan. Kira2 sama dgn rate gaji industry standar di Indonesia saat ini.

Yang menarik.. Harga LISTRIK disana..
Saat ini -hanya- sekitar Rp 400 an/ kWH. DI Indonesia sekitar Rp 600 an/ kWH. At least LEBIH MURAH 20% dari Indonesia.
Hampir semua kebutuhan listrik mereka penuhi dari BATU BARA, atau BELI GAS MURAH dari Indonesia ($ 3/ mmBTU)

Untuk Infrastruktur.. Jelas 5 kota terbesar China memiliki infrastruktur JAUH LEBIH baik dari Jabar/ Jatim misalnya..

Suku bunga kredit perbankan…

Yang jelas di Indonesia saat ini sekitar 12-15% per tahun
China.. Waduh. kira2 saat ini setengahnya lah ya..

Masalah pajak buat perusahaan manufaktur berorientasi ekspor juga sangat diperhatikan.
Setiap kali saya impor barang dari China. mereka selalu minta agar brg tsb dikirim ls ke Indonesia -tanpa- lewat door-to-door via Singapore misalnya.
Ini karena. mereka mau mengejar PROOF ekspor. sehingga ada biaya -instentif- pajak dari pemerintahnya, yg jumlahnya cukup banyak.. sekitar 5-10%.

Nah..
Yang lebih menarik.
Adalah profil PEMDA nya China.
Ternyata. hampir semuanya diisi oleh ORANG-ORANG TEKNIK.
Dan mayoritas di isi oleh lulusan TEKNIK MESIN.. J
Ini yang tidak banyak orang tau. bandingkan saja sama PEMDA disini.

Lalu. kalau dilihat toko buku -umum- di China..
Jumlah rak buku yang memajang buku2 teknik. bisa dipastikan lebih dari 6 rak sendiri..
Isi buku tekniknya juga jauh lebih detil u/ ukuran toko buku biasa.
Kalau dibandingkan Gramedia misalnya. paling banter kita menemukan cuma 1 rak bolak balik berisi buku teknik yg sangat umum.

Kalau kita pergi ke manufaktur2 di China..
Hampir semuanya punya ISO 9001 dengan FORMAT SAMA satu dengan yg lain.
Saya pernah tanyakan. ternyata somehow pemerintah memberikan ISO itu dengan -setengah gratis-
Sangat mudah. dan makanya dimiripkan satu dgn yg lain.
Mereka dari awal sdh berorientasi ekspor, meskipun sebenarnya perusahaan pemegang ISO disana juga banyak tipu2nya.

Nah.
Jadi. gimana strateginya ya u/ melawan China.. ?
Ini pemerintah yg bodoh atau kita yg dianggap cengeng krn tdk mau bersaing.. ?
Menarik u/ dibahas bersama..
1

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

Belum ada komentar.

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,145 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: