//
you're reading...
macem - macem

bukan penyakit turunan


Diabetes Bukan Penyakit Turunan

ilustrasi, diabetes

ilustrasi, diabetes

I Love Indonesia! RMOL.Anggota Organisasi Kese�hatan Dunia (WHO) dr Albert Maramis mengatakan, diabetes bukan 100 persen penyakit ketu�runan. Sebab, diabetes bisa me�nimpa pada orang yang menga�lami obesitas (kegemukan).

Obesitas sangat rentan ter�kena diabetes karena pola makan yang berlebihan dan berlemak, ka�ta Albert di Jakarta, kemarin.

Selain terkena diabetes, kata Albert, obesitas juga berisiko ter�kena penyakit lain seperti stroke, kardiovaskuler. Tak hanya itu, obesitas juga bisa meng�aki�batkan gangguan pembuluh darah yang berujung pada kematian.

Dokter spesialis jantung dari RS Harapan Kita Dr Aulia Sani menyarankan, penanganan dia�betes itu melakukan penge�cekan kadar gula maupun jan�tung dan ginjal.

Aulia mengatakan, ada dua tipe diabetes. Pertama, diabetes mel�litus (DM) tipe 1 dimana tubuh kekurangan hormon insulin dan DM tipe 2 dimana hormon dalam tubuh tidak dapat berfungsi se�mestinya.

Penyakit ini rawan bagi orang yang memiliki berat badan ber�lebihan. Umumnya, penyakit ini ditandai lipatan perut dan ping�gang yang bertambah banyak, ungkapnya.

Menurut Ahli Nutrisi dan Me�tabolik RSAB Harapan Kita Dr Tinuk A Meilany, pola makan berimbang harus dijaga betul. Si penderita bisa terhindar dari penyakit diabetes.

Memakan buah anggur diya�kini dapat mengurangi risiko pe�nyakit diabetes dan jantung. Zat pada anggur diketahui seba�gai fitokimia, semacam anti�ok�sidan yang dapat meningkatkan fungsi jantung dan memini�malisir risiko sindrom etabo�lisme, kata Tinuk.

Intinya, lanjutnya, meng�kon�sumsi makanan yang jumlah kalorinya harus disesuaikan dengan kebutuhan berat badan ideal. Dalam sebuah survei, ter�nyata usia remaja rawan terkena namanya penyakit diabetes.

Istilah untuk diabetes remaja ini disebut  juvenille diabetes. Gejala awal anak muda yang terkena diabetes adalah memiliki kebiasaan banyak ma�kan, ba�nyak minum, sering pipis, suka ngan�tuk atau hobi tidur. [RM]

 
Dokter Spesialis :

 

Mohon penjelasannya apakah penyakit jantung dan kencing manis/ sakit ginjal merupakan penyakit menurun? Bila penyakit menurun, seberapa besar kemungkinan menurun kpd anak laki/perempuan? Mohon saran dari dokter bila saya tidak memiliki riwayat penyakit jantung dan ginjal akan menikah dg wanita dimana ayah dan kakak laki-laki wanita tersebut punya riwayat jantung dan gagal ginjal. Terima kasih atas kesempatan dan jawabannya.
-Budi-

Jawaban:

 
Yth. Mas Budi
Terima kasih atas pertanyaannya.
Perlu diketahui bahwa penyakit jantung bukanlah penyakit yang disebabkan karena keturunan. Melainkan disebabkan oleh banyak faktor seperti kebiasaan hidup yang tidak sehat (merokok), stress, kegemukan, DM, hipertensi, dll. Penyakit jantung juga bisa disebabkan karena bawaan lahir, yaitu kelainan pada anatomi jantung sejak masih dalam kandungan.

 
Sementara kencing manis atau dalam bahasa kedokterannya Diabetes Militus (DM) merupakan penyakit menurun. DM diturunkan oleh ibu kepada anaknya, jadi bukan oleh ayah kepada anaknya. DM biasanya menyerang pada usia lanjut (>40 thn), tapi dapat pula timbul pada usia dini.
Pada dasarnya, anak yang lahir dari Ibu yang mengidap DM, maka ia mempunyai bakat DM. Namun, bakat DM bisa tidak muncul bila kita melakukan pencegahan dini (seperti olahraga teratur, mengkonsumsi serat yang cukup, mengurangi konsumsi lemak dan gula, dll). Orang yang normal (tidak memiliki bakat DM), tapi memiliki pola hidup yang tidak sehat, rentan terserang penyakit DM ini (seperti banyak makan gula dan lemak, tidak pernah olahraga, kegemukan, dll). Jadi yang penting adalah menjaga pola hidup kita.

Mengenai sakit ginjal, banyak faktor juga yang mempengaruhi timbulnya penyakit ini seperti banyak mengkonsumsi obat-obatan dan jamu, banyak makan makanan berlemak, hipertensi, DM, sakit gout (asam urat), dll. Kurang minum juga bisa menyebabkan timbulnya penyakit ini, oleh karena itu, sebaiknya minumlah minimal 2 liter air putih setiap hari (selain air kopi, teh, dll). Penyakit ini juga bukan penyakit turunan, melainkan memang terdapat kelainan/kekurangan dari anatomi ginjalnya.

Jadi, bila calon istri Mas Budi memiliki keturunan/bakat DM, kemungkinan anak-anak anda dapat menderita DM di kemudian hari. Namun harus diingat kembali bahwa penyakit DM ini dapat timbul atau tidak, tergantung pola hidup kita sendiri. Jadi, saran saya Mas Budi tidak perlu khawatir dengan keadaan calon istri anda tersebut.

(Dr. Lian Marliana)

About 3setiyanto

Lahir di lereng lawu, Dekat kebun Teh dan Kopi tapi barubelajar cara menikmati Teh dan Kopi

Diskusi

Belum ada komentar.

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,330 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: