//
Sungai di tengah Kota Potensi atau Ancaman..!

Sungai di tengah KOTA Potensi Atau Ancaman!

Gambar ini di salah satu sudut kota brisbane di pinggir sungai di pusat kota, saya ambil dng hp e50. Di sekitar sungai digunakan sebagai tempat wisata yang gratis tentunya..banyak pertunjukan seni, museum,tempat olahraga taman etc.

Berada di plant (latar belakang Boiler)
Tri Setiyanto adalah seorang bapak dari 4 anak, dan suami dari 1istri. Dan merupakan anak ke 3 dari 4 bersaudara. Lahir di Desa Kemuning, lereng gunung Lawu di perbatasan Jawa tengah dan Jawa timur. Lulus SMA th 90 dari SMA N 1 Karanganyar, dan melanjutkan ke S1 Elektronika dan Instrumentasi, UGM dan lulus feb.1995.
Dalam riwayat pekerjaannya yang berkecimpung di sektor engineering mengaplikasikan teori Control dan Instrumentasi. Sungai brisbane dibawah ini saya ambil dari pinggir sungai sambil jalan-jalan bersih dari kotoran walau air sungai nggak bening.
Banyak kota di Indonesia yang dilewati sungai besar, misalanya Surabaya dengan Kali Masnya, Jakarta dengan Kali Ciliwungnya, Palembang dengan Musinya, Solo dengan Bengawan Solonya dan seagainya. Tetapi apa yang kita saksikan..
Pemandangan di pinggir sungai kota 2 diatas tidak ada yang menarik bahkan bisa dibilang kumuh. APa lagi yang dijakarta yang di pinggir sungai dijubeli rumah2 penduduk yang banyak ala akadarnya… Jauh dari kesan indah.

Sebenarnya sungai di hilir itu merupakan indikator dari banyak hal, mulai tingkat sosial ekonomi kota itu sampai sejauh mana penguasa wilayah itu peduli dengan lingkungan atau konservasi alam. Seandainya saja hilir sungai ciliwung kirikanannya bersih ditumbuhi pohon yang rindang, atau di buat taman kota yang indah. Kapal/ perahu wisat hilir mudik, atu bahkan prahu untuk transportasi publik yang terjadwal dengan baik. Airnya bening tidak ada sampah yang dibuang disungai, juga ada larangan membangun rumah/ bangunan di bibir sungai… Tentunya negeri yang membangun ini dalam keadaan gemah ripah loh jinawe. Juga pasti pemimpinnya bisa mengkonsiervasi alam, lha airnya bening berarti tidak ada erosi kan..

Berikut ada berita yang mengatakan 70% Sungai kita Tercemar, menyedihkan…

70 Persen Sungai Indonesia Tercemar
Memancing ikan di antara busa limbah Banjir Kanal Barat, tanah Abang, bandingkan dengan sungai di brisbane gambar atas..

Rabu, 5 November 2008 | 14:40 WIB

PADANG, RABU – Sejumlah 70 persen sungai di Indonesia tercemar. Penyebabnya adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memperhatikan sanitasi. Sungai tercemar itu tidak bisa lagi digunakan secara maksimal untuk aneka kebutuhan.

Dari data dampak ekonomi dari sanitasi di Asia Tenggara tahun 2008, beberapa sungai yang tercemar adalah Sungai Deli, Sungai Batanghari, Sungai Musi, Sungai Air Bengkulu, Sungai Ciliwung, Sungai Citarum, dan Sungai Brantas.

Perilaku manusia yang menyumbangkan pencemaran sungai antara lain kebiasaan membuang hajat di sungai. Selain itu, tinja yang diserap oleh mobil tangki langsung dibuang ke sungai tanpa pengolahan terlebih dulu.

Di sisi lain, sungai masih menjadi tempat kegiatan masyarakat seperti mandi dan mencuci. Perusahaan seperti PDAM juga mengambil air baku untuk minum dari sungai.

“Cara mengubah perilaku manusia untuk buang hajat di sungai lebih efektif dilakukan dengan memberikan alasan-alasan berupa dampak ekonomi. Sebagai contoh, saya pernah memberikan argumen kepada masyarakat di tepi Sungai Batanghari, bahwa kebiasaan membuang hajat di sungai akan merugikan mereka karena air sungai digunakan untuk mencuci batang sagu yang akan dikirim ke Malaysia,” ujar Wahanuddin, tim teknis dari Dinas Kesehatan untuk Sanitasi Indonesian Sanitation Sector Development Program (ISSDP), Rabu (5/11) saat diskusi media di Padang.

Karena itu, peningkatan kesadaran sanitasi dibutuhkan untuk menjaga kelestarian sungai. (ART)

Diskusi

4 thoughts on “Sungai di tengah Kota Potensi atau Ancaman..!

  1. saya tinggal di Probolinggo, salam buat mas Ading (nama pangilan Muladi). Sampeyan juga di jakarta kah?

    Posted by tri | Maret 17, 2011, 12:37 pm
  2. Mas Tri sekarang tinggal di mana? Saya sering ketemu Muladi loh…

    Posted by Lais Abid | Maret 17, 2011, 9:18 am
  3. salam mas sesama warga gunung lawu..

    Posted by tri | Maret 14, 2011, 7:26 pm
  4. numpang lewat mas Tri…saya juga warga Ngargoyoso…..

    Posted by Lais Abid | Maret 14, 2011, 9:10 am

tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 475,147 hits

my facebook

terbanyak dibaca

%d blogger menyukai ini: